E-komik berbasis android untuk pembelajaran ikatan kimia di sekolah menengah atas
Abstract
Pembelajaran kimia di tingkat SMA sering dianggap sulit karena sifat materinya yang abstrak serta keterbatasan bahan ajar yang menarik dan mudah diakses, sehingga diperlukan inovasi media berbasis digital seperti E-Komik berbasis android; oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar E-Komik kimia berbasis aplikasi android serta mengetahui tingkat kepraktisannya berdasarkan tanggapan peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Manokwari. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D, yaitu Define, Design, dan Development, yang kemudian diuji cobakan kepada 325 peserta didik kelas XI IPA untuk menilai respon dan kepraktisannya. Hasil uji coba menunjukkan bahwa E-Komik kimia memperoleh tingkat kepraktisan sebesar 81,07% dengan kriteria Sangat Praktis, mampu meningkatkan ketertarikan belajar peserta didik, serta mendukung pembelajaran mandiri melalui penyajian materi yang visual dan kontekstual. Dengan demikian, E-Komik kimia berbasis android berpotensi menjadi alternatif bahan ajar yang efektif dalam mendukung pembelajaran kimia di SMA.
Android-based e-comics for teaching chemical bonding in high school
Abstract: Chemistry instruction at the high school level is often considered difficult due to the abstract nature of the subject matter and the limited availability of engaging and easily accessible teaching materials; therefore, digital media innovations such as Android-based e-comics are needed. Consequently, this study aims to develop Android-based chemistry e-comic teaching materials and to assess their practicality based on feedback from 11th-grade science students at Manokwari State High School 1. This study is a Research and Development (R&D) project using a modified 4-D development model—specifically, the 3-D model: Define, Design, and Development—which was then pilot-tested with 325 11th-grade science students to assess their responses and the material’s practicality. The pilot test results indicate that the chemistry e-comic achieved a practicality level of 81.07%, meeting the “Very Practical” criterion. It was found to enhance students’ interest in learning and support self-directed learning through the presentation of visual and contextual content. Thus, the Android-based chemistry e-comic has the potential to serve as an effective alternative teaching material to support chemistry learning in high school.
Keywords
Full Text:
Fulltext PDFReferences
Agussalim, H., Muharram, M., & Danial, M. (2021). Pengembangan modul pembelajaran kimia berbentuk komik berbasis augmented reality pada materi pokok ikatan kimia. Chemistry Education Review (CER), 4(2), 121. https://doi.org/10.26858/cer.v4i2.20063
Ambalau, F. A., Suriani, N. W., & Palilingan, S. C. (2022). Pengembangan media mobile learning berbasis android untuk siswa SMA Kelas X pada materi ikatan kimia. Oxygenius Journal Of Chemistry Education, 3(1), 47. https://doi.org/10.37033/ojce.v3i1.274
Febrita, Y., & Ulfah, M. (2019). Peranan media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika 2026, 5. https://proceeding.unindra.ac.id/index.php/DPNPMunindra/article/view/571
Filjinan, S. K., Supeno, S., & Rusdianto, R. (2022). Pengembangan e-komik interaktif untuk meningkatkan literasi sains siswa smp pada pembelajaran IPA. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(2), 125. https://doi.org/10.31764/pendekar.v5i2.9003
Firliani, N., & Utami, L. (2023). Desain dan uji coba media komik berbantuan pixton berbasis android pada materi tata nama senyawa kimia. Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry, 15(1), 12–20. https://doi.org/10.22437/jisic.v15i1.19518
Firmadani, F. (2020). Media pembelajaran berbasis teknologi sebagai inovasi pembelajaran era revolusi industri 4.0. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1), 93–97. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1084
Fitriani, A., Mulyani, S., & Caturiasari, J. (2024). Pengembangan bahan ajar berbasis komik digital untuk menanamkan literasi ekonomi di sekolah dasar. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 7(5), 856–863. https://doi.org/10.22460/collase.v7i5.20085
Hamdi, S., Triatna, C., & Nurdin, N. (2022). Kurikulum Merdeka dalam perspektif pedagogik. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 7(1), 10–17. https://doi.org/10.30998/sap.v7i1.13015
Handhika, J. (2018). Efektivitas Media Komik sebagai Media Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 14(1), 35–41.
Indaryati, I., & Jailani, J. (2015). Pengembangan media komik pembelajaran matematika meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas V. Jurnal Prima Edukasia, 3(1), 84–96. https://doi.org/10.21831/jpe.v3i1.4067
Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(1), 43–64. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i1.132
Lestari, I., & Handayani, S. (2021). Penggunaan komik digital dalam meningkatkan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 9(1), 1–9.
Maritsa, A., Hanifah Salsabila, U., Wafiq, M., Rahma Anindya, P., & Azhar Ma’shum, M. (2021). Pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(2), 91–100. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i2.303
Prasetyo, Z. K., & Widodo, A. (2020). Pengembangan media komik digital dalam pembelajaran sains di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sains, 8(1), 45–52.
Rahmawati, Y., & Ridwan, A. (2018). Integrating multiple representations in chemistry learning. Journal of Chemical Education, 95(3), 482–490.
Riduwan, R. (2022). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2013). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037110003-066X.55.1.68
Sapriyah, S. (2019). Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNTIRTA, 2(1), 470–477. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/view/5798
Saputra, V. H., & Pasha, D. (2021). Komik berbasis scientific sebagai media pembelajaran di masa pandemik Covid-19. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 5(1). https://doi.org/10.35706/sjme.v5i1.4514
Sudjana, N. (2021). Dasar dasar proses belajar mengajar. Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono, S. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susilawati, E., Pratiwi, G. R., & Abdullah, I. (2021). Peran pendidikan dalam kemajuan peradaban bangsa. Online Prosiding Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 1(1), 62–76.
Utami, L., Festiyed, F., Ilahi, D. P., Ratih, A., Yenti, E., & Lazulva, L. (2024). Analisis indeks Aiken untuk mengetahui validitas isi instrumen Scinetific Habbits of Mind. Journal of Research and Education Chemistry, 6(1), 59. https://doi.org/10.25299/jrec.2024.vol6(1).17430
Refbacks
- There are currently no refbacks.



