Kecemasan statistik mahasiswa: Sebuah analisis pada mahasiswa pendidikan kesejahteraan keluarga di berbagai tahapan pembelajaran

Maya Oktaviani, Tarma Tarma

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kecemasan statistik mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) berdasarkan tahapan pembelajaran (belum, sedang, dan telah menempuh mata kuliah). Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, penelitian ini melibatkan 250 mahasiswa Program Studi PKK Universitas Negeri Jakarta yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kecemasan statistik dan dianalisis melalui uji one-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat kecemasan statistik antar kelompok mahasiswa (F = 3,055; p = 0,049). Temuan utama mengungkapkan bahwa mahasiswa yang belum menempuh mata kuliah Statistika memiliki tingkat kecemasan tertinggi dibandingkan kelompok yang sedang (p = 0,025) maupun yang telah mengikuti perkuliahan (p = 0,018). Disimpulkan bahwa kecemasan statistik dipengaruhi oleh pengalaman formal dalam pembelajaran subjek tersebut. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pedagogis yang adaptif, seperti program orientasi dan peningkatan efikasi diri, untuk mereduksi kecemasan mahasiswa sebelum memulai perkuliahan statistika guna mengoptimalkan performa akademik mereka.

 

Students’ anxiety toward statistics: An analysis of family welfare education students at various stages of learning

 

Abstract: This study aims to analyze the differences in statistical anxiety levels among Family Welfare Education (PKK) students based on their learning stages (pre-course, ongoing, and post-course). Using a comparative quantitative approach, the study involved 250 students from the PKK Study Program at Universitas Negeri Jakarta, selected via convenience sampling. Data were collected using a validated statistical anxiety scale and analyzed using one-way ANOVA. The results indicate a significant difference in statistical anxiety levels across the groups (F = 3.055; p = 0.049). Key findings reveal that students who have not yet taken the Statistics course exhibit the highest anxiety levels compared to those currently enrolled (p = 0.025) and those who have completed the course (p = 0.018). It is concluded that statistical anxiety is significantly influenced by formal exposure to the subject. This study emphasizes the need for adaptive pedagogical strategies, such as orientation programs and self-efficacy enhancement, to reduce anxiety before students begin the course to optimize their academic performance.

Keywords

kecemasan statistik; mahasiswa; pembelajaran Statistika

Refbacks

  • There are currently no refbacks.