Upaya Peningkatan Pembelajaran Mikro Melalui Problem Based Learning (PBL) Berbasis Blended Learning Untuk Calon Guru Sekolah Dasar

Wahyudi Wahyudi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) langkah-langkah penerapan melalui Problem Based Learning berbasis Blended Learning, (2) peningkatan Pembelajaran Mikro melalui penerapan PBL berbasis Blended Learning, (3) keterbatasan dan solusi penerapan PBL berbasis Blended Learning. Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari 4 siklus, setiap siklus terdiri dari satu pertemuan daring (online) dan dua pertemuan luring (offline). Setiap siklusnya meliputi.langkah-langkah yang terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD FKIP UNS yang berjumlah 36 orang. Observasi, wawancara dan tes digunakan sebagai Teknik pengumpulan data. Validitas data.melalui.triangulasi sumber, teknik, dan ahli. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah (1) langkah-langkah PBL  berbasis Blended Learning adalah (a) orientasi secara daring, (b) pengorganisasian secara daring, (c) penyelidikan secara luring, (d) pengembangan dan presentasi hasil karya secara luring, (e) analisis dan evaluasi secara luring; (2) penerapan PBL berbasis Blended Learning dapat meningkatkan pembelajaran mikro; (3)kendala penerapan PBL berbasis Blended Learning adalah kurangnya penguasaan materi dan pemanfaatan media pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan PBL berbasis Blended Learning dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran mikro bagi calon guru sekolah dasar.

Keywords

Problem Based Learning, Micro Teaching

Refbacks

  • There are currently no refbacks.