Model Pembelajaran Social Collaborative Untuk Membentuk Pendidikan Kecakapan Hidup Siswa Sekolah Dasar

Imaniar Purbasari, Jayanti Putri Purwaningrum, Muhammad Sholikhan, Nur Fajrie

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai model pembelajaran kolaboratif sosial yang melibatkan masyarakat pengrajin anyaman bambu, satuan pendidikan sekolah dasar dan siswa sekolah dasar dalam membentuk pendidikan kecapakan hidup siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan peran masyarakat dalam proses pelestarian budaya melalui sektor pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan sequence eksploratory research. Metode kualitatif dikatakan lebih dominan untuk memperdalam kebutuhan informasi model pembelajaran social collaborative. Metode kuantitatif digunakan untuk menguji keefektifan model dalam pembelajaran sosial. Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat pengrajin anyaman bambu Jepang Kudus, siswa SD kelas 4 SD 5 Jepang Kudus, dan guru kelas 4 SD 5 Jepang. Penelitian ini mengungkap kebutuhan belajar anak melalui pendidikan masyarakat. Pembentukan kecakapan hidup merupakan produk penyesuaian pendidikan di masa pandemic. Faktor yang mempengaruhi kecakapan hidup anak antara lain faktor sosial budaya, faktor ekonomi, faktor teknologi serta faktor nilai dan norma masyarakat.  

Keywords

kolaboratif, life skill, anyaman

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.