Pengaruh Model Guided Inquiry Berbantuan Aktivitas Sensory Play terhadap Hasil Belajar Kognitif IPAS Siswa Kelas III SDN Gugus XII Kota Bengkulu
Abstract
Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dan belum optimalnya hasil belajar kognitif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan bermakna sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki dampak penerapan model guided inquiry yang dimaksimalkan melalui aktivitas sensory play terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas tiga di SDN Gugus XII Kota Bengkulu. Desain penelitian didasarkan pada pendekatan kuantitatif menggunakan desain berupa the matching only pretest-posttest control group. Ukuran sampel ditentukan dengan pengambilan sampel acak berkelompok, menghasilkan 19 partisipan dalam kelompok eksperimen dan 23 partisipan dalam kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda 14 pertanyaan yang memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Uji t independen, yang dilakukan sebagai bagian dari uji hipotesis, mengungkapkan bahwa skor rata-rata posttest untuk kelompok eksperimen adalah 74,53, sedangkan skor rata-rata untuk kelompok kontrol adalah 63,00. Nilai signifikansi sebesar 0,034, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok perlakuan.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.




