Pengembangan Subject Specific Pedagogy Berbasis Problem Based Learning untuk Penguatan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa SMP

Rizka Eka Arizka Panca Candra, Puguh Karyanto, Baskoro Adi Prayitno

Abstract

The aims of this research is to know the characteristics, feasibility, and efectiveness of develop Subject Spesific Pedagogy (SSP) based on Problem Based Learning (PBL) to reinforce student’s environmental attitude in Grade VII SMP Negeri 2 Karanganyar academic year 2015/2016. This research is a Research and Development or R&D which refers to the development of Thiagarajan design (4D). This research model consist of define, design and  develop. The stage carried out are limited to ad this stage of development because the purpose of this research only develop product SSP based on PBL. The product’s characteristic is integration of PBL syntax and environmental subject. The validation results from expert judgments showed that 87,35% in module (valid),  85,71% in RPP (valid), 84,29% in LKS (valid) and 87,22% in  problem set (valid). The  development testing result from students and teacher  showed that 86,07% (valid). NEP data showed that the mean value had been  improved from 47,79 up to 61,58. Paired Sample t-test showed that sig = 0,000 <  α (sig<0,0) it’s mean there was differences student’s environmental attitude between pre and post treatment. The conclusion of this research showed that SSP based on PBL is valid and proper for Grade VII SMP Negeri 2 Karanganyar. SSP based on PBL is effective to improve environmental attitude.

Keywords

Subject Specifict Pedagogy; Problem Based Learning; Environmental attitude

Full Text:

PDF

References

Ajzen, Icek. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organization Behavior and Human Decision Processes 50, 179-211.

Ajzen, Icek. (2001). The Theory of Planned Behavior. Journal of Organization Behavior and Human Decision Processes, 179-211

Amir, M. T. (2013). Inovasi pndidikan Melalui Problem Based Learning: Bagaimana Pendidik Memberdayakan Pemelajar Di Era Pengetahuan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Arends, R. (2008). Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Astuti, R. P., & Junaedi, I. (2013). Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Melalui Pbl Pada Siswa . Lembaran Ilmu Kependidikan, Volume 42; NO. 2; ISSN 0216-0847.

Azwar, S. (2002). Sikap Manusia Teori dan Pengukuranya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Barlia, Lili. (2006). Mengajar dengan Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar (PLAS) untuk Guru dan Calon Guru SD). Jakarta: Depdiknas Dirjen Dikti

BNPB. (2011). Materi presentasi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang disampaikan dalam Pelatihan Dasar Penanggulangan Bencana. Jakarta: Kementrian Lingkungan Hidup. On Line www.Menlh.go.id. di akses 11 Januari 2016.

BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah. BadanStandar Nasional.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Panduan Umum Pengembangan Silabus. Direktorat Pengembangan Sekolah Menengah Atas.

Dunlap, Riley E., et. all. (2000). Measuring Endorsement of the New Ecological Paradigm: A Revised NEP Scale. Journal of Social Issues, Vol. 56, No. 3

Dursun, Carner., et all. (2015). The Effect of Problem Based Learning Method on the Environment Awarness of 7th Graders. International Journal of Education and Research. Vol.3. No.5. ISSN: 2411-5681

Farhati, F.(1995). Sikap Ekosentrik dan Antroposentrik Terhadap Lingkungan. Laporan Studi Kasus. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM

Galus, Ben Senang. (2010). Pendidikan Lingkungan Hidup: Untuk Sebuah Keberlanjutan Hidup Bersama. Online. http://www.pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/?view=v_artikel& id=4, diakses tanggal 11 Januari 2016

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV. Pustaka Mulia

Hamid, Ahmad Abu. (2009). Penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Harum M. Huasein. (1993). Lingkungan Hidup: Masalah Pengelolaan dan Penegakan Hukumnya. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Husna, Syarifah. (2013). Penerapan Model Problem Based Learning Pada Konsep Perusakan dan Pencemaran Lingkungan Untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMA Negeri 1 Sabang. Jurnal EduBio Tropika. Vol 1 Nomor 2, hlm. 61-120

Ibrahim, M., dan Nur, M. (2005). Pengajaran Berbasis Masalah. Surabaya: University Pres

Irham, M & Novan Ardi Wiyani. (2013). Psikologi Pendidikan Teori dan Aplikasi dalam Proses Pembelajaran. Yogjakarta: Ar-Ruzz Media

Jutmini, Sri. (2007). Panduan Penyusunan Silabus dan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Jolly, J., & Jacob, C. (2012). A study of problem based learning approach for undergraduate students.Asian Social Science, 8(15), p157.

Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. (2013). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2012. Jakarta : Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia

Kollmuss, A., dan Agyeman, J.A., (2002). Mind the Gap: Why Do People Act Environmentally and What Are The Barriers to Pro-Environmental Behavior? Environmental Education Research, 8(3):239-260.

Keraf, S. (2005). Etika Lingkungan. Jakarta: Kompas

Majid, Abdul. (2007). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Masrusri, dkk. (2002). Pendidikan Kependudukan dan Lingkngan Hidup. Yogyakarta: UNY Press

Mustakin, Bagus. (201)1. Pendidikan Karakter Membangun Delapan Karakter Emas Menuju Indonesia Bermartabat. Yogyakarta: Samudra Biru.

Narwanti, Sri. (2011). Pendidikan Karakter Pengintegrasian 18 Nilai Peembentuk Karakter dalam Mata Pelajaran. Yogyakarta: Familia

Ngalawiyah, Lutfi. (2014).Studi Deskriptif Implementasi Nilai Peduli Lingkungan Menuju Sekolah Adiwiyata Di SDN Tukangan Yogyakarta. UNY:FIP.

Nurani, Novian P, et all . (2014). Pengembangan Modul Pendidikan Lingkungan Hidup (Plh) Berbasis Karakter Untuk Menumbuhkan Wawasan Dan Karakter Peduli Lingkungan. Unnes Journal of Biology Education 3 (1) ISSN 2252-6579

Panen, P. (2001). Belajar Dan Pembelajaran 1. Jakarta: Pusat Penerbitan

Palmer and Neal. (1994). The Handbook of Environmental Education. London: Routledge.

Prasetyo, Z. K. (2011). Pengembangan Subject Pedagogy (SSP) Berbasis Lima Domain Sains untuk Menanamkan Karakter Siswa SMP. Prosiding, 367- 368

Primarinda, Ikha. et all. (2014). Pengembangan Modul Berorientasi Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Pencemaran Untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMA Negero 1 Karanganyar. Universitas Sebelas Maret.

Priyanto, Yuli,. dkk. (2013). Pendidikan Berperspektif Lingkungan Menuju Pembangunan Berkelanjutan: Environmental Perspective Education Towards Sustainable Development. Wacana–Vol. 16, No. 1. Program Studi Kajian Lingkungan dan Pembangunan, Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Priyatno, Duwi. (2010). Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Plus Tata Cara dan Tips Menyusun Skripsi dalam Waktu Singkat. Yogyakarta: Mediakom.

Rahmawati, I ., & Suwanda, I. M. (2015). Upaya Pembentukan Perilaku Peduli Lingkungan Siswa Melalui Sekolah Adiwiyata di SMP N 28 Surabaya. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 1, pp.71-88. Surabaya

Raka, Gede., dkk. (2011). Pendidikan Karakter di Sekolah, dari Gagasan ke Tindakan. Jakarta : PT. Elek Media Komputindo

Rusmono. (2012). Strategi Pembelajaran Dengan PBL Itu Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia

Sanjaya, Wina. (2007). Kurikulum dan Pembelajarn Teori dan Praktik Pengembangan Kurikuum Tingkat Sauan Pendidikan. Jakarta: Kencana

Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana

Scoullos, Michael J. (2010). Education for Sustainable Development: The Concept and Its Connection to Tolerance and Democracy. New Delhi: SAGE.

Setyowati, Ratna., Parmin, & Widiyanto, Arif. (2013). Pengembangan Modul IPA Berkarakter Peduli Lingkungan Tema Polusi Sebagai Bahan Ajar Siswa SMKN 11 Semarang. Unesa Selence Education Journal. Vol 2 (2).

Soemarwoto, O. (2001). Atur Diri Sendiri Paradigma Baru Pengelolaan Linkungan Hidup. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Sudjana, N., dan Rivai, A. (2007). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Abaru Algasindo

Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, A. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Sujarwo. (2011). Model-Model Pembelajaran Suatu Strategi Mengajar. Yogyakarta : Venus Gold Press

Sukmadinata, Nana. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sumarmi. (2008). Sekolah Hijau Sebagai Alternatif Pendidikan Lingkungan Hidup Dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual. Jurnal Ilmu Pendidikan. Jilid 15 Nomor 1. Halaman 19-25.

Susilowati, et all. (2013).Pengembangan Subject Spesific Pedagogy untuk Pembelajaran IPA Terintegrasi Menggunakan Model Project Based Learning, Problem Based Learning, Guided Inquiry untuk meningkatkan Keterampilan Proses dan Keterampilan Berpikir Kritis (Critical Thinking) Siswa SMP. Universitas Negeri Yogyakarta.

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Tan, O. S. (2003). Prolem-Based Learnig Innovaton: Using Problem To Power Learnig In The 21st Century. Singapore: Cengage Learning

Tatat Hartati, dkk. (2009). Productive Pedagogy & Subject Spesific Pedagogy. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung

Trianto. (2012). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara

Widjayanti, E. (2008). Pelatihan penyususnan LKS Mata Pelajaran Kimia Berdasarkan KTSP Bagi Guru SMK. Yogyakarta: uny

Wijaya, C. (1988). Upaya Pembaharuan Dalam Pendidikan dan Pengajaran. Bandung: Remadja Karya.

Yulianti, Titik. (2014). Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Membiasakan Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMP Negeri 1 Bulu Sukoharjo. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Universitas Sebelas Maret: FKIP.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.