Menanamkan kesadaran sosial dan ekologis pada siswa sekolah dasar: upaya menuju pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan
Abstract
This study aims to analyze strategies for instilling social and ecological awareness in elementary school students as part of the implementation of Education for Sustainable Development (ESD). Sustainability awareness is considered important to be formed from an early age considering the increasingly complex global challenges such as environmental damage and social inequality. Using a qualitative approach based on literature review, this study examines the integration of sustainability values in the thematic curriculum, the application of contextual learning approaches (such as PjBL, PBL, experiential, and service learning), and the role of teachers as role models and facilitators of values. Furthermore, it discusses the role of school culture and environment as well as support from national education policies such as the Independent Curriculum and the Pancasila Student Profile. The study results indicate that the success of ESD at the elementary school level is strongly influenced by the synergy between the curriculum, learning methods, teacher capacity, institutional support, and community involvement. This study recommends the importance of strengthening teacher training, providing contextual teaching media, and developing a school culture that supports the internalization of sustainability values in a comprehensive and sustainable manner.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
V. Lamanauskas dan D. Malinauskienė, “Education for sustainable development in primary school: Understanding, importance, and implementation,” 2024. [2] Silvia, “Peran Pendidikan Berkelanjutan dalam Mengatasi Krisis Lingkungan Global,” Revo EDU. Diakses: 30 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://revoedu.org/peran-pendidikan-berkelanjutan-dalam-mengatasi-krisis-lingkungan/ [3] A. Ruswendi, S. F. Sahrul, dan Y. E. Patras, “Implementasi EducationforSustainableDevelopment(ESD) melalui Pengelolaan Sampah di Sekolah Dasar,” Semin. Nas. Pendidik. Dasar, vol. 1, 2024. [4] A. Mulyadiprana, A. Yulianto, G. Hamdu, dan A. R. Putri, “Rancang Bangun Kegiatan Pengenalan Green Behavior: Penerapan Program ESD di Sekolah Dasar,” J. Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 2, 2022. [5] D. Nurwidiawati, “Integrasi EducationforSustainableDevelopment(ESD) Berbasis Teknologi Sekolah Dasar,” Semin. Nas. Pendidik. Dasar Ke-1, vol. 1, 2024. [6] J. Creswell, Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: SAGE Publication, 2009. [7] K. Bordie, “Lawrence Kohlberg’s Stages of Moral Development and Theory.” Diakses: 30 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.earlyyears.tv/lawrence-kohlbergs-stages-of-moral-development-and-theory/ [8] D. Widoresmi dan N. Nugraheni, “Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Penunjang dalam Mewujudkan Gaya Hidup Berkelanjutan,” J. Penelit. Pendidik. Indones., vol. 1, no. 3, 2024. [9] M. P. Pratama, R. Dewi, dan A. Pertiwi, “Penguatan Profil Pancasila Berbasis Digital Bagi Guru Di Sd Tana Toraja: Upaya Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka,” Resona J. Ilm. Pengabdi. Masy., vol. 8, no. 2, 2025. [10] N. Listiawati, “Pelaksanaan Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Oleh Beberapa Lembaga,” J. Pendidik. Dan Kebud., vol. 19, no. 3, 2013. [11] R. Corvers, “(PDF) Problem-Based and Project-Based Learning for Sustainable Development,” Springer, vol. 1, no. 5, 2016, Diakses: 30 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/289522448_Problem-Based_and_Project-Based_Learning_for_Sustainable_Development [12] N. L. N. Zulfah, S. Purnamasari, dan D. Abdurrahman, “Implementasi problem based learning (PBL) terintegrasi education for sustainable development (ESD) terhadap literasi lingkungan siswa pada topik energi,” J. Kaji. Pendidik. IPA, vol. 4, no. 1, Art. no. 1, Mar 2024, doi: 10.52434/jkpi13424. [13] R. Pratiwi dan H. Setiowati, “The Implementation of Education for Sustainable Development-Oriented Problem-Based Learning in Practical Work for Making Alum,” JEC, vol. 4, no. 2, Art. no. 2, Des 2022, doi: 10.21580/jec.2022.4.2.13500. [14] E. Marthinu dan N. Nadiroh, “Pengaruh Experiential Learning Dan Pengetahuan Pembangunan Berkelanjutan Terhadap Berpikir Analitik Masalah Lingkungan,” J. Ilm. Pendidik. Lingkung. Dan Pembang., vol. 18, no. 02, Art. no. 02, Sep 2017, doi: 10.21009/PLPB.182.03. [15] S. A. Pradanna dan H. Irawan, “Integrasi Pembelajaran Service Learning Dalam Pendidikan Kewarganegaraan: Membangun Keterlibatan Aktif Dan Pemahaman Sosial Siswa Pada Kurikulum Merdeka,” Bhineka Tunggal Ika Kaji. Teori Dan Prakt. Pendidik. PKN, vol. 11, no. 1, 2024. [16] F. Aini dan Z. H. Ramadan, “Peran Guru Dalam Mengembangkan Nilai Etika Dan Moral Peserta Didik Sekolah Dasar,” Elem. Sch. Educ. J., vol. 8, no. 2, 2024. [17] D. R. Tinambunan, D. E. Pratama, J. A. Simbolon, M. Sinaga, M. Ansar, dan R. Y. Siahaan, “Keteladanan Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa,” J. Yudistira Publ. Ris. Ilmu Pendidik. Dan Bhs., vol. 2, no. 3, 2024. [18] N. M. Yusuf dan A. A. Ahsan, “Gambaran Karakteristik Siswa Melalui Keteladanan Guru,” Didakt. J. Kependidikan, vol. 12, no. 4, 2023. [19] Y. T. Gustian, Z. H. Rahmat, dan G. Gusmaneli, “Peran Strategi Pembelajaran Reflektif dalam Menumbuhkan Kesadaran Religius Siswa,” J. Pendidik. Dirgant., vol. 2, no. 2, 2025. [20] V. A. Purnama dan D. C. Nurani, “Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Berorientasi Education For Sustainable Development (ESD) Di Sekolah Dasar,” SAP Susunan Artik. Pendidik., vol. 9, no. 3, 2025. [21] A. Fawwaz, “Pemberdayaan Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan Menuju Sekolah Bermutu,” J. Ter. Ilmu – Ilmu Sos., vol. 6, no. 2, 2024. [22] D. A. Juhri, I. D. Syafitri, F. N. Putri, R. A. Shinta, dan E. R. Ermila, “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Membentuk Generasi Emas 2045,” J. Penelit. Multidisiplin Terpadu, vol. 8, no. 11, 2024. [23] M. N. Abdullah, “Peran Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Siswa di SD Rumah Sekolah Cendekia Makassar,” vol. 4, no. 2, 2024. [24] E. Puspitasari, “SDGs-based adaptive curriculum model to improve education quality in the digital age,” Inov. Kurikulum, vol. 22, no. 1, 2024. [25] A. N. Setiaputri dan Nadlir, “Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Tema Projek Gaya Hidup Berkelanjutan Di Sekolah Dasar,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 8, no. 3, Art. no. 3, 2023, doi: 10.23969/jp.v8i3.11267. [26] N. C. Thomson, “Teologi Sosial dan Isu Lingkungan: Membangun Kesadaran Ekologis Berbasis Spiritual,” J. Pendidik. Agama Dan Katolik, vol. 2, no. 1, 2025. [27] D. Hermansyah dan M. Ali, “Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Di Madrasah Ibtidaiyah,” J. Studi Pendidik. Islam, vol. 8, no. 1, 2025. [28] A. S. R. Amanullah, S. N. Syarifah, dan Z. S. Rachma, “Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Kurikulum Merdeka untuk PAUD,” J. Almurtaja J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, 2023. [29] H. Hikmatunnisa, Z. K. Lathifah, dan S. Laeli, “Peran Guru Dalam Penerapan Metode Pembelajaran Experiential Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Di Maitreechit Wittayathan School Bangkok Thailand,” AL – KAFF J. Sos. Hum., vol. 2, no. 6, Jan 2025, Diakses: 30 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://ojs.unida.ac.id/al-kaff/article/view/15654 [30] P. Fadila dan W. Masruroh, “Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas Perspektif Teori Pendidikan Modern,” J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 8, no. 2, 2025. [31] D. Setiawan, I. Purbasari, dan N. Fajrie, “Pendidikan Kolaboratif Berbasis Ekologi Lingkungan (Studi Sumber Mata Air Wonosoco),” vol. 3, no. 1, 2020. [32] H. F. Effendi, Rasmitadila, dan H. D. Hasnin, “Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Tema Gaya Hidup Berkelanjutan di Kelas IV SDN Ciranjang,” Karimah Tauhid, vol. 3, no. 9, Sep 2024, Diakses: 30 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/15413
Refbacks
- There are currently no refbacks.



