Kontribusi Regulasi Emosi terhadap Perilaku Aggressive Driving pada Remaja di Kota Bukittinggi
Abstract
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja di Kota Bukittinggi mengindikasikan adanya perilaku aggressive driving yang dipengaruhi oleh kemampuan regulasi emosi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi regulasi emosi terhadap perilaku aggressive driving pada remaja di Kota Bukittinggi. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja berkaitan dengan perilaku berkendara agresif serta ketidakmampuan mengelola emosi secara adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 remaja berusia 15–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui Skala Regulasi Emosi berdasarkan teori Gross dan John serta Skala Aggressive Driving Behavior berdasarkan teori Houston et al. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki kontribusi negatif yang signifikan terhadap perilaku aggressive driving, yang berarti semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah perilaku berkendara agresif pada remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi emosi sebagai upaya preventif dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas pada remaja.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.




