Analisis kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 SDN 1 Mergosono. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi terstruktur. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas 1 dan sepuluh siswa yang dipilih secara acak. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk mempermudah proses pembelajaran membaca permulaan. Siswa juga menginginkan bahan ajar yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan potensi lokal seperti makanan, kerajinan, atau lingkungan sekitar. Kombinasi bahan ajar dengan kearifan lokal dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar, kualitas pembelajaran, serta kompetensi siswa. Kesimpulannya, pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas rendah merupakan kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna.
Needs analysis of Indonesian Language teaching materials for elementary school students
Abstract: This study aims to analyze the needs for Indonesian language teaching materials in grade 1 students at SDN 1 Mergosono. The research method used is descriptive qualitative with semi-structured interviews. The subjects consist of one grade 1 teacher and ten randomly selected students. Data were analyzed through stages of collection, reduction, presentation, and conclusion drawing.The findings show that teachers require teaching materials based on local wisdom to facilitate early reading instruction. Students also expect engaging and easy-to-understand materials that reflect local potential such as food, crafts, or nearby environments. The integration of teaching materials with local wisdom is considered effective in improving learning motivation, instructional quality, and student competence. In conclusion, the development of local wisdom-based teaching materials in Indonesian language learning for lower grade students is an urgent need to support more effective and meaningful learning.
Keywords
Full Text:
Fulltext PDFReferences
Afwan, B., Vahlia, I., & Sholiha, S. (2022). Analisis kebutuhan pembelajaran kewirausahaan di Era Abad 21. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) Universitas Muhammadiyah Metro, 4(1), 24–33. https://prosiding.ummetro.ac.id/index.php/snppm/article/view/58
Ahsin, M. N., & Arumsari, N. R. (2018). Pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia SD berbasis kewirausahaan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada generasi muda. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 91. https://doi.org/10.30659/pendas.4.2.91-103
Aisyah, S., Noviyanti, E., & Triyanto, T. (2020). Bahan ajar sebagai bagian dalam kajian problematika pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.33751/jsalaka.v2i1.1838
Ali, M. (2020). Pembelajaran bahasa Indonesia dan sastra (basastra) di sekolah dasar. PERNIK: Jurnal PAUD, 3(1), 35–44.
Amin, Y. F., Siswanto, J., Untari, M., & Kanitri, N. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi aspek proses dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SDN Pedurungan Kidul 01. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 653–664.
Arsyad, A., & Anitah, S. (2017). Media pembelajaran. PT Raja Grafindo Persada.
Dewi, M. P., Marsyidin, S., & Sabandi, A. (2020). Analisis kebijakan dan pengelolaan pendidikan dasar terkait standar kompetensi lulusan di sekolah dasar. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 2(2), 144–152. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i2.117
Ibrahimi, R. (2025). Peran media ekosistem lokal berbasis kearifan lokal dalam penguatan pendidikan ips di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(2), 87–95. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i2.1245
Isrotun, U. (2023). Proses pembelajaran melibatkan l upaya memenuhi kebutuhan belajar peserta didik melalui pembelajaran berdiferensiasi. Seminar Nasional Teknologi Dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU), 2(2), 312–321. https://doi.org/10.51903/semnastekmu.v2i1.184
Kartika, S., Sumantri, M. S., & Dalion, E. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran buku cerita interaktif mengenal emosi pada pelajaran bahasa Indonesia kelas II sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 258–268. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26600
Kharisma, N. N., Roesminingsih, M. V., & Suhanadji, S. (2020). Gambaran kebutuhan pembelajaran daring PKKBM Budi Utama Surabaya pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Nonformal, 15(1), 38–44.
Kosasih, E. (2021). Pengembangan bahan ajar. Bumi Aksara.
Kurniawan, M. S., Wijayanti, O., & Hawanti, S. (2020). Problematika dan strategi dalam pembelajaran bahasa indonesia di kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 1(1), 65–73.
Libiawati, D., Indihadi, D., & Nugraha, A. (2020). Analisis Kebutuhan Penyusunan Buku Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Menulis Teks Eksplanasi. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 77–82.
Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Nasrullah, N., & Amalia, D. A. (2020). Analisis bahan ajar. Nusantara, 2(2), 311–326. https://doi.org/10.36088/nusantara.v2i2.828
Meilana, S. F., & Aslam, A. (2022). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5605–5613. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2815
Musfirah, N., Marjuni, M., & Maulana, A. (2025). Mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11). https://doi.org/10.5281/zenodo.15536374
Nikmah, N. H., & Rahmawati, F. P. (2022). Analisis kebutuhan pengembangan media digital interaktif berbasis powerpoint pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5251–5258. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2928
Rahma, M. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Qalamuna-Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 13(2), 397–410.
Ramadhani, N. A., Hamzah, R. A., Kabi, M. La, & Matdoan, A. (2024). Kajian literatur pentingnya pengembangan bahan ajar terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SD. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(2), 57–62. https://doi.org/10.59923/jiim.v1i2.282
Sari, E., & Noor, A. F. (2022). Kebijakan pembelajaran yang merdeka: dukungan dan kritik. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 45–53. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.7
Sarmadan, Alu, L., & Saadillah, A. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan modul pembelajaran bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis kearifan lokal. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(2), 1156–1163. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.641
Sriyati, S., Marsenda, P. H., & Hidayat, T. (2022). Pemanfaatan kearifan lokal orang rimba di jambi melalui pengembangan bahan ajar untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(2), 266–278.
Sugiyono, S. (2011). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syahrul, S. (2016). Sistem informasi manajemen pendidikan: dari dukungan negara hingga sistem dukungan keputusan pada pendidikan tinggi. Shautut Tarbiyah, 22(2), 156–177. https://doi.org/10.31332/str.v22i2.497
Utaminingsih, E. S. (2023). Social science learning in primary school responding to the challenges of 21st century education. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 12(2). https://doi.org/10.24235/edueksos.v12i2.15477
Refbacks
- There are currently no refbacks.



