Penerapan Model Pembelajaran Blended-Problem Solving melalui Aplikasi Moodle untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Kelas XI IPA 4 SMA N 3 Surakata Tahun Pelajaran 2012/2013

Vebriana Irandasari K W, Riezky Maya Probosari, Suciati Sudarisman

Sari

This study is aimed to improve creative thinking ability of XI IPA4 class of SMA N 3 Surakarta through the implementation of Blended-Problem Solving through moodle application. This research was a classroom action research held in 3 cycles, each cycle includes four stages: planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is the students of XI IPA4 class at SMA N 3 Surakarta in academic year of 2012/2013. The data is obtained through the test (essay test) and non-test (observation, interviews and questionnaires). The data is analyzed with descriptive analytical techniques and validated by triangulation techniques. The results showed that students creative thinking ability is increased in Pre-cycle, Cycle I, Cycle II and Cycle III. Creative thinking consist of four aspects are fluency, flexibility, originality and elaboration. Fluency aspect has increased was 52,5%, flexibility aspect was 54,17%, the originality aspect was 61,66% and elaboration aspect was 55,83%. The research conclouded that the implementation of Blended-Problem Solving through moodle application can improve creative thinking ability of XI IPA4 class at SMA N 3 Surakarta in academic year of 2012/2013.

 

Key Words: Blended-Problem Solving, Moodle, Creative Thinking

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi

Akkoyunlu, B., & Soylu, M. Y. (2008). AStudy of Student’s Perceptions in a Blended Learning Environment Based on Different Learning Styles. Educational Technology & Society, 11 (1), 183-193

AL-Hunaiyyan, A. (2008). Blended E- Learning Design: Discussion of Cultural Issues. International Journal of Cyber Society and Education Vol. 1, No. 1, March 2008 , 17-32

Ambarjaya, B. S. (2008). Model-model Pembelajaran Kreatif. Bandung: Tinta Emas Publishing

Amiroh. (2012). Membangun E-Learning dengan Learning Management System. Jakarta : Genta Group Production

Arnyana, I. B. P. (2006). Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Inovatif Pada Pelajaran Biologi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. No.3 tahun XXXIX Juli 2006, 496-515

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Aunurrahman. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

BNSP. (2006). Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. http://litbang.kemdikbud.go.id. 20/3/2012

Dahar, R.W. (2011). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga

Dimyati & Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta

Faisal, A (2011). Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Implementasi Blended Learning Pada Pembelajaran Biologi Kelas XI SMAIT Nur Hidayah Kartasura. Skripsi Tidak Dipublikasikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Fasko, D. Jr. (2001). Education and Creativity. Creativity Research Journal, Vol. 13, Nos. 3 & 4, 317–327

Gulo, W. (2002). Strategi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia

Hamruni. (2012). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani

Kusairi, S. (2011). Implementasi Blended Learning. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Pengembangan Pembelajaran Berbasis Blended Learning. FMIPA Universitas Negeri Malang. Malang, 13 November 2011.

Hawadi, R.A., Wihardjo, R. S. D., dan Wiyono, M. (2001). Kreativitas. Jakarta: Grasindo

Liliawati, W. dan Erna, P. (2010). Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa. Prosiding Seminar Nasional Fisika UPI Bandung, 423-431

Munandar, U. (2004). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: PT Rineka Cipta. [electronic version] Journal of Educational Technology. 9(2), 87-96

Rini, A. S. I. (2012). Penerapan Pendekatan Problem Solving Melalui Model Pembelajaran Search, Solve, Create dan Share (SSCS) Disertai Hands On Activities untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kreatif. Skripsi Tidak Dipublikasikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Rustaman, N. Y. (2011). Pendidikan dan Penelitian Sains dalam Mengembang-kan Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi untuk Pembangunan Karakter. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya Menuju Pembangunan Karakter. Pendidikan Biologi FKIP UNS. Surakarta, 16 Juli 2011

Rustaman, N.Y. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Bandung: UPI

Sana, F., Fenesi, B., & Kim, J. A. (2011). A Case Study of the Introductory Psychology Blended Learning Model at McMaster University. The Canadian Journal for the Scholarship of Teaching and Learning

Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran. Jakarta : Kencena

Siregar, E. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhimya. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Suciati, S. (2010). Membangun Karakter Peserta Didik Melalui Pembelajaran Biologi Berbasis Keterampilan Proses. Proceeding Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi FKIP UNS Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya, hlm. 237-243. Surakarta: FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta

Rustini, T. (2008). Penerapan Model Problem Solving untuk Meningkatkan Pengembangan Potensi Berpikir Siswa Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nomor: 10 - Oktober 2008

Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovativ Berorientasi Konstruktivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka.

Oliver, M., & Trigwell, K. (2005). Can ‘Blended Learning’ Be Redeemed?. E–Learning Volume 2 Number 1,2005.

Wenno, I. H. (2008). Strategi Belajar Mengajar Sains Berbasis Kontekstual Yogyakarta: Into Media.

Wheeler, S., Waite, S.J., & Bromfield, C. (2002). Promoting creative thinking through the use of ICT. Journal of Computer Assisted Learning,18, 367-378

Wijayanti, F. N. (2012). Pengaruh Media Pembelajaran (Moodle) Budidaya Jamur Kuping Pada Pokok Bahasan Fungi Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Kelas X SMA Negei 3 Surakarta. Skripsi Tidak Dipublikasikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Woodall, D., & Hovis, S. (2010). Eight Phases of Workplace Learning: A Framework for Designing Blended Programs. http://www.skillsoft.com/news/white_papers.pdf. 10/1/2013

Yaman, M., & Graf, D. (2010). Evaluation of an International Blended Learning Cooperation Project in Biology Teacher Education. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology. 9(2), 87-96

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.