Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme di Desa Plumbon Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen

Bayu Dwi Styawan, Bima Priyamoko

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah organik berpotensi mengurangi timbulan sampah rumah tangga dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, rendahnya kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam memilah serta mengolah sampah organik secara tepat masih menjadi permasalahan yang menyebabkan sampah organik belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Program dilaksanakan kepada 20 peserta melalui tahapan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui perbandingan skor pretest dan posttest terkait pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan eco enzyme yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan nilai pretest dan posttest yang dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setelah kegiatan (p < 0,001). Peserta juga berhasil menghasilkan eco enzyme dengan karakteristik sesuai standar fermentasi, yaitu berwarna cokelat tua, beraroma asam khas, memiliki pH 3, dan berhasil difermentasi selama 90 hari. Pendampingan turut meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan pembuatan eco enzyme secara mandiri. Program ini efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Keywords

pemberdayaan masyarakat; eco enzyme; pengelolaan sampah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.