Efektivitas Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD pada Mata Pelajaran IPAS

Aulia Rokhatus Damayanti, Zihan Zaskia Syahramdani, Maulana Daffa Akhsan, Dewi Indrapangastuti

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah akibat dominasi pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui integrasi pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (literature review) dengan menelusuri artikel ilmiah dari Google Scholar dan Mendeley terbitan tahun 2016-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi STEAM pada mata pelajaran IPAS mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan dan berdampak pada literasi sains melalui kegiatan problem-solving yang relevan dengan kehidupan nyata. Kendati demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi beberapa kendala, di antaranya mencakup kompetensi guru yang belum merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di banyak sekolah. Dismpulkan bahwa pembelajaran STEAM efektif diterapkan pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar, namun keberhasilannya memerlukan dukungan pelatihan guru yang intensif dan penyediaan infrastruktur yang memadai.

Keywords

Keterampilan berpikir kritis; STEAM; IPAS; Sekolah Dasar; Studi kepustakaan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.