Vol 5, No 2 (2018)

Notaris adalah pejabat umum yang mendapat amanat dan kewenangan negara berupa tugas, kewajiban dan wewenang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat umum dibidang keperdataan. Keberadaan notaris terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, terutama dalam Buku Keempat tentang Pembuktian dan Kedaluwarsa. Kemudian mengenai alat bukti yang utama dalam hukum perdata adalah bukti tertulis, sedangkan alat bukti tertulis yang paling kuat adalah berbentuk akta autentik. Akta Notaris merupakan alat pembuktian yang sempurna, terkuat dan penuh sehingga selain dapat menjamin kepastian hukum, akta Notaris dianggap lebih baik dibandingkan dengan menuangkannya dalam surat di bawah tangan, walaupun ditandatangani di atas materai yang juga diperkuat oleh tanda tangan para saksi.

Dengan perkembangan teknologi digital dan dekade ini dan dimasa mendatang bentuk akta Notaris yang saat ini dalam bentuk tertulis dalam kertas harus mengikuti/menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

Konsep pengalihan bentuk dokumen ke dalam bentuk mikrofilm atau media lainnya dalam Undang-Undang Dokumen Perusahaan dilakukan dengan berita acara sebagai bentuk legalitas ketika dokumen tersebut telah dilaporkan dan diterima oleh instansi yang bersangkutan. Kaitannya dalam dunia kenotariatan adalah dapat meminimalisir penggunaan kertas (paperless) dan kemungkinan hilangnya arsip pelaporan, bahkan lebih jauh lagi bahwa minuta dan salinan akta dapat pula dialihkan dalam media scanning files sebagaibahan pengawasan kepada notaris dalam melaksanakan aktifitasnya.

Hal tersebut menjadi tantangan baik mereka yang sudah berprofesi Notaris, Calon Notaris, dan Perguruan Tinggi tempat mencetak Notaris, guna menghasilkan bentuk akta yang tidak menyalahi Undang-Undang namun bisa diterima dikalanngan praktisi.

Table of Contents

Articles

Agus Purwanto, Mulyoto ,
Anjar SC Nugraheni, Pranoto ,
Aris Setyono, Widodo Tresno Novianto
Dwi Wahyu Juliyanto, Moch Najib Imanullah
XML
Diyas Mareti Riswindani, Isharyanto ,
Epifanius Ivan, Mohammad Jamin
Fauzia Isnaningtyas, Isharyanto ,
Hendy Prastyo, Mulyoto ,
Yatmi Nengsih, Arief Suryono
Mega Titis Arumdalu, Lego Karjoko
Reanda Nelis, Lego Karjoko
Stevie Putra Samudra, Moch. Najib Imanullah
Supriyadi ,, Isharyanto ,
Teuku Arie Azhari, Burhanudin Harahap
Vita Dyah Mandasari, Arief Suryono
Deny Muria Hindrato, Hari Purwadi