Implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak kelompok Al-Muhsyii PAUD Alif Monjok

Wakiatul Adawiyah, Baik Nilawati Astini, Ika Rachmayani, Nurhasanah Nurhasanah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak-anak di kelompok Al-Muhsyii di PAUD Alif Monjok melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diadaptasi dari Kemmis dan McTaggart, dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 11 anak di kelompok Al-Muhsyii. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis anak-anak dari tahap pra-siklus dengan persentase 27,27% (kategori rendah) menjadi 36,36% pada siklus 1 dan mencapai 81,81% pada siklus 2 (kategori sangat baik). Penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak-anak melalui pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Oleh karena itu, model PBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini.

Keywords

Anak Usia Dini, Berpikir Kritis, Problem Based Learning (PBL)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.