Interpretasi Laut dan Lanskap: Dampak Stereotip Maritim pada Preferensi Wisatawan

Yenny Susanto, Ernawati AB, Andi Fatimah Maoudy A. Bakty, Yuni Pratiwi

Abstract

Pariwisata laut menjadi peluang kompetitif bagi banyak destinasi pulau dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik interpretasi wisata dapat diterapkan secara efektif dalam pengelolaan pariwisata bahari berkelanjutan di Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Pantai Galesong dan Balla Barakkaka ri Galesong. Sampel dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari perwakilan pemandu wisata, tokoh masyarakat, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi wisata Bahari Takalar memadukan elemen visual, kuliner, edukasi lingkungan, interaksi social, dan media digital dalam membentuk pengalaman wisata yang holistik dan edukatif. Stertotip bahari baik tradisional maupun modern menjadi kerangka yang membimbing minat wisatawan dan mempengaruhi caranya untuk menilai serta mengeksplorasi destinasi. Jadi disimpulkan stereotip tertentu dapat membentuk harapan dan perilaku wisatawan, memengaruhi pemilihan destinasi, serta pola konsumsi selama berwisata.

Keywords

Pariwisata maritim, stereotip, pola perjalanan wisata, interpretasi wisata, pengalaman wisatawan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.