Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Ecoliteracy Siswa Sekolah Dasar

Putri Alifa Dhitareka, Aprilia Eki Saputri, Izzah Muyassaroh, Putra Habib Dhitareka

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ecoliteracy siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurang efektifnya proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah dan kurang memfasilitasi siswa dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Maka diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan ecoliteracy siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dengan model pengembangan ADDIE (analisys, design, development, implementation, and evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini, yaitu bahan ajar yang berisikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan oleh siswa, LKPD, refleksi, dan evaluasi. Bahan ajar Contextual Teaching and Learning mendapatkan skor dengan kategori sangat layak dengan persentase 93,2% dari validasi ahli materi dan skor 100% oleh ahli desain. Perolehan rata-rata N-Gain terkait tingkat efektivitas bahan ajar diperoleh 0,6 dengan kategori sedang. Simpulannya, bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning yang telah dikembangkan berada pada kategori sangat layak untuk digunakan daan dapat meningkatkan ecoliteracy.

This research is motivated by the low ecoliteracy of elementary school students caused by the ineffectiveness of the learning process taking place in schools and the lack of facilitation of students in terms of knowledge, attitudes, and skills. Therefore, it is necessary to develop teaching materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) to improve the ecoliteracy of fourth grade elementary school students. The research method used is Design and Development (D&D) with the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The research instruments used are interviews, questionnaires, and tests. Data analysis techniques in this study use qualitative and quantitative data analysis. The results of this study, namely teaching materials containing learning activities to be carried out by students, LKPD, reflection, and evaluation. The Contextual Teaching and Learning teaching materials received a score in the very appropriate category with a percentage of 93.2% from the validation of material experts and a score of 100% by design experts. The average N-Gain obtained related to the level of effectiveness of teaching materials was obtained 0.6 with a moderate category. In conclusion, the Contextual Teaching and Learning-based teaching materials that have been developed are in the category of being very suitable for use and can improve ecoliteracy.

Keywords

bahan ajar IPAS; Contextual Teaching and Learning; ecoliteracy; Keanekaragaman Hayati

Full Text:

PDF

References

Adawiyah, S. R. (2022). Pentingnya pendidikan lingkungan hidup bagi anak usia dini. Musawa: Journal for Gender Studies, 14(1), 90-108.

Alfani, M., Ichwan, A. A., Rahmayani, D., Purwanto, S. R. P. U., & Lusiana, N. (2024). Analisis Tingkat Kepedulian Masyarakat Desa Jeladri Winongan Kabupaten Pasuruan Terhadap Kesehatan Lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri, 3(1), 17-31.

Chandrawati, T., & Aisyah, S. (2022). Penanaman Cinta Lingkungan Pada Masyarakat PAUD. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1), 131-136.

Chawla, L. (2020). Childhood nature connection and constructive hope: A review of research on connecting with nature and coping with environmental loss. People and Nature, 2(3), 619-642.

Dharmadewi, A. I. M., Susana, K. N., Trisna, D. G., & Lium, H. (2024). Pemanfaatan Tanaman Obat Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Biologi Kontekstual Di Sma Negeri 9 Denpasar. In Sembio: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi (Vol. 3, pp. 46-52).

Fadhilah, H., Relynada, R., Erin, F., & Fadhillah, M. R. (2022). Implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terhadap Kebersihan Lingkungan Masyarakat. Cross-border, 5(2), 1190-1200.

Hadi, S., Sjah, T., & Sarjan, M. (2024). Peran Manusia Dalam Mempertahankan Ketersediaan Sumber Daya Alam Melalui Etika Lingkungan. Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 4(2), 143-149.

Khoirunnisa, A. F., Iriawan, S. B., & Giwangsa, S. F. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Microlearning Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(1), 31-37.

Komalasari, B. S., Jufri, A. W., & Santoso, D. (2019). Pengembangan bahan ajar IPA berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan literasi sains. Jurnal penelitian pendidikan IPA, 5(2), 219-227.

Mantopani, I., Muhajir, M., & Azis, A. (2023). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 2(4), 191-198.

Martiana, A. A., Karenina, A., Putri, D. A., & Aldini, F. (2025). Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Bahan Ajar, Lks Dan Instrumen Evaluasi Yang Tepat. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 420-434.

Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori belajar konstruktivisme dan implikasinya dalam pendidikan dan pembelajaran. GHAITSA: Islamic Education Journal, 2(1), 49-57.

Mumtazah, W. A., Segara, N. B., Prasetya, S. P., & Prastiyono, H. (2024). Implementasi Pembelajaran IPS Berbasis Project sebagai Upaya Pengembangan Ecoliteracy Siswa SMP Muhammadiyah 2 Taman. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(3), 255-263.

Muttawakkil, I., & Kusumah, M. S. (2020). Menebus dosa masa lalu: Ekoliterasi pada anak sebagai penyadaran lingkungan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol, 5(2).

Nugroho, M. A. (2022). Konsep Pendidikan Lingkungan Hidup: Upaya Penenaman Kesadaran Lingkungan. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 93-108.

Otto, S., & Pensini, P. (2017). Nature-based environmental education of children: Environmental knowledge and connectedness to nature, together, are related to ecological behaviour. Global environmental change, 47, 88-94.

Ramdhani, N., Nugraha, A., & Muharram, M. R. W. (2024). Pengembangan Modul Berpikir Komputasional Berbantuan Scratch Pada Materi Ekosistem Kelas V Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 2171-2180.

Rezeki, S. P., Sukiman, S., & Faza, A. M. D. (2023). Nilai-nilai Filosofis Lingkungan Hidup dalam Karya A. Sonny Keraf. Masaliq, 3(5), 999-1010.

Setiyadi, D., Munjaji, I., & Naimah, N. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Bernuansa Etnomatematika Pada Tingkat Sekolah Dasar Dengan Satuan Hitung Tidak Baku Khas Banyumas. Jurnal Eduscience, 9(1), 227-234.

Shoimatur Rahmah, B. (2024). Implementasi Kegiatan Peduli Lingkungan Untuk Mengembangkan Keterampilan Ecoliteracy Pada Siswa Di Smp Negeri 1 Jetis Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

Wihardjo, R. S. D., & Rahmayanti, H. (2021). Pendidikan Lingkungan Hidup. Penerbit Nem

Refbacks

  • There are currently no refbacks.