Perbandingan Hasil Belajar Materi Sistem Pencernaan Makanan Pada Model Pembelajaran Reciprocal Teaching yang Menggunakan Game Smart Case Dengan yang Tidak Menggunakan Game Smart Case Peserta Didik SMA Negeri 1 Barru

Andi Irna Lestari Husni, Mushawwir Taiyeb, Fatmah Hiola

Sari

This study aims to determine the comparison learning outcomes digestive system material in reciprocal teaching learning model used game smart case with not used game smart case students SMA Negeri 1 Barru. The sample in this research is the students of class XI MIA 4 as experiment class 1 and class XI MIA 7 as experiment class 2 which amounts to 70 students obtained by using simple purposive sampling technique. This research uses quasi experimental research design pretest-posttest non equivalen comparison group design. The cognitive learning outcomes were measured using a multiple choice test of 30 numbers and a description test of 5 numbers on the dietary material of the digestive system. The data obtained were analyzed by descriptive statistic and inferential statistic using paired sample anacova test with significance level 0,05. The result of t test statistic for students' cognitive learning result is 0,004 means Ho is rejected and H1 accepted so that it can be concluded that there is a comparison learning outcomes digestive system material in reciprocal teaching learning model used game smart case with not used game smart case students.

Kata Kunci

game smart case; reciprocal teaching learning model; biology cognitive learning outcome

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abdurrahman. (2007). Meaningfull Learning Reinvensi Kebenaran Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Allen, S. (2003). An Analytic Comparison of Three Models of Reading Strategy Instruction. IRAL: International Review of Applied Linguistics in Language Teaching., 41(4), 319-339.

Anderson & Krathwohl (Ed.). (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen (Terjemahan oleh Agung Prihantoro). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, Suharsimi. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto, Suharsimi. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Dimyati & Moedjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Effendi, Nur. (2013). Pendekatan Pengajaran Reciprocal Teaching Berpotensi Meningkatkan Ketuntasan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA. Jurnal Pendidikan. Sidoarjo: Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Faozan, Ahmad. (2009). Penggunaan Metode Game Smart dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pembelajaran Nama-nama dan Tugas-tugas Malaikat Allah. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Haling, Abdul. (2007). Belajar dan Pembelajaran. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Hamalik, Oemar. (1994). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, Oemar. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamdayama, Jumanta. (2016). Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Hashey, J. M., & Connors, D. J. (2003). Learn from Our Journey: Reciprocal Teaching Action Research. Reading Teacher., 57(3), 224-233.

Hornby, A. S. (1974). Oxford Adventure Learner’s Dictionary of Current English. London: Oxford University Press.

Jones, R. (1999). Strategies for Comprehension Reciprocal Teaching. Htp:/www.curry.Edschool.virginia.edu/gd.readguest/star/rt.html.

Kemendikbud. (2015). Panduan Penilaian: Untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lazarus. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching dengan Game Smart Case Untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Ketuntasan Belajar Siswa Kelas VIII Pokok Materi Sistem Ekskresi Di SMPN 13 Malang. Jurnal Pendidikan. Malang: IKIP Budi Utomo Malang.

Lubriner. (2001). Reciprocal Teaching An Alternatif To Gate Keeping Practices. Http:/www.ased.org/aboutased/er/student/author/0111/lubriber.htm.

Minoy, J. (2002). Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Menggunakan Strategi Elaborasi Pada Pokok Bahasan Penyajian Data Statistik. Makalah. Disajikan dalam Penelitian TOT Pembelajaran Kontekstual (CTL) Untuk Instruktur Guru dan Dosen dari 24 Provinsi. Departemen Pendidikan Nasional. Bogor, Surabaya, dan Medan. September-November.

Munadi, Yudhi. (2008). Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar. Jakarta: Gaung Persada Press.

Munadi, Yudhi. (2012). Belajar Biologi dengan Game Smart. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Nur, M. (2000). Strategi-strategi Belajar. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Nur, M., & Wikandari. (2000). Strategi-strategi Belajar. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Palincsar, A. S., & Brown, A. L. (1984). Reciprocal Teaching of Comprehension-Fostering and Comprehension-Monitoring Activities Cognition and Instruction., 2, 117-175.

Pujiastuti, E. (2000). Penerapan Pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) dalam Perkuliahan di Jurusan Matematika Sebagai Wahana Peningkatan Kemampuan Mahasiswa Belajar Mandiri. Jurnal Matematika. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Pusat Kurikulum. (2006). Pembelajaan Tematik. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Purwanto. (2009). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanjaya, Wina. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharno. (2013). Prinsip-prinsip Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Supardi. (2015). Penelitian Autentik. Jakarta: Bumi Aksara.

Suprijono, A. (2009). Cooperative Learning Theory dan Aplikasi Paikem. Surabaya: Pustaka Pelajar.

Taiyeb, M., Bahri Arsad & Batari Rezky. (2012). Analisis Motivasi Berprestasi Siswa SMAN 8 Makassar dalam Belajar Biologi. Jurnal Bionature UNM., 13 (2), 77-82.

Taiyeb, M., & Mukhlisa, N. (2015). Hubungan Gaya Belajar dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanete Rilau. Jurnal Bionature UNM., 16 (1), 8-16.

Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran (2nded.). Jakarta: Rajawali Press.

Wilujeng, I. (2000). Reciprocal Teaching Sebagai Upaya Melatih Kemandirian Siswa dalam Proses Belajar IPA. Jurnal Pendidikan Matematika., 3(3), 45-51.

Zulkarnaeni, Hala Yusminah, & Taiyeb, M. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Biologi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sibulue. Jurnal Nalar Pendidikan. Makassar: Pascasarjana Universitas Negeri Makassar.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.