Inovasi Bisnis : Upaya Adaptasi UKM Werkudoro di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Kusnandar Kusnandar, Mohamad Harisudin, Nuning Setyowati, Raden Kunto Adi, Raden Rara Aulia Qonita, Isti Khomah

Sari

The Covid-19 pandemic has a major impact on various sectors of life, including Small and Mid-size Enterprises (SMEs). The government makes various policies, one of which is the implementation of the New Normal. SMEs must adapt to New Normal conditions. SMEs Werkudoro is one of the SMEs in the Sukoharjo Regency. To face this New Normal condition, SMEs Werkudoro has several problems. The problem is that the packaging label is not marketable, product packaging is not marketable, wrap the packaging with stapler and SMEs are less developed. The method used are socialization, introduction, training and accompaniment. Community service activities are improvement marketable packaging labels, introducing marketable packaging with standing pouches, introducing of plastic sealers, repairing of product banner and business innovation training. Community service activities give knowledge for SMEs and benefits for adaptation in the New Normal condition, so they can survive and can develop.

Kata Kunci

adaptasi; bisnis; inovasi; kebiasaan baru; UKM; adaptation; business; innovation; new normal; SMEs

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Fahriyah, A., & Yoseph, R. (2020). Keunggulan kompetitif spesial sebagai strategi keberlanjutan UKM di Era New Normal. Prosiding Seminar Stiami, 7(2), 104–110. Tersedia dari Link

Herawati, H., & Mulyani, D. (2016). Pengaruh kualitas bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk pada UD. Tahu Rosydi Puspan Maron Probolinggo. Prosiding Seminar Nasional, 463–482. Tersedia dari Link

Kumala, R., & Junaidi, A. (2020). Strategi bisnis dan pemanfaatan kebijakan pajak di masa pandemi COVID-19 dan Era New Normal (Studi kasus pelaku UKM marketplace). Prosiding Seminar Stiami, 7(2), 98–103. Tersedia dari Link

Lubis, S. F., & Lubis, A. F. (2020). Pengaruh pekerja keluarga dan peran inovasi terhadap produktivitas usaha di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 20(1), 111–132. Crossref

Nugraha, E. P., Karyantina, M., & Kurniawati, L. (2016). Sodium tripolyphosphate (STPP) sebagai bahan pengganti bleng padat pada pembuatan karak dengan variasi jenis beras. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 1(2), 97–106. Tersedia dari Link

Rulandari, N. R., Rahmawati, N. F., & Nurbaiti, D. (2020). Strategi komunikasi pemasaran usaha mikro kecil dan menengah pada Era New Normal. Prosiding Seminar Stiami, 7(2), 21–28. Tersedia dari Link

Sasono, E., & Rahmi, Y. (2014). Manajemen inovasi pada Usaha Kecil Menengah. Jurnal STIE Semarang, 6(3), 74–90. Tersedia dari Link

Setyowati, A. (2010). Penambahan Natrium Tripolifosfat dan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) pada pembuatan Karak. Jurnal AgriSains, 1(1), 40–49. Tersedia dari Link

Susanti, A., Istiyanto, B., & Jalari, M. (2020). Strategi UKM pada masa pandemi. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 1(2), 67–74. Crossref

Winata, E. (2017). Inovasi bisnis di bengkel dan modifikasi icon autoworks. Agora, 5(3), 1–7. Tersedia dari Link

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.