KELAYAKAN MODUL IPA SMP/MTS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SUHU DAN PEMUAIAN

Wahyu Tri Sajiwo, Sarwanto Sarwanto, Ashadi Ashadi

Abstract


Pendidikan sains adalah pendidikan yang memiliki kontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan khususnya mata pelajaran IPA. Pembelajaran IPA di SMP/MTs masih banyak yang menggunakan metode konvensional, belum berbasis masalah dan belum digunakan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis karakteristik modul IPA berbasis Problem Based Learning yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan pemuaian; 2) menganalisis kelayakan modul IPA berbasis Problem Based Learning yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan pemuaian; 3) menganalisis efektivitas modul IPA berbasis Problem Based Learning yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan pemuaian. Pengembangan modul berbasis Problem Based Learning ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan 4-D Model Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Modul divalidasi oleh 3 dosen ahli (ahli materi, ahli bahasa dan ahli media), 2 reviewer dan 2 peer reviewer. Modul IPA berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan diujicoba terbatas pada 10 orang siswa Kelas VII A. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: 1) karakteristik modul IPA yang dikembangkan memuat tahapan Problem Based Learning pada setiap kegiatan belajar disertai dengan komponen indikator kemampuan berpikir kritis; 2) modul dikategorikan layak digunakan berdasarkan hasil validasi dan dianalisis menggunakan cut off score dengan persentase keidealan 92,0%, hasil respon dari siswa modul layak digunakan (85,7%), dan hasil respons guru dalam tahap penyebaran modul layak digunakan (88,2%)


Keywords


modul; problem based learning; berpikir kritis; suhu; pemuaian

rticle

References


Adnyana, G. P. (2012). Keterampilan Berfikir Kritis dan Pemahaman Konsep Siswa Pada Model Siklus Belajar Hipotesis Deduktif, Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, Vol 45 No 3 : 201-209.

Aryani, Ima. (2015). Pengembangan Modul Problem Based Learning (PBL) pada Materi Populasi Hewan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret. Jurnal Inkuiri. ISSN: 2252-7893, Vol 4, No. 3, 2015 (hal 68-77).

Bransford, J.D.dan Donovan, M.S. (2005). How Students Learn: Mathematics in the Classroom. Washington DC: National Academy Press.

Buffington, Melanie L. (2002). Contemporary Approaches to Critical Thinking and The World Wide Web. Journal arteducation. Vol.72 (43). Virginia commonwealth University.

Darmawan, N. H. (2008). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Masalah pada Konsep Pencemaran Lingkungan. Jurnal Universitas Pendidikan Indonesia.

Daryanto. (2013). Menyusun Modul Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Yogyakarta: Gavamedia

Husniyati, Afrida. (2016). Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) disertai Diagram Pohon pada Materi Fotosintesis Kelas VIII SMP Negeri 1 Sawoo. Jurnal Inkuiri. ISSN: 2252-7893, Vol 5, No. 2, 2016 (hal 30-39).

Meltzer, D.E. (2002). The Relationship between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gains in Physics: A Possible “Hidden Variable” in Diagnostic Pretest Scores. American Journal of Physics. 70 (2).

Poerwadarminta. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka : Jakarta.

Polanco, R. (2004). Effects of a problem-based learning program on engineering students’ academic achievements in a Mexican university. Innovations in Education and Teaching International 41 (2) : 145–155.

Rubi, A. P. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Diklat Praktik Dasar Instalasi Listrik di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Abstrak Hasil Penelitian IKIP Yogyakarta. Yogyakarta: Lembaga Penelitian.

Schafersman, S.D. (1991). An Introduction to Critical Thinking. Diakses lewat http://www.freeinquiry.com/critical-thinking.html.

Thiagarajan, Sivasailam, Dkk. (1974). Instructional Development For Training Teachers of Exeptional Children. Minesota : Indiana University.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovativ Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Winarno. (2014). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) pada Tema Energi. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Winnie, Septiani. (2009). Pendekatan Kombinasi Metode AHP Dan Metode Cut Off Point Pada Tahap Analisis Keputusan Perancangan Sistem Informasi Penjualan. PT.X. JATI UNDIP, IV (3). pp. 218-227. ISSN 1907 – 1434




DOI: https://doi.org/10.20961/inkuiri.v8i2.37750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA 
ISSN 2252-7893 (print) | 2615-7489 (online)
Organized by Magister Pendidikan Sains
Published by Universitas Sebelas Maret
W : https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/
E  : inkuiri@fkip.uns.ac.id

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

View INKUIRI Stats

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0