Dampak Inquiry–Deep Learning terhadap pembelajaran cahaya di sekolah dasar
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dan keterampilan proses sains murid kelas V melalui penerapan Inquiry–Deep Learning (IDL) pada materi cahaya. Metode penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 28 murid kelas V yang ditentukan melalui teknik cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 39,28% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, serta peningkatan keterampilan proses sains dari 70,08% menjadi 83,77%. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran IDL mampu mendorong keterlibatan aktif murid dalam proses inkuiri dan pemaknaan konsep secara mendalam. Simpulan penelitian menegaskan bahwa IDL efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains pada pembelajaran IPA materi cahaya di sekolah dasar.
The impact of Inquiry–Deep Learning on light education in Elementary schools
Abstract: The purpose of this study was to describe the improvement of learning outcomes and science process skills of fifth-grade students through the implementation of Inquiry–Deep Learning (IDL) on light concepts. The method employed was Classroom Action Research following the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The research subjects consisted of 28 fifth-grade students selected using cluster sampling. Data were collected using learning achievement tests and science process skills observation sheets. The results showed an increase in learning mastery from 39.28% in Cycle I to 100% in Cycle II, along with an improvement in science process skills from 70.08% to 83.77%. The findings indicate that IDL promotes active student engagement in inquiry-based learning and deeper conceptual understanding. The conclusion confirms that Inquiry–Deep Learning is effective in enhancing learning outcomes and science process skills in elementary science learning on light concepts.
Keywords
Full Text:
Fulltext PDFReferences
Abaniel, A. (2021). Enhanced conceptual understanding, 21st century skills and learning attitudes through an open inquiry learning model in Physics. Journal of Technology and Science Education, 11(1), 30–43. https://doi.org/10.3926/jotse.1004
Adilah, N. (2017). Perbedaan hasil belajar IPA melalui penerapan metode mind map dengan metode ceramah. Indonesian Journal of Primary Education, 1(1), 98. https://doi.org/10.17509/ijpe.v1i1.7521
Andayani, N. D., Suciptaningsih, O. A., & Mas’ula, S. (2025). Inovasi pembelajaran sains di era digital: Microsite berbasis deep learning dan TPACK pada materi panca indra untuk siswa kelas IV. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 4517–4527. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i4.7776
Andika, A. N. A., Anwar, M., & Mardiah, S. (2024). Upaya meningkatkan motivasi belajar IPA menggunakan penerapan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) di Kelas VII. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran. http://www.ejournal-jp3.com/index.php/Pendidikan/article/view/1156
Andini, S. A., & Kurniawati, W. (2024). Identifikasi miskonsepsi dan penyebab miskonsepsi terhadap materi sifat-sifat cahaya pada pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Natural Science Educational Research, 7(1), 14–19. https://journal.trunojoyo.ac.id/nser/article/view/23495/9512
Anwar, M., & Sodik, H. (2025). Kerangka konseptual pembelajaran mendalam (deep learning) dan implementasinya dalam pendidikan di Indonesia. Tafhim Al-‘Ilmi : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 17(1), 69–95. https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i01.340
Cendra, F., & Marleni, S. (2025). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang shalat sunnah di UPT SDN 20 Kayu Gadang Kecamatan Sutera. Jurnal Studi Tindakan Edukatif, 1(4), 1504–1509. https://ojs.jurnalstuditindakan.id/jste/article/view/486/479
Darmayanti, N. W.., Wijaya, I. K. M. W. B., Sanjayanti, N. P. A., & Janawati, D. P. A. (2021). Analisis aspek keterampilan proses sains dasar pada buku teks IPA siswa sekolah dasar kelas VI. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 130–145. https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i1.16022
Depin, Nurwahid, H., Yohanes Sulla, F., & Barella, Y. (2024). Inquiry learning: pengertian, sintaks dan contoh implementasi di kelas. Indonesian Journal on Education and Learning, 1(2), 39–43.
Dewi, A. A. K., & Rusilowati, A. (2025). Pengaruh penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Muhammadiyah Karangturi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 259–267. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.29689
Dewi Muliani, N. K., Sariyasa, & Margunayasa, I. G. (2021). Pengembangan tes penilaian keterampilan proses sains pada pembelajaran IPA siswa kelas IV SD. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 223–235. https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v5i2.292
Dewi, U. P., & Syafriani, S. (2024). Electronic based practicum guide using inquiry models to improve science process skills and student learning outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(7), 3799–3804. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i7.7677
Diputera, A. M., Zulpan, Z., & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini yang meaningful, mindful, dan joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 10(2), 108–120. https://doi.org/10.24114/jbrue.v10i2.65978
E. Triani, Darmaji, D., & Astalini, A. (2023). Identifikasi keterampilan proses sains dan kemampuan berargumentasi. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 13(1), 9–16. https://doi.org/10.23887/jppii.v13i1.56996
Elvanisi, A., Hidayat, S., & Fadillah, E. N. (2018). Analisis keterampilan proses sains siswa sekolah menengah atas. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(2), 245–252. https://doi.org/10.21831/jipi.v4i2.21426
Fardilah, E., Ariza, H., & Sufyan, M. (2022). Implementasi metode ceramah dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Lareh Sago Halaban. Indonesian Research Journal On Education, 3(1), 747–754. https://doi.org/10.31004/irje.v3i1.338
Fitriadi, F., Slamet, S. Y., & Salimi, M. (2025). Design of science e-modules based on guided inquiry to improve science literacy using canva and heyzine. Multidisciplinar (Montevideo), 3(223), 1–11. https://doi.org/10.62486/agmu2025223
Fitriana, F., Kurniawati, Y., & Utami, L. (2019). Analisis keterampilan proses sains peserta didik pada materi laju reaksi melalui model pembelajaran bounded inquiry laboratory. JTK (Jurnal Tadris Kimiya), 4(2), 226–236. https://doi.org/10.15575/jtk.v4i2.5669
Fuadi, M. F., Purwati, P. D., & Yuwono, A. (2025). Pengembangan media komik berbasis digital dengan pendekatan deep learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 460–471.
Fukuda, M., Hajian, S., Jain, M., Liu, A. L., Obaid, T., Nesbit, J. C., & Winne, P. H. (2022). Scientific inquiry learning with a simulation: providing within-task guidance tailored to learners’ understanding and inquiry skill. International Journal of Science Education, 44(6), 1021–1043. https://doi.org/10.1080/09500693.2022.2062799
Gizaw, G. G., & Sota, S. S. (2023). Improving science process skills of students: a review of literature. Science Education International, 34(3), 216–224. https://doi.org/10.33828/sei.v34.i3.5
Guevara-betancourt, S. (2024). Misconceptions in the learning of natural sciences : a systematic review. Education Sciences, 14(5), 1–17. https://doi.org/10.3390/educsci14050497
Harianto, E. (2020). Metode bertukar gagasan dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(4), 411–422. https://doi.org/10.58230/27454312.56
Hartati, H., Azmin, N., Nasir, M., & Andang, A. (2022). Keterampilan proses sains siswa melalui model pembelajaran problem based learning (PBL) pada materi biologi. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5795–5799. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i12.1190
Jannah, A. M., Miftah, A., & Gusmaneli. (2025). Strategi pembelajaran inkuiri: Analisis kelebihan dan kelemahan dalam pendidikan. Journal of Education and Social Culture (JESC), 02(1), 1–6.
Juwita, P. I. (2022). Perbedaan hasil belajar melalui penerapan problem based learning dan inquiry based learning terhadap pembelajaran IPA. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 5(2), 196–204. https://doi.org/10.30605/cjpe.522022.1747
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Khoiriah. (2019). Peningkatkan keterampilan proses sains dan hasil. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 3(2), 551–568.
Kurniansah, E., Masfu’ah, S., & Roysa, M. (2023). Analisis keterampilan proses sains Siswa kelas 4 SD 03 Pecangaan pada pembelajaran tatap muka. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 6(1), 19–26. https://doi.org/10.22460/collase.v1i1.12495
Kurniawati, A. (2021). Science process skills and its implementation in the process of science learning evaluation in schools. Journal of Science Education Research, 5(2), 16–20. https://doi.org/10.21831/jser.v5i2.44269
Mardiah, A. A., Sukarno, S., & Supianto, S. (2025). Pengaruh model pembelajaran Predict Observe Explain terhadap keterampilan proses sains di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 9(1), 79. https://doi.org/10.20961/jdc.v9i1.98171
Muhamad Dah, N., Mat Noor, M. S. A., Kamarudin, M. Z., & Syed Abdul Azziz, S. S. (2024). The impacts of open inquiry on students’ learning in science: A systematic literature review. Educational Research Review, 43(March), 100601. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2024.100601
Munir, R., Mislan, M., Zarkasi, A., Putri, E. R., Wahidah, W., & Mandang, I. (2023). Upaya peningkatan minat belajar sains fisika di SDN 022 Samarinda Utara Melalui pelatihan pengukuran dasar. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(4), 683–689. https://doi.org/10.30651/aks.v7i4.11119
Muvid, M. B. (2024). Menelaah wacana kurikulum deep learning: Urgensi dan peranannya dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 3(2), 80–93. https://doi.org/10.5281/zenodo.14403663
Nawawi, M. R., Masripah, Saifullah, I., & Nasrullah, Y. M. (2024). Pengaruh model pembelajaran inquiry learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 7073–7093. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Ningrum, D. P., Budiyanto, M., & Susiyawati, E. (2021). Pendidikan sains penerapan model pembelajaran guided inquiry dengan lkpd berbasis scaffolding untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa. Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains, 9(3), 399–406. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa
Ningsih, Y. F., & Junita, E. (2024). Analisis keterampilan proses sains siswa sekolah dasar pada muatan materi IPA di SDN 066652 Medan. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(1), 32–39. https://doi.org/10.51878/elementary.v4i1.2823
Nosela, S., Siahaan, P., & Suryana, I. (2021). Pengaruh model pembelajaran level of inquiry dengan virtual lab terhadap keterampilan proses sains peserta didik sma pada materi fluida statis. Journal of Teaching and Learning Physics, 6(2), 100–109. https://doi.org/10.15575/jotalp.v6i2.11018
Nurfahzuni, D., & Budiyanto, M. (2023). Implementasi guided inquiry learning berbantuan simulasi interaktif PhEt untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains, 11(1), 53–60.
Nurfiyani, Y., Putra, M. J. A., & Hermita, N. (2020). Analisis miskonsepsi siswa SD kelas V pada konsep sifat-sifat cahaya. Journal of Natural Science and Integration, 3(1), 77. https://doi.org/10.24014/jnsi.v3i1.9303
Nurhayati, D. I., Yulianti, D., & Mindyarto, B. N. (2019). Bahan ajar berbasis problem based learning pada materi gerak lurus untuk. Unnes Physics Education Journal, 8(2), 218. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej%0ABahan
Nurliani, N., Sartika, R. P., & Hadi, L. (2018). Deskripsi keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sungai Raya pada materi asam basa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(7), 1–13. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/26661
Oy, W., Tidha, K. F., Wuru, O. P., Mere, Y. I., Reta, T. B., Nggara, N., & Woda, B. (2025). Mengenal cahaya dan sifat-sifatnya dalam kehidupan sehari-hari melalui pembelajaran IPA di SDI Onekore 6 Ende. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(3), 1203–1207. https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1087
Prayoga, M. D., Sasmita, W., & Mahendra, A. (2025). Pembelajaran mendalam : penekanan pada proses pembelajaran. Philosophiamundi, 3(3), 548–554.
Rahayu, C., Setiani, W. R., Yulindra, D., & Azzahra, L. (2025). Pendidikan matematika realistik indonesia dalam pembelajaran mendalam (deep learning): Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung, 13(1), 9–25. https://doi.org/10.23960/mtk/v13i1.pp9-25
Restiana, & Djukri. (2021). Effectiveness of learning models for improving science process skills: A review study. Journal of Physics: Conference Series, 1788(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1788/1/012046
Riti, T. N., Sar’iyyah, N., & Bito, G. S. (2022). Identifikasi miskonsepsi ipa materi tentang sifat-sifat cahaya menggunakan Certainty of Respons Index (Cri) pada siswa kelas V SD Katolik St. Theresia Ende 3. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 342–349. https://doi.org/10.37478/jpm.v3i3.1939
Sari, Subanji, & Hidayanto. (2018). Analisis kemampuan memprediksi dalam pembelajaran fisika peserta didik kelas XII MIA SMA Negeri 9 Makassar. Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika (JSPF), 16(02), 2548–6373.
Sartika, N. (2025). Studi komparatif pengaruh model discovery learning dan inquiry-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 53–59.
Septiani, S., & Fatonah, S. (2024). Analisis keterampilan proses sains peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam. Mentari: Journal of Islamic Primary School, 2(3), 194–204.
Setyawarno, D., Rosana, D., Widodo, E., & Pusporini, W. (2023). Quality of science laboratory work assessment instrument to measure science process skills. International Journal of Humanities Social Science and Management (IJHSSM), 3(6), 598–609.
Slavin, R. E. . (2014). Educational psychology theory and practice 10th edition. In Pearson Education. Pearson Education Inc.
Sudirman, P., Burhanuddin, B., & Fitriani. (2024). Teori-teori belajar dan pembelajaran “neurosains dan multiple intelligence.” PT. Pena Persada Kerta Utama.
Sugiyono, S. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.
Suman, S. (2022). Developing science process skills for effective science learning. New Frontiers in Education, 50(2), 41–45.
Sutarningsih, N. L. (2022). Model pembelajaran inquiry untuk meningkatkan prestasi belajar IPA Siswa Kelas V SD. Journal of Education Action Research, 6(1), 116. https://doi.org/10.23887/jear.v6i1.44929
Toprak-Yildiz, T. E. (2021). An international comparison using Cognitive Diagnostic Assessment: Fourth graders’ diagnostic profile of reading skills on PIRLS 2016. Studies in Educational Evaluation, 70, 101057. https://doi.org/10.1016/j.stueduc.2021.101057
Yasinia, A. R., & Rahmawati, I. D. (2025). Analisis keterampilan proses sains siswa kelas IV SDN Kemayoran 1 Bangkalan. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 278–293.
Zuhripah, U. (2018). Pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing (guided inquiry) untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan motivasi belajar siswa kelas VI Sekolah Dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 2(1), 82–89. https://jurnal.uns.ac.id/jdc/article/view/18512/16812
Refbacks
- There are currently no refbacks.



