Pengembangan Instrumen Minat Belajar Guna Mengukur Minat Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP

Shelsya Pahmaharani, Edi Istiyono, Widihastuti Widihastuti

Abstract

Teknologi yang terus berkembang dalam kehidupan bermasyarakat telah mengakibatkan perubahan sosial budaya masyarakat secara fundamental. Perubahan kehidupan sosial budaya ini telah mempengaruhi pola pikir masyarakat diberbagai aspek kehidupan salah satunya pendidikan. Keberhasilan proses pendidikan, selain bergantung pada faktor eksternal, juga bergantung pada faktor internal seperti minat belajar. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan instrumen minat belajar yang dapat merefleksikan minat belajar peserta didik dan baik ditinjau dari aspek validitas isi, reliabilitas, dan validitas konstruknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen minat belajar yang dikembangkan valid secara content dengan rentang 0,92 hingga 1,00 dan secara keseluruhan 0,98. Selain itu, uji reliabilitas menunjukkan koefisien Alpha sebesar 0,9 yang menyatakan bahwa instrumen konsisten untuk digunakan mengidentifikasi minat belajar peserta didik. Serta analisis faktor menggunakan EFA menunjukkan nilai loading factor pada rentang 0,331 hingga 0,787 yang menyetakan bahwa instrumen yang dikembangkan sesuai dengan konstruk yang ditetapkan.

The continuous development of technology in society has led to fundamental socio-cultural changes. These transformations have influenced people’s ways of thinking across various aspects of life, including education. The success of the educational process, in addition to depending on external factors, is also influenced by internal factors such as learning interest. This study was conducted to develop a learning-interest instrument that accurately reflects students’ learning interest and meets the criteria of content validity, reliability, and construct validity. The findings indicate that the developed instrument demonstrates strong content validity, with values ranging from 0.92 to 1.00 and an overall value of 0.98. Moreover, the reliability test yielded an Alpha coefficient of 0.9, indicating that the instrument is consistent for assessing students’ learning interest. In addition, factor analysis using EFA showed factor loading values ranging from 0.331 to 0.787, confirming that the instrument aligns with the intended construct.

Keywords

Pengembangan instrumen; Minat belajar; Pembelajaran IPA; Validitas dan reliabilitas; Analisis faktor eksploratori (Exploratory Factor Analysis); Peserta didik SMP; Evaluasi pendidikan

Full Text:

PDF

References

Arlinwibowo, L., Retnawati, H., & Hadi, S. (2024). Aplikasi Teori Respon Butir dengan R dan R Studio. CAHAYA HARAPAN

Djamarah, S. B. (2021). Psikologi Belajar. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta

Habiddin, H. (2020). Development of a Four-Tier Instrument of Acid-Base Properties of Salt Solution. Journal of Chemistry Education Research

Istiyono, E. Pengembangan Instrumen Penilaian dan Analisis Hasil Belajar Fisika dengan Teori Tes Klasik dan Modern (2nd Ed). UNY Press

Mistiani, W., Istiyono, E., & Syansudin, A. (2022). Construction of the character assessment instrumen for 21st century students in High Schools. European Journal of Educational Research

Rahmawati, A., & Sugiyanto. (2021). Analisis minat siswa dalam pembelajaran IPA di SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.

Saepuzaman, D., Istiyono. E., Haryanto., Retnawati. H., & Yustiandi. (2021). Analisis Karakteristik Butir Soal Fisika dengan Pendekatan IRT Penskoran Dikotomus dan Politomus. Radiasi: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika,

Sari, W. (2020). Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA. Jurnal Penelitian Pendidikan.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta

Yunarti, N. (2021). Analisa Kesulitan dalam Pembelajaran IPA pada Siswa SMP Negeri 1 Rambang. Journal Educatio FKIP UNMA. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i4.1570

Refbacks

  • There are currently no refbacks.