Penerapan Model Kooperatif Learning Together Dikombinasi Drill and Practice dengan Bantuan Catatan Terbimbing sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian dan Prestasi Belajar Siswa dalam Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI MIA 2 SMA N 1 Banyudono

Debora Filiasari, Sulistyo Saputro, Endang Susilowati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran learning together dikombinasi drill and practice dengan bantuan catatan terbimbing pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Banyudono tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Banyudono. Objek penelitian adalah kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Banyudono. Teknik pengumpulan data aspek kemandirian dan sikap berupa angket, observasi, dan wawancara. Terknik pengumpulan data aspek pengetahuan dan keterampilan berupa tes. Analisis penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model learning together dikombinasi drill and practice dengan bantuan catatan terbimbing dapat meningkatkan kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Banydono pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Persentase ketercapaian kemandirian belajar pada siklus I sebesar 86,67%  dan meningkat pada siklus II menjadi 90%. Ketecapaian prestasi belajar siswa aspek pengetahuan pada siklus I sebesar 43,33% dan meningkat pada siklus II menjadi 73,33%. Ketercapaian aspek keterampilan pada siklus I sebesar 76,67% dan meningkat pada siklus II menjadi 80%. Ketercapaian aspek sikap siswa pada siklus I sebesar 100%.

Keywords

learning together; drill and practice; catatan terbimbing; kemandirian; kelarutan dan hasil kali kelarutan

Full Text:

PDF

References

International Commission on Education for the Twenty-first Century, 1996, Learning: the treasure within (report to UNESCO of the International Commission on Education for the Twenty-first Century). UNESCO Publishing, p37.

Chang, R. (2004). Kimia Dasar: Konsep – konsep Inti Jilid 1 Edisi Ke-3. Terj. Suminar Setiati Achmadi. Jakarta: Erlangga.

Lerner, R., & Hultch, D. (1983). Human Development : A Life-Span Perspective. New York : Mc Graw-Hill, Inc.

Slavin, R. E. (2008). Cooperative Learning, Success for All, and Evidence-based Reform in education. Éducation et didactique. 2.

Anitah, S. (2009). Teknologi Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.

Williams, W. L., Weil, T.M., & Porter, J. C. K. (2012). The relative effects of traditional lectures and guided notes lectures on university student test scores. The Behavior Analyst Today. 13(1), 12-16. Diperoleh 15 Maret 2017, dari http://www.thefreelibrary.com/.

Iskandar. (2012). “Penelitian Tindakan Kelas”. Jakarta: Referensi (GP Prees Group).

Miles, M. B. &, Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Terj. Tjetjep Rohendi. Jakarta: UI Press.

Hobri, D., & Hossain, A. (2018). The Implementation of Learning Together in Improving Students’ Mathematical Performance. International Journal of Instruction. 11(2), 483-96.

Nugroho, S. A., Tri, R., & Sri, M. (2014). Penerapan Metode Drill and Practice Dilengkapi Modul untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar pada Materi Pokok Hidrolisis Garam Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK). 3(4), 93-99.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.