PENGEMBANGAN MEDIA POP UP SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN WAYANG KLITIK

Tri Budi Wahono, Henry Saputra, Choirul Huda

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan mengembangan media pop up sebagai upaya melestarikan  wayang  klitik  melalui  pembelajaran  IPS  di  SD  Kelas  IV.  Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg & Gall dengan 5 tahapan yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf  produk,  (4)  uji  coba  lapangan  awal,  (5)  merevisi  hasil  uji  coba.  Penelitian  dan pengumpulan data dilakukan di tiga SD di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Pada tahap uji coba lapangan awal dilakukan di satu SD yaitu SDN 1 Wonosoco Kecamatan Undaan  Kabupaten  Kudus.  Kesimpulan  dari  hasil  penelitian  ini  yaitu  (1)  belum  ada inisiatif dari guru  untuk mengaitkan materi  wayang klitik dalam proses pembelajaran dan  guru  tidak  selalu  menggunakan  media  pembelajaran,  (2)  racangan  model  produk divalidasi  oleh  validator  materi  dan  validator  media,  (3)  setelah  dilakukan  uji  coba lapangan  awal  didapat  bahwa  media  diterima  siswa  dan  layak  digunakan  dalam pembelajaran. 

Kata Kunci: Pengembangan, Pop Up, Wayang Klitik   

Full Text:

PDF

References

Ahmadi, Abu. 2009. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Chabibbah, Rochmatul. 2014. Perancangan Buku Pop UP Alfabet Untuk Siswa Taman Kanak-kanak. Volume 2, No. 2 Tahun 2014. Universitas Negeri Surabaya.

Daryanto. 2014. Pembelajaran Tematik, Terpadu, Teritegrasi (Kurikulum 2013). Yogyakarta: Gava Media.

Fatimah, Enung. 2010. Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik). Ban- dung: CV Pustaka Ceria.

Febrianto, Muhammad Fatchul Mubarok. 2014. Penerapan Media dalam Bentuk Pop Up Book pada Pembelajaran Unsur-unsur Rupa untuk Kelas 2 SDNU Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. Volume 2 No 3 Universitas Negeri Surabaya.

Hanifah, Tisna Umi. 2014. Pemanfaatan Media Pop Up Book Berbasis Tematik Untuk Meningkatkan Kecerdasan Verbal-Linguistik Anak Usa 4-5 Tahun (Studi Eksperimen Di Tk Negeri Pembina Bulu Temanggung). Volume 3, No. 2. Universitas Negeri Semarang.

Kustandi, Cecep. Sutjipto, Bambang. 2013. Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia. (edisi 2)

Kustopo. 2008. Mengenal Kesenian Nasional 1 (wayang). Semarang: PT. Bengawan Ilmu.

Munandi, Yudhi. 2013. Media Pembelajaran (sebuah pendekatan baru). Jakarat: Referen- si (Gp Pers Group). Provinsi Jawa Tengah. 2013. Peraturan daerah No. 10 Tahun 2013 tentang Pelestarian

dan Pengelolaan Cagar Budaya. Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Ta- hun 2013, No. 10 Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Semarang.

Putra, Nusa. 2015. Reseach & Development (penelitian dan pengembangan: suatu pengantar). Jakarta: Rajawali Pers.

Prihantono, Djati. 2013. Maneka Warna Wayang Jawa. Jogyakarta: Javalitera. (edisi 2)

Republik Indonesia. 1992. Undang-undang No. 5 Tahun 1992 tentang Benda dan Cagar Budaya. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 27 Sekretariat Negara. Jakarta.

Rohidi, Tjetjep Rohendi. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal (Wayang sebagai Sumber Gagasan). Volume VIII No. 1 Universitas Negeri Semarang.

Sadiman, Arief S. Dkk. 2014. Media Pembelajaran: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.

Sanjaya, Wina. 2014. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: PRENAMEDIA GROUP.

Soetarno. Sarwanto. 2010. Wayang Kulit dan Perkembanganya. Surakarta: ISI Pers Solso.

Soewadji, Jusuf. 2012. Pengantar Metodologi Penelitian. Jakarta: Mitra Wacana Media. Sudjana, Nana. Rivai, Ahmad. 2013. Media Pengajaran (penggunaan dan pem buatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2013. Metode Penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Yasasusastra, J. Syahban. 2011. Mengenal Tokoh Pewayangan. Yogyakarta: Pustaka Mahardika.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.