Strategi Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Sebagai Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Penanaman Nilai Kearifan Lokal
Abstract
Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran secara kontekstual, sehingga penanaman nilai karakter belum sepenuhnya terhubung dengan budaya yang hidup di lingkungan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi yang digunakan oleh guru di sekolah dasar dalam mengajarkan pendidikan pancasila sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter berbasis penanaman nilai-nilai kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan melalui tiga teknik utama, yaitu wawancara semi-terstruktur, penyebaran angket melalui Google Form, dan dokumentasi dengan subjek dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar di Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan beragam strategi, seperti mengaitkan materi pancasila dengan praktik budaya lokal, memanfaatkan cerita rakyat, dan menanamkan nilai-nilai seperti gotong royong, sopan santun, dan tanggung jawab melalui pembiasaan di sekolah. Guru dalam proses pembelajaran cenderung menggunakan metode yang memiliki kesamaan yaitu ceramah, bermain perah, studi kasus, dan proyek. Guru juga berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan agar nilai-nilai tersebut tertanam secara alami dalam keseharian siswa. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan referensi, waktu pembelajaran yang terbatas, dan belum adanya panduan khusus mengenai integrasi kearifan lokal dalam kurikulum. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi yang adaptif dan berbasis kearifan lokal dalam memperkuat peran pendidikan pancasila sebagai sarana pembentukan karakter di tingkat sekolah dasar.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.




