PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITOR SEPARATIS DALAM EKSEKUSI HARTA BOEDEL PAILIT APABILA DIHADAPKAN DENGAN SITA PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI

Hakim Harismawan Mubarak, Dona Budi Kharisma

Abstract

This article aims to explain the legal position of the state in the confiscation of a criminal act of corruption that is faced with confiscation in bankruptcy, position, and legal protection for separatist creditors in the execution of bankruptcy assets when confronted with confiscation in a criminal act of corruption. The research method used is normative legal research with a statutory approach and a case approach. Based on the results of the research, it can be concluded that the position of creditors is weak in the sense that they do not have legal certainty when the execution of the bankruptcy assets is faced with seizure in a corruption case, so that no party can execute the bankruptcy property which is included in the confiscation in the case of crime. criminal corruption until there is a verdict with permanent legal force, and the loss to the state has been paid off based on the sale of assets included in the assets obtained from the proceeds of the criminal act of corruption as stipulated in the court decision. In the confiscation of a corruption crime case, the principle of public interest applies so that the position of the confiscation in the corruption case is stronger than the seizure contained in the execution of the bankruptcy bailout which in fact is the application of the principle of personal interest. This has resulted in a stronger public interest principle as emphasized in the Preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (vide paragraph IV) along with its torso in Articles 33 and 44 have outlined that all government officials must carry out activities leading to the implementation. public interest.

Keywords

Bankruptcy; Separatist Creditor; Corruption Crime.

Full Text:

PDF

References

Buku

Hadi M Shubhan. 2008. Hukum Kepailitan Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Bandung: Kencana.

Hadi M Shubhan. 2012. Hukum Jaminan. Bandung: Kencana.

M. Yahya Harahap. 2013. Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.

M. Yahya Harahap. 2012. Pembahasan Permasalahan Dan Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (Penyidikan dan Penuntutan). Jakarta: PT Sinar Grafika.

Lilik Mulyadi. 2011. Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia (Normatif, Teoritis, Praktik dan Masalah lainnya). Bandung: PT Alumni

Sutan Remy Sjahdeini. 2016. Hukum Kepailitan. Jakarta: Prenadamedia Group. Titik Tejaningsih. 2016. Perlindungan Hukum terhadap Kreditor Separatis dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Jogjakarta: FH UII Press.

Sutan Remy Sjahdeini. 2018. Sejarah, asas, dan teori hukum kepailitan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Salim HS. 2007. Perkembangan hukum jaminan di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Jurnal Nasional, Jurnal Internasional, dan Naskah Publikasi

Hilda Ainy Apriliany. 2019. “Asas Kepentingan Umum Pemohon Pailit demi Kepentingan Umum”. Journal of Multidisciplinary. Volume 10, Nomor 02. Kuningan: Universitas Kuningan.

Luthvi Febryka Nola. 2018. “Kedudukan Sita Umum terhadap Sita Lainnya dalam Proses Kepailitan”. Jurnal Negara Hukum. Volume 9, Nomor 2. Jakarta: Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI

Douglas W. Arner, Charles D. Booth, dkk. 2007. “Property right, Collateral, Creditor Right, and Insolvency in East Asia”, Teksas International Law Journal, Volume 32, Nomor 515. Texas: International Law Journal.

Sri Redjeki Slamet. 2016. “Perlindungan hukum dan kedudukan kreditor separatis dalam hal terjadi kepailitan terhadap debitor”. Lex Jurnalica. Volume 13 Nomor 2. Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul.

Dedy Tri Hartono. 2016. “Perlindungan Hukum Kreditor berdasarkan Undang- Undang Kepailitan”. Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion. Volume 4, Edisi I. Sulawesi Tengah : Universitas Tadulako.

Munif Rochmawanto. 2015. “Upaya Hukum dalam Perkara Kepailitan”. Jurnal Independent. Volume 3, Nomor 2. Lamongan : Universitas Islam Lamongan.

Novi Ratna Sari. 2017. “Komparasi Syarat Sahnya Perjanjian Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam”. Jurnal Repertorium. Volume 4, Nomor 2. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Siti Hapsah. 2016. “Sita Umum Kepailitan Mendahului Sita Pidana dalam Pemberesan Harta Pailit”. Jurnal Ilmu Hukum. Volume 3, Nomor 3. Bandung : Universitas Padjadjaran.

Tata Wijayanta. 2014. “Asas Kepastian Hukum, Keadilan, dan Kemanfaatan dalam kaitannya dengan Putusan Kepailitan Pengadilan Niaga”. Jurnal Dinamika Hukum. Volume 14, Nomor 2. Jogjakarta : Universitas Gadjah Mada

Yatmi Nengsih, Arief Suryono. 2018. “Analisis Kedudukan Perlindungan Hukum Kreditor Pemegang Hak Tanggungan dan Tenaga Kerja apabila Debitor Pailit”. Jurnal Repertorium. Volume 5, Nomor 2. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.


Situs Internet

Anonim. 2020. Hak Mendahulu dalam Pelunasan Utang Pajak untuk Wajib Pajak Dinyatakan Pailit. diakses dari https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5f854600746fd/hak-mendahulu-dalam-pelunasan-utang-pajak-untuk-wajib-pajak-dinyatakan-pailit/, pada tanggal 11 Maret 2021 pada pukul 19.38 WIB.

Fana Suparman. 2020. Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup dan Bayar Rp 6 Triliun. diakses dari https://www.beritasatu.com/nasional/691753/kasus- jiwasraya-benny-tjokro-dihukum-seumur-hidup-dan-bayar-rp-6-triliun, pada tanggal 7 Februari 2021, pada pukul 16.10 WIB.

Fransisca Christy Rosana. 2020. Aset hanson disita, benny tjokrosaputro: Bukan Hak Jiwasraya. diakses dari https://bisnis.tempo.co/read/1353577/aset-hanson-disita- benny-tjokrosaputro-bukan-hak-jiwasraya/full&view=ok, pada tanggal 7 Februari 2021, pada pukul 16.00 WIB.

Nien Rafles Siregar. 2012. Perbedaan Antara Kreditur Separatis dengan Kreditor Konkuren, diakses dari https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/cl1998/apa-yang-dimaksud- dengan-kreditur-separatis-dan-kreditur-konkuren-dalam-kepailitan/, pada tanggal 11 Maret 2021, pada pukul 16.20 WIB.

Anonim. 2020. Hanson Internasional Pailit, Legislator Khawatir Nasib Nasabah Jiwasraya, diakses pada https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5f4f7ac97af6e/hanson-internasional- pailit--legislator-khawatirkan-nasib-nasabah-jiwasraya/, diakses pada tanggal 1 Februari 2021 pada Pukul 11.00 WIB

Refbacks

  • There are currently no refbacks.