Pengaruh Model Pembelajaran Discovery-Inquiry Terbimbing dan Bebas Termodifikasi Ditinjau dari Sikap Ilmiah terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Hidrolisis Garam Kelas XI Semester Genap SMA N 1 Boyolali Tahun Pelajaran 2016/2017

Vonia Suci Widiastuti, Elfi Susanti VH, Endang Susilowati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan model pembelajaran discovery-inquiry terbimbing dan bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam; (2) pengaruh sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam; dan (3) interaksi antara model pembelajaran discovery-inquiry terbimbing dan bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen desain faktorial 2x2. Sampel terdiri dari 2 kelas yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas XI MIA 1 (discovery-inquiry terbimbing) dan kelas XI MIA 2 (discovery-inquiry bebas termodifikasi). Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, tes, angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji non parametrik dengan uji Mann Whitney dan Kruskall Wallis yang terdapat dalam software SPSS 23 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tidak ada pengaruh model pembelajaran discovery-inquiry terbimbing dan bebas termodifikasi terhadap prestasi aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan terhadap prestasi belajar siswa; (2) terdapat pengaruh sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi aspek keterampilan, sedangkan pada prestasi aspek pengetahuan dan sikap tidak ada pengaruh sikap ilmiah tinggi dan rendah; dan (3) tidak ada interaksi antara penggunaan model pembelajaran discovery-inquiry terbimbing dan bebas termodifikasi dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa.

Keywords

discovery-inquiry terbimbing; discovery-inquiry bebas termodifikasi; sikap ilmiah; prestasi belajar; metode eksperimen

Full Text:

PDF

References

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Fadlillah, M. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Dzat Media.

Sari, M. (2013). Problematika Pembelajaran Sains Ditinjau dari Problematika Guru. Jurnal Al-Ta’lim, 1 (4), 346-356.

Mukhopadhay. (2014). Scientific attitude-some psychometric considerations. IOSR Journal Of Humanities And Social Science (IOSR-JHSS). 19 (7), 98-100

Lestari, T. (2012). Pembelajaran Kimia dengan Inkuiri Terbimbing Melalui Metode Eksperimen dan. Demonstrasi Ditinjau dari Kemampuan Awal dan Sikap Ilmiah Siswa. Tesis. Surakarta: Program Studi Pendidikan Sains Pascasarjana UNS.

Kirschner, Paul A., etc. (2006). Why Minimal Guidance During Instruction Does Not Work: An Analysis of the Failure of Construtivist. Discovery, Problem Based, Experiental and Inquiry-Based Teaching. Educational Psychologist, 4 (2), 75-86.

Eggen, P. D dan Kaucak, D.P. (1996). Startegies for Teachers Teaching Content and Thingking Skills Third Edition. Boston: Allyn & Bacon

Bell, Randy, etc. (2005). The Scientific Teacher: Simplifying Inquiry Instruction. The Nation Science Education Standards. Washington, DC: National Acdemy Press.

Suparno, Paul. (2007). Metodologi Pembelajaran Fisika Kontruktivistik dan Menyenangkan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma

Rokhayati, N. (2010). Peningkatan Penguasaan Konsep Matematika Melalui Pembelajaran Guided Discovery-Inquiry Pada Siswa Klas VII SMP N 1 Sleman. Skripsi. Yogyakarta: UNY.

Suprini. (2012). Analisis Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI Pada Materi Pembelajaran Sifat-sifat Koloid Menggunakan Metode Discovery-Inquiry. Skripsi. Bandung: UPI.

Wahyuningsih. (2012). Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPA Materi Penggolongan Daun dengan Metode Penemuan Terbimbing. Jurnal Pendidikan Tindakan Kelas 3 (2). Semarang: UNNES

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Memepengaruhinya. Jakarta: Bumi Aksara

Widya, L., Ashadi., dan Nurhayati, N. (2012). Jurnal Pendidikan Kimia, 2 (2), 19-24.

Nulfita, I, M. (2014). Impelmentasi Pendekatan Saintifik dan Karakter dalam Pembelajaran Sains Menyongsong Generasi Emas Indonesia. Jurnal Pendidikan UNS. 1-7.

Indrayanti, N., Ariani, S., dan Haryono. (2014). Jurnal Pendidikan Kimia, 3 (4), 2014

Wijayanto, H., Utomo, S., dan Haryono. (2017). Jurnal Pendidikan Kimia, 6 (1), 2017.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.