Identifikasi Miskonsepsi Konsep Gaya dan Gerak Di SD Berbantuan AI

Aulia Saputri, Annisatun Khofifah, Mia Amelia Agustin, Jesi Nanda Pratiwi, Laely Ramadhani, Aris Naeni Dwiyanti

Abstract

Miskonsepsi pada materi gaya dan gerak merupakan salah satu hambatan mendasar dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena dapat membentuk pemahaman ilmiah yang keliru dan bertahan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk miskonsepsi yang dialami siswa kelas IV SD Negeri Jangrana, mengungkap faktor penyebabnya, serta menganalisis implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi muncul dalam bentuk penalaran yang terlalu berorientasi pada pengalaman konkret, pemahaman konsep yang parsial, kesalahan penalaran ilmiah, serta kekeliruan dalam memahami hubungan antara gaya dan gerak. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman sehari-hari, keterbatasan bahasa ilmiah, dan kesulitan memahami konsep abstrak menjadi faktor dominan penyebab miskonsepsi. Oleh karena itu, identifikasi dini miskonsepsi diperlukan sebagai landasan untuk merancang pembelajaran yang lebih reflektif, bermakna, dan berpusat pada perkembangan pemahaman konseptual siswa

Keywords

miskonsepsi; gaya dan gerak; IPAS; sekolah dasar; pemahaman konseptual

References

Amalia, N. F. (2024). Analisis pembelajaran IPAS MI pada kurikulum merdeka dalam opyimulasi pemahaman budaya lokal Probolinggo. JURNAL IKA : IKATAN ALUMNI PGSD UNARS Vol., 15(2), 106–120.

Ames, H., Glenton, C., & Lewin, S. (2019). Purposive sampling in a qualitative evidence synthesis : a worked example from a synthesis on parental perceptions of vaccination communication. BMC Medical Methodology, 4(19), 1–9.

Amirul Mukminin, N. M., & Muslimin. (2025). Faktor-faktor penyebab miskonsepsi peserta didik pada materi sains sekolah dasar di kota parepare. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(3), 218–225.

Fariza, A., Hasibuan, A. U. H., Simamora, E. C., Ermawan, M. H., S, N. S., Mirzah, N., & Gaol, S. I. L. (2025). Miskonsepsi siswa sekolah dasar tentang konsep IPA : studi kasus di kelas VI SDN 024755. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(2), 207–217.

Hasanah, N. A. I., Nisa, K., Nismara, L. S., & Himmah, W. I. (2025). Analisis miskonsepsi materi gaya dan gerak mata pelajaran IPAS pada siswa kelas IV MI Ma’Arif Mangunsari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 15770–15778. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4376

Izza, R. I., Nurhamidah, & Elvinawati. (2021). Analisis miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik esai berbantuan cri ( certainty of response index ) pada pokok bahasan asam basa. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Kimia, 5(1), 55–63.

Lin, L., Bin, M., & Talib, A. (2025). Exploring the relationship between domain-specific self-efficacy and motivation among university students : a systematic review ( 2019 – 2024 ). Frontiers in Psychology, 16, 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1702507

Lubis, F. U., Ratno, S., Halawa, C. N., Zahra, K. L., Luthfia, N. A., & Capah, Y. E. (2025). Analisis pembelajaran IPA dalam upaya peningkatan pemahaman konsep pada materi gaya dan gerak. JURNAL INOVASI SEKOLAH DASAR, 2(4), 221–227.

Mashuri, Ibrahim, M., & Aziza, U. (2021). Perubahan konsepsi IPA siswa kelas IV SDN kapasari 1 surabaya melalui modifikasi model pemerolehan konsep (Concept Attainment Model). Jurnal Education and Development, 9(1), 341–345.

Nasution, R. H., Wijaya, T. T., Putra, M. J. A., & Hermita, N. (2021). Analisis miskonsepsi siswa SD pada materi gaya dan gerak. Journal of Natural Science and Integration, 4(1), 11–21.

Nurasyipha, A., Fauzi, A. M., Fitri, K. N., Karimah, W., & Rahayu, T. G. (2025). Analisis konseptual pengenalan luas dan keliling bangun datar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(4), 8823–8830.

Prahasdita, I. N., Ngazizah, N., Ratnaningsih, A., Guru, P., Dasar, S., & Purworejo, U. M. (2024). Identifikasi miskonsepsi siswa tentang materi magnet di sekolah dasar. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 17(1), 164–177. https://doi.org/: https://doi.org/10.26418/jvip.v17i1.87125

Rahmawati, P., & Kurniawati, W. (2024). Miskonsepsi pembelajaran IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Penelitian & Artikel Pendidikan, 16(02), 383–394.

Resbiantoro, G., & Nugraha, A. W. (2017). Miskonsepsi mahasiswa pada konsep dasar gaya dan gerak untuk sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 80–87.

Respasari, B. N., Santika, H. D., Hasana, Y., Hikmawati, & Rokhmat, J. (2022). Analisis miskonsepsi siswa pada topik pelajaran tentang gaya gesek. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Fisika Indonesia Analisis, 4(2), 8–11. https://doi.org/10.29303/jppfi.v4i2.187

Rustanti, E. Y., Robikhah, N., & Handayani, N. (2024). Implikasi pembelajaran saintifik pada pembelajaran IPAS Sekolah Dasar dalam perspektif teori konstruktivisme. Jurnal ILmiah Mitra Swara Ganesha, 11(1), 8–13.

Sabila, I. (2025). Analisis level miskonsepsi materi sistem peredaran darah manusia di SD. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(03), 265–274.

Sari, N. M., Lestari, I., & Nasbey, H. (n.d.). Studi Literatur : Miskonsepsi IPA pada siswa sekolah dasar. 462–473.

Simatupang, F., & Ananda, L. J. (2025). Analysis of Elementary Students ’ Misconceptions Using the Two- Tier Multiple-Choice Test Method in Natural and Social Sciences Learning Analisis Miskonsepsi Siswa Sekolah Dasar dengan Metode Two- Tier Multiple Choice Test pada Pembelajaran IPAS. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.24256/pijies.v8i1.6357

Wardani, R. D., Subayani, N. W., & Sari, A. D. I. (2025). Analisis miskonsepsi sains di kelas V UPT SD Negeri 16 Gresik.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.