INVESTMENT ARBITRATION BAGI NEGARA BERKEMBANG DAN TERBELAKANG

Sefriani Sefriani

Abstract

Masalah  utama  yang  diteliti  dalam  penelitian  ini   adalah  faktor-faktor  penyebab  kekalahan  negara berkembang dan terbelakang di depan forum investment arbitration. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, histori, dan konsep. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian disajikan secara  deskriptif  analitis.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  BIT  menjadi  factor  utama  penyebab semuanya  itu.  BIT  berisikan  ketentuan-ketentuan  yang  sangat  berpihak  pada  kepentingan  negara eksportir modal. Banyak ketentuan yang multitafsir dan kemudian diinterpretasikan secara sangat luas oleh arbitrator di forum investment arbitration untuk kepentingan negara maju, negara eksportir modal. Solusi untuk mengatasi hak tersebut adalah bahwa negara berkembang harus sadar, cermat dan memiliki posisi tawar yang seimbang dengan negara maju dalam penyusunan BIT. Semua ini dapat diraih apabila negara berkembang memiliki independensi, tidak memiliki ketergantungan pada segala bidang seperti, ekonomi, politik juga pertahanan keamanan pada negara eksportir modal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.