Motivasi Guru Bertahan Mengajar di Daerah Terpencil dalam Menghadapi Pendidkan di Era Globalisasi

Emy Yunita Rahma Pratiwi, Martiman Suaizisiwa Sarumaha, Nurul Hikmah, Hawwin Fitra Raharja, Muhammad Nuruddin

Abstract

Penelitian ini berfokus pada motivasi intrinsik serta ekstrinsik guru mengajar pada kabupaten Melawi, menitikberatkan di penyebab intrinsik dan ekstrinsik ketekunan penelitian pengajar dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan buat mengumpulkan berita mengenai motivasi intrinsik serta ekstrinsik pengajar buat melanjutkan mengajar pada Sekolah Dasar Negeri Sumberaji 2 Kecamatan Kabuh, Jombang menggunakan enam informan menjadi asal data primer. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi masalah. Wawancara, observasi, dan studi terdokumentasi dipergunakan menjadi taktik pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data, pengungkit data, dan penarikan konklusi merupakan teknik analisis data yg dipergunakan pada penelitian ini. Temuan penelitian ini adalah unsur motivasi intrinsik pengajar buat tetap berada pada kelas, mirip rasa tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak pada pedesaan, guru memandang pekerjaannya menjadi profesi yang mulia, dan guru menerima pengakuan positif dari rakyat. Aspek insentif ekstrinsik mencakup kerjasama guru, kantor yang menyenangkan, dan penilaian dan supervisi kepala sekolah. Motivasi serta ketekunan pengajar dalam mengajar ialah 2 kata yang timbul di benak waktu memikirkan penelitian ini.

Keywords

Motivasi Guru, dan Ketekunan dalam Mengajar

References

Arikunto. (2010). Prosedur Penilaian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Creswell John W (2012), Educational Research. Fourth Edition, Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Pearson. University of Nebraska-Lincoln.

Hamzah B Uno, Nina Lamatenggo, (2012). Teori Kinerja dan Pengukurannya. Bumi Aksara.

Imam Wahyudi, (2012). Mengejar Profesional Guru. Strategi praktis mewujudkan citra guru profesional. PrestasibPustaka Publisher.

Ivancevich, Matteson, Konopaske, 2008. Organizational Behavior and Management . Published by McGraw-Hill.

Joko Purnomo, (2012). Motivoasi Kerja Guru SMP Negeri 2 di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Tesis Program Pasca Sarjana Administari Pendidikan. FKIP Untan.

Lutfi Fauji Ridwan (2014) Pengaruh Motivasi Intrinsik Dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Kinerja Perawat Suatu Kajian Literatur. Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Bandung.

Mangkunegara, A.P. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Maryono. 2012. Preparedness Assament tools for Indonesia. Jakarta: UNESCO


Moleong, L. (2013). Metodologi Penelitian Kulitatif Bandung: P.T. Remaja Rosdakarya.

Muhammad Yuri Gagarin, Saleh Pallu, Baharuddin ST, (2012), Pengaruh Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur. Depertemen Pendidikan Nasional Kabupaten Alor NTT, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Makassar.

Prawirosentono, 1999. Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta : BPFE. Purnama Sejati (2012), Hubungan Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Guru

dan Karyawan di SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta.

Robbins, S. dan Judge, T. (2011). Organizational Behavior: Global Edition.Upper Saddle River, New Jersey: Pearson Education, Inc.

Sardiman. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Siagian, S. (2012).Teori Motivasi dan Aplikasinya.Jakarta: Rineka Cipta.

Sri Eko Purwanto, Mashudi, Bambang Budi Utomo, (2012), Analisis Motivasi Intrinsik dan Ektrinsik Guru Ekonomi SMAN 1 Mempawah Hulu Kabupaten Landak. FKIP Untan.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Sudijono, Anas, 2010, Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

Theresia Linneke Widiastuti (2008). Hubungan Antara Kedisiplinan dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Santo Bernardus Pekalongan. Pustaka Unika. Semarang.

Walgito, (2002). Pengantar Psikologi Umum. Penerbit ANDI Yogyakarta.

……..Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 57 tahun 2005 tentang Desa

…….Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 pasal 1 ayat 17 Tentang daerah terpencil. Pemerintah Republik Indonesia

…….Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Pemerintah Republik Indonesia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.