Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi sma kelas x

Alfin Amanatus Sa'adah, Puguh Karyanto, Nurmiyati Nurmiyati

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan  multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi SMA kelas X. ; (2) menguji kelayakan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi SMA kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan Four-D Models (4D) yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dalam penelitian ini dimodifikasi menjadi Three-D Models (3D). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan karakteristik multimedia interaktif berbasis articulate storyline ekologi, yaitu memiliki media bersifat interaktif, media bersifat mandiri dan pendalaman konsep ekologi. Karakteristik multimedia interaktif berbasis articulate storyline ekologi memfasilitasi pembelajaran ekologi populasi, ekologi komunitas, dan ekologi ekosistem.  Kelayakan media menunjukkan penilaian sebesar 89% dari ahli media, 89% dari ahli pembelajaran, 92% dari respon praktisi/ guru dan  95% dari respon siswa. Disimpulkan bahwa media layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi pada materi ekologi KD 3.10 kelas X.

 

EN

The development of interactive multimedia based on articulate storyline at ecology learning for class x high school. This study aims to: (1) develop an interactive multimedia based on articulate storylines at  ecology learning for class X high school. ; (2) to test the feasibility of an interactive multimedia based on articulate storylines at  ecology learning for class X high school. This research is a Research and Development (R&D)  with a Four-D Models (4D) by Thiagarajan, in this study was modified into Three-D Models (3D). The data collection technique was carried out by questionnaire. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of research and development showed the characteristics of interactive multimedia based on articulate storylines are having interactive media, independent media, and deepening of ecological concepts. The characteristics of interactive multimedia based on articulate storylines that facilitate learning about population ecology, community ecology, and ecosystem ecology. The feasibility of the media showed an assesment of 89% from media experts, 89% from learning experts, 92% from practitioner/teacher responses and 95% from student responses. It was concluded that the media was suitable to be used as a medium for learning biology  in the KD 3.10 class X ecology material.

Kata Kunci

Multimedia interaktif; Articulate storyline; Ekologi;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Alqadri, S. N. Z., Iriani, R., & Hamid, A. (2021). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menggunakan articulate storyline dengan model pembelajaran auditory, intellectually dan repetition (AIR) pada materi larutan penyangga. Journal of Chemistry And Education, 4(3), 108–115.

Armansyah, F., Sulton, S., & Sulthoni, S. (2019). Multimedia interaktif sebagai media visualisasi dasar-dasar animasi. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 2(3), 224–229. https://doi.org/10.17977/um038v2i32019p224

Arnada, E. Z., & Putra, R. W. (2018). Implementasi multimedia interaktif pada paud nurul hikmah sebagai media pembelajaran. Jurnal Idealis, 1(5), 393–400.

Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran (17th ed.). Raja Grafindo Persada.

Asrul, . (2015). Pengembangan media pembelajaran interaktif pelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi Dalam Pendidikan, 2(2), 268–276. https://doi.org/10.24114/jtikp.v2i2.3303

Bakri, R. (2021). Pengembangan modul digital interaktif dalam pembelajaran statistika terapan menggunakan learning management system berbasis moodle. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 4(1), 75–85.

Berkup, S. B. (2014). Working with generations X and Y in generation Z period: Management of different generations in business life. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(19), 218–229. https://doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n19p218

Cahdriyana, R. A., & Richardo, R. (2016). Karakteristik Media Pembelajaran Berbasis Komputer. AlphaMath Journal of Mathematics Education, 2(2), 1–11.

Crysty, V., Manurung, B., & Syarifuddin, S. (2017). Pengembangan kegiatan mini-lab pada topik ekologi dan lingkungan untuk siswa kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Biologi, 6(3), 376–380. https://doi.org/10.24114/jpb.v6i3.8045

Dewi, F. F., & Handayani, S. L. (2021). Pengembangan media pembelajaran video animasi en-alter sources berbasis aplikasi powtoon materi sumber energi alternatif sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2530–2540.

Fadila, U. L., & Basit, A. (2020). Penerapan media pop-up book untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SDN Kebonsari Kulon I Kota Probolinggo. ASANKA: Journal of Social Science And Education, 1(2), 67–75. https://doi.org/10.21154/asanka.v1i2.2199

Garsinia, D., Kusumawati, R., & Wahyuni, A. (2020). Pengembangan media pembelajaran video animasi menggunakan software powtoon pada materi SPLDV. Jurnal Riset Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM), 3(2), 44. https://doi.org/10.26740/jrpipm.v3n2.p44-51

Gerde, H. K., Schachter, R. E., & Wasik, B. A. (2013). Using the scientific method to guide learning: An integrated approach to early childhood curriculum. Early Childhood Education Journal, 41(5), 315–323. https://doi.org/10.1007/s10643-013-0579-4

Januarisman, E., & Ghufron, A. (2016). Pengembangan media pembelajaran berbasis web mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk siswa kelas VII. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 3(2), 166. https://doi.org/10.21831/jitp.v3i2.8019

Kholifah, N., & Santosa, A. B. (2016). Pengembangan media pembelajaran menggunakan software articulate pada mata pelajaran elektronika dasar kelas X TAV di SMK Negeri 1 Madiun. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 5(1), 265–270.

Krathwohl, D. R. (2002). A revision of bloom’s taxonomy: An overview. Theory Into Practice, 41(4), 212–218.

Levickaite, R. (2010). Generations x, y, z: How social networks form the concept of the world without borders. Limes, 3(2), 170–183. https://doi.org/10.3846/limes.2010.17

Lukitawati, P. (UNIKAL). (2014). Pengembangan media pembelajaran matematika berbasis ICT (information and communication technology) melalui pendekatan SAVI (somatic, auditory, visual, and intellectual) pada materi geometri transformasi kelas VII di SMP ma’had islam Pekalongan. Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(2), 42–50. http://jurnal.unikal.ac.id/index.php/Delta/article/view/433/395

Maulani, S., Nuraisyah, N., Zarina, D., Velinda, I., Aeni, A. N., Guru, P., Dasar, S., & Pendidikan, U. (2022). Analisis penggunaan video sebagai media pembelajaran terpadu terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia (JPTI), 2(1), 19–26.

Mohd Elmagzoub, B. A. (2015). For effective use of multimedia in education, teachers must develop their own educational multimedia applications. Turkish Online Journal of Educational Technology, 14(4), 62–68.

Mudhakiyah, Z., Wijayati, N., Haryani, S., & Nurhayati, S. (2022). Pengembangan instrumen penilaian aspek psikomotorik peserta didik pada praktikum pembelajaran kimia materi laju reaksi. Chemistry in Education, 11(2), 166–172.

Munir. (2012). Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. In Alfabeta (Vol. 58, Issue 12). Alfabeta.

Nopriyanti, N., & Sudira, P. (2015). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 5(2). https://doi.org/10.21831/jpv.v5i2.6416

Nur, F. M. (2012). Pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran sains kelas V SD pada pokok bahasan makhluk hidup dan proses kehidupan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1), 67–78.

Nurfadilah, Z., & Rochintaniawati, D. (2021). Analisis miskonsepsi materi ekosistem pada siswa kelas X. ISEJ: : Indonesian Science Education Journal, 2(3), 151–157. https://digilibadmin.unismuh.ac.id

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Misykat, 03(01), 171. https://media.neliti.com/media/publications/271164-pengembangan-media-pembelajaran-untuk-me-b2104bd7.pdf

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018.

Purnama, S. I., & Asto B, I. G. P. (2014). Pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan software articulate storyline pada mata pelajaran teknik elektronika dasar kelas X TEI 1 di SMK Negeri 2 Probolinggo. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 3(2), 275–279. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/8529/3930

Pusat Penilaian Pendidikan. (2021). Laporan Hasil Ujian Nasional SMA/ MA. https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/hasil-un/

Rianto, R. (2020). Pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3. Indonesian Language Education and Literature, 6(1), 84. https://doi.org/10.24235/ileal.v6i1.7225

Rohmah, F. N., & Bukhori, I. (2020). Pengembangan media pembelajaran interaktif mata pelajaran korespondensi berbasis android menggunakan articulate storyline 3. Economic & Education Journal, 2, 169–182.

Royani, I., Mirawati, B., & Jannah, H. (2018). Pengaruh model pembelajaran langsung berbasis praktikum terhadap keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 6(2), 46. https://doi.org/10.33394/j-ps.v6i2.966

Sachriani, & Yulianti, Y. (2020). Analisis Pengetahuan Dan Respon Siswa Terhadap Media Pembelajaran Cd Interaktif Tentang Pengolahan Kue Kontinental Pada …. JPD: Jurnal Pendidikan Dasar, 7–20. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/psdpd/article/view/17728

Setyaningrum;, T. W., Rahayu;, E. S., & Setiati, N. (2015). Pembelajaran berbasis proyek pembuatan miniatur ekosistem untuk mengoptimalkan hasil belajar ekologi pada siswa SMA. Journal of Biology Education, 4(3), 290–297. https://doi.org/10.15294/jbe.v4i3.9582

Shalikhah, N. D. (2017). Media pembelajaran interaktif lectora inspire sebagai inovasi pembelajaran. Warta LPM, 20(1), 9–16. https://doi.org/10.23917/warta.v19i3.2842

Shilpa, S., & Sunita, M. (2016). A study an interactive elementary education (3-6) with multimedia. International Journal of Home Science, 2(1), 214–215. www.homesciencejournal.com

Sujanem, R. (2012). Pengembangan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar fisika siswa SMA di Singaraja. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), 1, 103–117.

Surjono, H. (2017). Multimedia Pembelajaran Interaktif: Konsep dan Pengembangan. In UNY Press. http://dstats.net/download/http://blog.uny.ac.id/hermansurjono/files/2018/02/Multimedia-Pembelajaran-2017-Cetak-smSC.pdf

Suwindra, I. N. P. (2015). Pengembangan modul software multimedia interaktif dengan strategi pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar fisika siswa kelas XII SMA. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 1(1), 13–27. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v1i1.4483

Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103. https://doi.org/10.32585/jkp.v2i2.113

Tafonao, T., Saputra, S., & Suryaningwidi, R. (2020). Learning media and technology: Generation Z and Alpha. Indonesian Journal of Instructional Media and Model, 2(2), 89. https://doi.org/10.32585/ijimm.v2i2.954

Tapilouw, F., & Setiawan, W. (2008). Meningkatkan Pemahaman dan Retensi Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Teknologi Multimedia Interaktif. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 1(2), 19–26.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. S. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A Sourcebook. Leadership Training Institute/ Spesial Education, University of Minnosota.

Utami, W. T., & Yuwaningsih, D. A. (2020). Analisis kebutuhan pengembangan e-modul pada pokok bahasan turunan menggunakan kvisoft flipbook maker pro untuk siswa SMA kelas XI. Konferensi Ilmiah Pendidikan, 1(1), 157–160.

Widyatmojo, G., & Muhtadi, A. (2017). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbentuk game untuk menstimulasi aspek kognitif dan bahasa anak TK. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 4(1), 38–49.

Wijayanti, & Prayitno, T. A. (2021). Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline sebagai media pembelajaran siswa kelas X SMA. Prosiding Seminar Nasional IKIP Budi Utomo, 2(1), 515–522.

Yuswanti. (2006). Penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS Di kelas IV SD PT.Lestari Tani Teladan (LTI) Kabupaten Donggala. Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol.3(4) ISSN 2354-614X, 3(December), 11.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.