Sustainable Food Agricultural Land Preservation at Sleman Regency, Indonesia: An Attempt to Preserve Food Security

Alfia Nisa Widhiyastuti, Erra Melanie Ariesta Adjie, Adhia Azhar Fauzan, Supriyadi Supriyadi

Abstract

Urban development and increasing population impact improving the demand for non-agricultural land. Through the issuance of Law No. 41 of 2009 concerning the Protection of Sustainable Food Agricultural Land, the government has attempted to reduce the conversion rate of agricultural land by protecting paddy fields that are considered the potential for food supply. This study aims to examine the impact of the transformation of agricultural land to non-agricultural land on food security and the implementation of the of Law No. 41 of 2009. The research method used is survey and descriptive. The focus of discussion includes population growth, land change, land area, harvested area, production and food availability needs data. The data was gathered from field observations, interviews and a literature study. The results showed that the average decrease in paddy fields in the last three years was 98.87 ha. The population density in Sleman Regency is classified as high. In 2018 to 2019 the population density increased by 22.88 people km-2. In 2019 to 2020 the population density decreased by 163.35 people km-2. In 2018 to 2019 rice productivity increased by 625 tons ha-1, although harvested area and production have declined. There is no correlation between the location of paddy fields, population and rice productivity. The food security condition in Sleman Regency is generally stable, but the site of paddy fields that continues to decrease yearly must still be a concern.

Keywords

food security; land conversion; land use policy; population

Full Text:

PDF

References

Anggari, R., Zulfan, & Husaini. (2016). Alih fungsi lahan sawah ke perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan tahun 2005-2014. Jurnal Imiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(1), 28–38. Retrieved from https://jim.usk.ac.id/sejarah/article/view/1775/0

Ansori, E. N. (2021). Analisis pengaruh luas lahan pertanian terhadap produksi padi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2005-2015. Paradigma Multidisipliner, 2(2), 196–203. Retrieved from https://smkn1magelang.sch.id/jpm/index.php/jpm/article/view/82

Anwarudin, O., Sumardjo, Satria, A., & Fatchiya, A. (2020). Proses dan pendekatan regenerasi petani melalui multistrategi di indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 39(2), 73–85. https://doi.org/10.21082/jp3.v39n2.2020.p73-85

Aprianti, W., & Maliha, U. (2016). Sistem informasi kepadatan penduduk kelurahan atau desa studi kasus pada kecamatan bati-bati. Jurnal Sains dan Informatika, 2(1), 21–28. Retrieved from https://jsi.politala.ac.id/index.php/JSI/article/view/14

Arvianti, E. Y., Masyhuri, Waluyati, L. R., & Darwanto, D. H. (2019). Gambaran krisis petani muda Indonesia. Agriekonomika, 8(2), 168–180. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v8i2.5429

Astuti, F. A., & Lukito, H. (2020). Perubahan penggunaan lahan di kawasan keamanan dan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 17(2), 1–6. https://doi.org/10.15294/jg.v17i1.21327

Badoa, M. D., Kapantow, G. H. M., & Ruauw, E. (2018). Faktor–faktor penyebab alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon. Agri-Sosioekonomi, 14(2), 195–204. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.2.2018.20583

Burdatun, B. (2016). Penegakan hukum terhadap alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian di Kota Mataram. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 4(3), 452–466. https://doi.org/10.29303/ius.v4i3.370

Christiani, C., Tedjo, P., & Martono, B. (2014). Analisis dampak kepadatan penduduk terhadap kualitas hidup masyarakat Provinsi Jawa tengah. Serat Acitya, 1(9), 102–114. https://doi.org/10.56444/sa.v3i1.125

Department of Agriculture, Food & Fisheries. (2021). Jumlah produksi, stok beras sebagai bahan pangan, konsumsi dan cadangan pangan di Kabupaten Sleman 2018-2020. Department of Agriculture, Food and Fisheries of Sleman Regency. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/273262/Perda%20Sleman%20Nomor%203%20Tahun%202021%20ttg%20RPJMD%20Tahun%202021-2026%20(1).pdf

Erfrissadona, Y., Sulistyowati, L., & Setiawan, I. (2020). Evaluasi ekonomi lingkungan akibat alih fungsi lahan pertanian (Suatu kasus di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.19184/jsep.v13i1.15784

Fauzi, M., Kastaman, R., & Pujianto, T. (2019). Pemetaan ketahanan pangan pada badan koordinasi wilayah I Jawa Barat. Jurnal Industri Pertanian, 01(01), 1–10. Retrieved from http://www.iptek.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/633/355

Habibatussolikhah, A. T., Darsono, & Ani, S. W. (2016). Analisis faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan sawah ke non sawah di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 13(1), 22–27. https://doi.org/10.20961/sepa.v13i1.14232

Hambali, A., & Lubis, I. (2015). Evaluasi produktivitas beberapa varietas padi. Buletin Agrohorti, 3(2), 137–145. https://doi.org/10.29244/agrob.3.2.137-145

Harini, R., Yunus, H. S., Kasto, & Hartono, S. (2013). Nilai ekonomi total konversi lahan pertanian di Kabupaten Sleman. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 20(l), 35–48. https://doi.org/ 10.22146/jml.18472

Hidayah, S. N., Argenti, G., & Gumilar, G. G. (2022). Penerapan kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Bekasi. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(4), 1358–1363. https://doi.org/10.31604/jips.v9i4.2022.1358-1363

Hossaimah, & Subari, S. (2017). Percepatan alih fungsi (konversi) lahan pertanian ke non pertanian di Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 1(2), 97–108. https://doi.org/10.32585/ags.v1i2.45

Indrianawati, & Mahdiyyah, N. D. (2019). Dampak pertumbuhan penduduk terhadap alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Cirebon Tahun 2010-2016. Reka Geomatika, 2019(1), 21–29. https://doi.org/10.26760/jrg.v2019i1.3706

Janah, R., Eddy, B., & Dalmiyatun, T. (2017). Alih fungsi lahan pertanian dan dampaknya terhadap kehidupan penduduk di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Agrisocionomics, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v1i1.1629

Jayusman, I., & Shavab, O. A. K. (2020). Studi deskriptif kuantitatif tentang aktivitas belajar mahasiswa dengan menggunakan media pembelajaran learning management system (LMS) berbasis edmodo dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Artefak, 7(1), 13–20. https://doi.org/10.25157/ja.v7i1.3180

Kusrini, Suharyadi, & Hardoyo, S. R. (2011). Perubahan penggunaan lahan dan faktor yang mempengaruhinya di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Majalah Geografi Indonesia, 25(1), 25–40. https://doi.org/10.1515/9783110523522-024

Kusumastuti, A. C., Kolopaking, L. M., & Barus, B. (2018). Faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan pertanian pangan di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(2), 131–136. https://doi.org/10.22500/sodality.v6i2.23234

Lukman, L. (2022). Evaluasi alih fungsi lahan pertanian terhadap pendapatan petani di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Civil Officium: Journal of Empirical Studies on Social Science, 1(2), 39–48. https://doi.org/10.53754/civilofficium.v1i2.352

MapAction. (2006). Reference map of Sleman district, Indonesia - Administrative. UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs. Retrieved from https://reliefweb.int/map/indonesia/reference-map-sleman-district-indonesia-administrative

Maulana, R., & Samsul, M. (2019). Arahan lahan insentif pertanian pangan berkelanjutan Kabupaten Boyolali. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 9(1), 12–19. https://doi.org/10.14710/tpwk.2019.23277

Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning of Sleman Regency. (2021). Variabilitas penggunaan lahan di Kabupaten Sleman tahun 2018-2020.

Miyasto. (2014). Strategi ketahanan pangan nasional guna meningkatkan kemandirian dan daya saing ekonomi dalam rangka ketahanan nasional. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 2(1), 17–34. Retrieved from https://www.lemhannas.go.id/images/Publikasi_Humas/Jurnal/Jurnal_Edisi_30_Juni_2017.pdf

Mujahid, A. S., & Marsoyo, A. (2019). Perbandingan nilai ekonomi lahan dalam kasus konversi lahan sawah di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 3(2), 58–69. https://doi.org/10.29408/geodika.v3i2.1755

Mukti, G. W., Kusumo, R. A. B., & Rochadiani, D. (2022). Pengaruh efikasi diri terhadap perilaku kewirausahaan petani muda hortikultura di sentra agribisnis Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 134–143. https://doi.org/https://doi.org/10.25015/18202234794

Muryono, S., & Utami, W. (2020). Pemetaan potensi lahan pertanian pangan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 6(2), 201–218. https://doi.org/10.31292/bhumi.v6i2.431

Nuraeni, S., Noor, T. I., & Sudradjat, D. (2018). Respon petani terhadap kebijakan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 4(3), 848–855. https://doi.org/10.25157/jimag.v4i3.1653

Nurchamidah, L., & Djauhari. (2017). Pengalih fungsian lahan pertanian ke non pertanian di Kabupaten Tegal Laeli. Jurnal Akta, 4(4), 699–706. Retrieved from http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/akta/article/viewFile/2513/1876

Nurpita, A., Wihastuti, L., & Andjani, I. Y. (2018). Dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan rumah tangga tani di Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progro. Jurnal Gama Societa, 1(1), 103–110. https://doi.org/10.22146/jgs.34055

Nurzannah, S. E., Girsang, M. A., & El Ramija, K. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah (Oryza sativa L.) di Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 23(1), 11–24. Retrieved from http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/10973

Octorio, A., & Christanto, J. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi pola sebaran perumahan di Kabupaten Sleman. Jurnal Bumi Indonesia, 3(3), 1–10. Retrieved from https://core.ac.uk/download/pdf/295176168.pdf

Oktavia, S. E., & Suprapti, I. (2020). Motivasi generasi muda dalam melakukan usahatani Desa Pangkatrejo Kabupaten Lamongan. Agriscience, 1(2), 383–395. https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i2.8022

Oktiana, U. N., Waluyo, & Nugroho, A. (2020). Pelaksanaan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan berdasarkan regulasi rencana tata ruang. Jurnal Discretie: Jurnal Bagian Hukum Administrasi Negara, 1(1), 16–24. https://doi.org/10.20961/jd.v1i1.50201

Peniarti, Rosyani, & Elwamendri. (2018). Hubungan faktor-faktor alih fungsi lahan padi sawah dan perbedaan tingkat penerimaan usahatani petani di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 21(1), 1–11. https://doi.org/10.22437/jiseb.v21i1.5102

Pradana, A. C., Soedwiwahjono, & Kuswanto, N. (2021). Fenomena perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi perumahan: Studi kasus kawasan peri-urban Kecamatan Colomadu. Jurnal Balai Diklat Keagamaan Bandung, 3(2), 24–35. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v3i1.37622.24-35

Prihatin, R. B. (2016). Alih fungsi lahan di perkotaan (Studi kasus di Kota Bandung dan Yogyakarta). Jurnal Aspirasi, 6(2), 105–118. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v6i2.507

Purwaningsih, Y., Istiqomah, N., & Sutomo, S. (2015). Analisis dampak alih fungsi lahan terhadap tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 1(2), 98–107. https://doi.org/10.18196/agr.1213

Putri, Z. R. (2015). Analisis penyebab alih fungsi lahan pertanian ke lahan non pertanian kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah 2003-2013. Eko Regional, 10(1), 17–22. https://doi.org/10.20884/1.erjpe.2015.10.1.753

Republic of Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 149, Tambahan Lembaran RI Nomor 5068. Retrieved from https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Undang-Undang+Nomor+41+Tahun+2009+Tentang+Perlindungan+Lahan+Pertanian+Pangan+Berkelanjutan&btnG=

Rizkiani, H., & Sudrajat. (2015). Hubungan alih fungsi lahan pertanian sawah dengan ketersediaan pangan di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 4(3), 1–9. Retrieved from https://www.neliti.com/publications/222934/hubungan-alih-fungsi-lahan-pertanian-sawah-dengan-ketersediaan-pangan-di-kabupat#cite

Rosidah, U., Sasana, H., & Jalunggono, G. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Sleman tahun 1998-2017. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 1(3), 315–324. https://doi.org/10.31002/dinamic.v1i3.795

Rosyadi, I., & Purnomo, D. (2012). Tingkat ketahanan pangan rumah tangga di desa tertinggal. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(2), 303–315. https://doi.org/10.23917/jep.v13i2.176

Sadali, M. I. (2014). Trend perkembangan penduduk dan implikasinya terhadap kebutuhan RTH (ruang terbuka hijau) di D.I. Yogyakarta. Prosiding Pertemua Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Geografi Indonesia, 366–379. Retrieved from https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Trend+perkembangan+penduduk+dan+implikasinya+terhadap+kebutuhan+rth+%28ruang+terbuka+hijau%29+di+D.I.+Yogyakarta&btnG=

Salim, F. D., & Darmawaty, D. (2016). Kajian ketahanan pangan rumah tangga nelayan buruh di Desa Bajo Sangkuang Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 11(1), 121–132. https://doi.org/10.15578/jsekp.v11i1.3177

Setiani, S. Y., Pratiwi, T., & Fitrianto, A. R. (2021). Tenaga muda pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 15(2), 95–108. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.386

Sinuraya, S. I. (2021). Rekomendasi kebijakan mengatasi dampak LP2B di Sleman suatu studi kasus di Kapanewon Seyegan, Sleman. JSPG: Journal of Social Politics and Governance, 3(2), 97–117. https://doi.org/10.24076/JSPG.2021v3i2.662

Sleman Regency. (2012). Peraturan daerah Kabupaten Sleman nomor 12 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sleman Tahun 2011-2031. Retrieved from https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Peraturan+Daerah+Kabupaten+Sleman+Nomor+12+Tahun+2012+Tentang+Rencana+Tata+Ruang+Wilayah+Kabupaten+Sleman+Tahun+2011-2031&btnG=

Sleman Regency. (2020). Peraturan daerah Kabupaten Sleman Nomor 6 tahun 2020 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Retrieved from https://pertaru.slemankab.go.id/download/peraturan-daerah-kabupaten-sleman-nomor-6-tahun-2020-tentang-perlindungan-lahan-pertanian-pangan-berkelanjutan/

Statistic of Sleman Regency. (2021). Kepadatan penduduk Kabupaten Sleman tahun 2018-2020. Retrieved from https://slemankab.bps.go.id/indicator/12/85/1/kepadatan-penduduk-menurut-kecamatan.html

Statistik of Sleman Regency. (2021). Produktivitas padi Kabupaten Sleman tahun 2018-2020. Retrieved from https://slemankab.bps.go.id/statictable/2019/07/04/455/luas-panen-produksi-dan-rata-rata-produksi-padi-sawah-dirinci-per-kecamatan-di-kabupaten-sleman-2017.html

Statistics of Daerah Istimewa Yogyakarta Province. (2018). Daerah Istimewa Yogyakarta Province in figures 2018. Retrieved from https://yogyakarta.bps.go.id/publication/2018/08/16/ec8403f8694d2ff343d36d88/provinsi-daerah-istimewa-yogyakarta-dalam-angka-2018.html

Subkhi, W. B., & Mardiansjah, F. H. (2019). Pertumbuhan dan perkembangan kawasan perkotaan di kabupaten: Studi kasus Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(2), 105–120. https://doi.org/10.14710/jwl.7.2.105-120

Suharyanto, Rinaldi, J., Arya, N. N., & Mahaputra, K. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Provinsi Bali. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(2), 111–124. https://doi.org/10.21082/jpptp.v20n2.2017.p111-124

Suprianto, Cahrial, E., & Nuryaman, H. (2019). Faktor-faktor pendorong alih fungsi lahan sawah di Kota Tasikmalaya. Jurnal Agristan, 1(1), 12–30. https://doi.org/10.37058/ja.v1i1.1364

Werembinan, C. S., Pakasi, C. B. D., & Pangemanan, L. R. J. (2018). Persepsi generasi muda terhadap kegiatan pertanian di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado. Agri-Sosioekonomi, 14(3), 123–130. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.3.2018.21542

Widiarsa, I. P. A., & Suartika, G. A. M. (2018). Pengendalian alih fungsi lahan pertanian di kawasan Perkotaan Mangupura Kabupaten Badung. RUANG: Jurnal Lingkungan Binaan (SPACE: Journal of the Built Environment), 5(2), 111–134. https://doi.org/10.24922/jrs.v5i2.42995

Wulandari, D. A., & Rahman, A. Z. (2014). Implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Tegal: Studi implementasi Perda Kabupaten Tegal No. 10 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tegal Tahun 2012-2032. Journal of Public Policy and Management Review, 6(2), 696–708. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/16179/15607

Refbacks

  • There are currently no refbacks.