Problem Based Learning (PBL) Learning Model Critical Thingking Skills for Elementary School Students

Iim Abdul Karim

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena keterampilan berpikir kritis dibutuhkan bagi peserta didik dalam kehidupan nyata, namun seringkali guru mengabaikannya dalam proses pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis peserta didik dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kelebihan dari model pembelajaran ini peserta didik akan memiliki pola pikir yang terbuka, reflektif, kritis, dan belajar aktif, serta memfasilitasi keberhasilan memecahkan masalah, komunikasi, kerja kelompok, dan keterampilan interpersonal dengan lebih baik. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai model pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif dan juga karakteristik peserta didik SD. Peserta didik SD mampu berpikir secara sistematis melalui benda-benda konkret ataupun memecahkan masalah-masalah nyata. Diantara karakteristik peserta didik SD yaitu mereka lebih tertarik untuk melakukan sesuatu secara nyata dalam pembelajaran dibandingkan hanya menyimak secara verbalistik. Berdasarkan hal tersebut penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sangat cocok digunakan di Sekolah Dasar dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan kemampuan berpikir kritis ini maka akan mendorong perkembangan peserta didik dalam berbagai aspek serta mengembangkan rasa mandiri.

Keywords

Model Pembelajaran Problem Based Learning , Berpikir Kritis, Peserta didik SD

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.