Komunikasi asertif guru sekolah dasar: Perspektif siswa terhadap etika vokal dan penguatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika implementasi komunikasi asertif guru sekolah dasar melalui perspektif siswa, dengan fokus pada dimensi etika vokal dan penguatan (reinforcement). Menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian melibatkan 126 siswa di SD Negeri 198 Bengkulu Utara yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme dalam profil komunikasi guru: terdapat konsistensi tinggi dalam menghindari pelabelan negatif (85,7%), namun 30,9% siswa melaporkan ketidakstabilan etika vokal saat situasi emosional. Dalam aspek penguatan, guru lebih dominan memberikan apresiasi afektif non-material (46,8%) dibandingkan penguatan material (50,8% tidak pernah). Temuan ini menegaskan bahwa asertivitas guru sangat bergantung pada regulasi emosi yang termanifestasi dalam stabilitas vokal dan dominansi penguatan sosial. Disimpulkan bahwa efektivitas asertivitas memerlukan sinkronisasi antara pesan verbal dan ketenangan vokal guna menjamin keamanan psikologis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan vocal coaching dan manajemen stres bagi guru untuk meminimalisir kebocoran emosional di kelas serta menyarankan studi longitudinal terkait dampak penguatan afektif terhadap motivasi intrinsik siswa.
Assertive communication by elementary school teachers: Students’ perspectives on vocal ethics and reinforcement
Abstract: This study aims to analyze the dynamics of assertive communication implementation among elementary school teachers from the students' perspective, focusing on vocal ethics and reinforcement dimensions. Employing a descriptive quantitative design, the research involved 126 students at SD Negeri 198 North Bengkulu, selected through proportional random sampling. The results reveal a dualism in teacher communication profiles: high consistency in avoiding negative labeling (85.7%), yet 30.9% of students reported instability in vocal ethics during emotional situations. Regarding reinforcement, teachers predominantly provided non-material affective appreciation (46.8%) compared to material reinforcement (50.8% never). These findings emphasize that teacher assertiveness is highly dependent on emotional regulation, manifested in vocal stability and the dominance of social reinforcement. It is concluded that effective assertiveness requires synchronization between verbal messages and vocal calmness to ensure students' psychological safety. The study recommends vocal coaching and stress management training for teachers to minimize emotional leakage in the classroom and suggests longitudinal studies on the impact of affective reinforcement on students' intrinsic motivation.
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.



