Kontribusi Driving Moral Disengagement Terhadap Parilaku Aggressive Driving pada Remaja di Kota Bukittinggi
Abstract
Driving moral disengagement diduga menjadi salah satu faktor psikologis perilaku aggressive driving pada remaja, yaitu kecenderungan individu membenarkan perilaku berkendara berisiko tanpa rasa bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi driving moral disengagement terhadap perilaku aggressive driving pada remaja di Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 100 remaja berusia 15–19 tahun yang merupakan pengendara aktif, dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala driving moral disengagement dan skala aggressive driving yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat driving moral disengagement berada pada kategori rendah, sedangkan perilaku aggressive driving berada pada kategori sedang. Analisis regresi menunjukkan adanya kontribusi signifikan driving moral disengagement terhadap perilaku aggressive driving (p < 0,05). Sehingga didapati hasil bahwa driving moral disengagement berperan sebagai mekanisme kognitif pendukung dan memfasilitasi perilaku aggressive driving.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.




