Budidaya Terung Ungu di Pekarangan di Desa Ciawijapura Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon

Umi Trisnaningsih, Siti Wahyuni, Wachdijono Wachdijono

Sari

Yard land can be used as a family food barn. One of the efforts to overcome the limitations of land is by cultivating in a limited place (bag culture system) such as polybags, pots or used buckets. In Ciawijapura Village, Susukan Lebak Sub-district, Cirebon Regency, purple eggplant is commonly cultivated in dry land, as well as in yards. This Community Service Program (Pengabdian Kepada Masyarakat/PKM) is aimed at increasing the knowledge of Family Welfare Building Motivation Team (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga/TP-PKK) cadres and members of Farmer Women Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) Al Istiqomah about cultivating purple eggplant in a bag culture system. The methods used are training and mentoring. The evaluation results showed that there was a significant increase in knowledge between before and after the training, that is, from 73% to 89% of the total expected value. The participants were able to understand the difference between cultivating purple eggplant on land and in a bag culture system.

Kata Kunci

Ciawijapura; pekarangan; terung ungu; backyard; purple eggplant

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Alzarliani, W. O., Mustari, L. O. M., Ajo, A., Hardin, & Monica, A. A. (2019). Penyuluhan laboratorium lapangan budidaya terong dan cabe di Kelurahan Bandar Batauga Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Membangun Negeri, 3(2), 36–47. Crossref

Ervina, O., Andjarwati, & Historiawati. (2016). Pengaruh umur bibit pindah tanam dan macam pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.) Varitas Antaboga 1. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 1(1), 12–22. Tersedia dari Link

Isnaeni, S., & Yunita, R. (2019). Adopsi teknologi vertikultur skala rumah tangga pada beberapa jenis sayuran di Desa Parakannyasag, Tasikmalaya. Journal of Empowerment Community, 1(1), 27–32. Tersedia dari Link

Miransari, M., & Smith, D. L. (2014). Plant hormones and seed germination. Environmental and Experimental Botany, 99, 110–121. Crossref

Ramadhan, D., Riniarti, M., & Santoso, T. (2018). Pemanfaatan cocopeat sebagai media tumbuh sengon laut (Paraserianthes falcataria) dan merbau darat (Intsia palembanica). Jurnal Silvia Lestari, 6(2), 23–31. Crossref

Safei, M., Rahmi, A., & Jannah, N. (2014). Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) Varietas Mustang F1. Jurnal Agrivor, 13(1), 59–66. Tersedia dari Link

Sahid, O. T., Murti, R. H., & Trisnowati, S. (2014). Hasil dan mutu enam galur terung (Solanum melongena L.). Vegetalika, 3(2), 45–58. Tersedia dari Link

Santosa, S. J., & Sumarni. (2016). Pengaruh konsentrasi ekstrak teh dan macam media terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong di polybag. Joglo, 28(2), 71–77. Tersedia dari Link

Suryani, A., Fatchiya, A., & Susanto, D. (2017). Keberlanjutan penerapan teknologi pengelolaan pekarangan oleh wanita tani di Kabupaten Kuningan. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 50–63. Crossref

Thoriqussalam, A., & Damanhuri. (2019). Pengaruh komposisi media pesemaian terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji (True Shallot Seed). Jurnal Produksi Tanaman, 7(7), 1314–1321. Tersedia dari Link

Umarie, I., Wijaya, I., & Suhdi. (2019). Kombinasi media tumbuh meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.) pada budidaya hidroponik duck bucked system. Gontor AGROTECH Science Journal, 5(2), 127–149. Crossref

Waskito, K., Aini, N., & Koesriharti. (2017). Pengaruh komposisi media tanam dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.). Jurnal Produksi Tanaman, 5(10), 1586–1593. Tersedia dari Link

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.