KAJIAN KESESUAIAN TATA CARA PENGHENTIAN PENUNTUTAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERDASARKAN RESTORATIVE JUSTICE

Aulia Ramadhani, Edy Herdyanto

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kasus tindak pidana penganiayaan yang dilakukan penghentian penuntutan berdasarkan restorative justice karena kesepakatan dua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai kesesuaian syarat syarat serta tata cara penghentian penuntutan perkara tindak pidana penganiayaan berdasarkan restorative justice dengan ketentuan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia no 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif. Jenis Penelitian hukum ini normatif dan bersifat preskriptif. Diketahui dalam proses penghentian penuntutan yang dilakukan oleh penuntut umum yang tertuang dalam Surat Penghentian     Penuntutan Nomor: PRINT-507/L.2.34/Eoh.2/03/2021  bahwa  penghentian  penuntutan  berdasarkan  restorative justice dengan terdakwa Muammer Khadapi Siregar sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia no 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif.

Kata Kunci : Penghentian Penuntutan, Penganiayaan, Restorative Justice


ABSTRACT: This study shows that in the case of a criminal act of persecution, the termination of prosecution is based on restorative justice because of the agreement of two parties. This study aims to  provide an  explanation  of  the suitability of  the conditions and procedures for stopping prosecution of criminal acts of persecution based on restorative justice with the provisions of the Republic of Indonesia Prosecutor's Regulation No. 15 of 2020 concerning Termination of Prosecution based on Restorative Justice. This type of legal research is normative and prescriptive. It is known in the process of stopping the prosecution carried out by the public prosecutor as stated in the Termination of Prosecution Letter Number: PRINT-507/L.2.34/Eoh.2/03/2021 that the termination of prosecution based on restorative justice with the defendant Muammer Khadapi Siregar is in accordance with the Regulations of the Prosecutor's Office of the Republic of Indonesia 15 of  2020 concerning Termination of  Prosecution based on Restorative Justice.

Keywords: Termination of Prosecution, Persecution, Restorative Justice

Full Text:

PDF

References

Buku

Hamzah, A.2015. Hukum Acara Pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika

Jurnal

Angela Claudia S. M., Made Sugi Hartono, Dewa Gede Sudika Mangku. 2021.

Implementasi tentang prinsip restorative justice dalam Perkara tindak pidana

pengrusakan (studi kasus no. Pdm-532/bll/08/2020). E-Journal Komunitas

Yustisia Universitas Pendidikan Ganesha. Vol.4 No.2

Anggoro Adi Pratomo, Triyanto Setyo Prabowo, Rico Wahyu Bima Anggriawan.

. Implementasi prinsip restorative justice dan relasinya dengan putusan dalam perkara pencabulan dengan korban dan terdakwa anak (studi kasus dalam putusan pengadilan negeri boyolali nomor:127/pid.sus/2012/pn.bi). Jurnal Verstek Vol. 2 No. 2

Flora, H. S, 2018. Keadilan Restoratif Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Tindak Pidana dan Pengaruhnya Dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. University of Bengkulu Law Journal (UBELAJ), 3(2)

Hermann, D. H. J, 2017. Restorative Justice and Retributive Justice and

Retributive justice: An Oppor e Justice: An Opportunity for tunity for Cooperation or an Occasion for Conflict in the Search for Justice. Seattle Journal for Social Justice, 16(1), 81

Peraturan Perundang-Undangan

Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tentang

Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Putusan

Surat penghentian penuntutan nomor PRINT-507/L.2.34/Eoh.2/03/2021

Korespondensi

Nama : Aulia Ramadhani

Alamat :Perumahan Puri Diyan Asri No B14 Blulukan, Colomadu, Kab.

Karanganyar

No.Telfon : 087887407441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.