Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Etnosains terhadap Keterampilan Berpiki Kritis dan Hasil Belajar IPA di SMP

Intan Dhewayani Kusumaningtyas, Sri Yamtinah, Budi Utami

Abstract

Keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik SMP pada mata Pelajaran IPA msih rendah. Hal ini karena guru belum menghubungkan materi IPA dengan kearifan lokal yang disebut etnosains. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh model discovery learning terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP pada materi unsur dan senyawa. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan metode kuantitatif. Menurut hasil penelitian keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar pada materi unsur dan senyawa berpengaruh secara signifikan dengan penggunaan model discovery learning berbasis etnosains, terlihat pada hasil uji manova sebesar 0,008 < 0,05 dan 0,001 < 0,05. Nilai rata-rata postest keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen yaitu 71,23 lebih tinggi daripada kelas kontrol 63,35 menunjukkan adanya pengaruh model discovery learning berbasis etnosains terhadap keterampilan berpikir kritis. selain itu, Nilai rata-rata postest hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu 83,52 juga lebih tinggi daripada kelas kontrol 70,92 menunjukkan adanya pengaruh model discovery learning berbasis etnosains terhadap hasil belajar peserta didik.

Critical thinking skills and learning outcomes of junior high school students in science subjects are still low. This is because teachers have not connected science material with local wisdom called ethnoscience. The purpose of this study was to examine the effect of the discovery learning model on critical thinking skills and learning outcomes of grade VIII junior high school students on the material of elements and compounds. The study was conducted using a quasi-experimental design with quantitative methods. According to the results of the study, critical thinking skills and learning outcomes on the material of elements and compounds were significantly influenced by the use of the ethnoscience-based discovery learning model, as seen in the results of the manova test of 0.008 <0.05 and 0.001 <0.05. The average posttest value of critical thinking skills in the experimental class was 71.23 higher than the control class 63.35, indicating the influence of the ethnoscience-based discovery learning model on critical thinking skills. In addition, the average posttest value of learning outcomes in the experimental class, which was 83.52, was also higher than the control class 70.92, indicating the influence of the ethnoscience-based discovery learning model on student learning outcomes.

Keywords

Discovery learning; etnosains; keterampilan berpikir kritis; hasil belajar

Full Text:

PDF

References

Agustin, ST (2025). Gambaran Persepsi Guru Terhadap Perubahan Kurikulum Di Ra Fathun Qarib Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh (Disertasi Doktor, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry).

Cintia, NI, Kristin, F., & Anugraheni, I. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Hasil Belajar Siswa. Perspektif Ilmu Pendidikan, 32(1), 67–75.

Cooper, DR, & Schindler, PS (2011). Metode Penelitian Bisnis (edisi ke-12). McGraw-Hill/Irwin.

Eskris, Y. (2021). Meta analisis pengaruh model Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V SD. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar , 2 (1), 43–52.

Facione, PA (2015). Berpikir kritis: Apa itu dan mengapa itu penting. Penilaian wawasan, 1(1), 1-23.

Firdaus, FZ, Suryanti, S., & Azizah, U. (2020). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Pendekatan SETS Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu , 4 (3), 681–689.

Forehand, M. (2010). Taksonomi Bloom. Perspektif yang Muncul tentang Pembelajaran, Pengajaran dan Teknologi, 41(4), 47–56.

Gulo, E. (2021). Inovasi IPTEK dan Mutu Pendidikan dan Berintegritas. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 7(2), 523–546.

Hari, BS (2019). Materi Perubahan dannya. Penerbit Duta

Husnah, N. (2018). HOTS (High Order Thinking Skills) dan hubungannya dengan kemampuan literasi matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 170-176.

Junaidi, J., Zalisman, Z., Yusri, Y., Amin, K., & Wismanto, W. (2023). Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan , 5 (3), 10040-10052.

Johan, Harlan, Fung, DCL, & Liang, TW (2019). Penelitian tentang Kerja Kelompok, Berpikir Kritis, dan Budaya Warisan Konfusianisme: Apa yang Diungkapkan oleh Tinjauan Tematik?. Membina Berpikir Kritis Melalui Kerja Kelompok Kolaboratif: Wawasan dari Hong Kong , 11–33.

Khery, Y., Hakim, A., Rokhmat, J., & Sukarso, A. (2025). Efektivitas proyek berorientasi etnosains untuk meningkatkan kinerja mahasiswa. Jurnal Sains Multidisiplin , 7 (8), 2025-417.

Lambertus. (2009). Pentingnya Melatih Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar. Forum Pendidikan. 28(2):136–42.

Lieung, KW (2019). Pengaruh model pembelajaran penemuan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Musamus, 1(2), 073-082.

OECD. (2021). Hasil PISA 2021 (Volume I): Apa yang Diketahui dan Dapat Dilakukan Siswa. Paris: OECD Publishing.

Panjaitan, WA, Simarmata, EJ, Sipayung, R., & Silaban, PJ (2020). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Discovery Learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu , 4 (4), 1350-1357.

Palupi, MD, Sudarmin, S., & Sumarni, W. (2018). Model Discovery Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Kimia dalam Pendidikan , 7 (1), 77-83.

Ramdani, NG, Fauziyyah, N., Fuadah, R., Rudiyono, S., Septiyaningrum, YA, Salamatussa'adah, N., & Hayani, A. (2023). Definisi Dan Teori Pendekatan, Strategi, Dan Metode Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar dan Inovasi Pengajaran Indonesia , 2 (1), 20.

Rizqiyyatunnisa, R., & Mahdi, NI (2021). PENYELENGGARAAN PAUD FORMAL, NON FORMAL DAN INFORMAL DI KB TK IK KELUARGA CERIA. BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini , 1 (1), 54–74. https://doi.org/10.24952/alathfal.v1i1.3242

Ria Febu Khoerunnisa and M Murbangun Sudarmin, ‗Pengembangan Modul IPA Terpadu Etnosains Untuk Menumbuhkan Minat Kewirausahaan„, Journal Of Innovative Science Education,5.1 (2016), 50.

Shavelson, RJ, Zlatkin-Troitschanskaia, O., Beck, K., Schmidt, S., & Marino, JP (2019). Penilaian berpikir kritis mahasiswa: Penilaian kinerja generasi berikutnya. Jurnal Pengujian Internasional, 19(4), 337-362.

Widyaningrum, R., & Prihastari, EB (2021). Integrasi Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Di SD Melalui Etnomatematika Dan Etnosains (Ethnomathscience). Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 335-341.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.