Implementasi Pembelajaran Daring Muatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar

Indriyani Putri Hapsari, Hasan Mahfud, Roy Ardiansyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada masa pandemi Covid-19 di kelas IV sebuah Sekolah Dasar di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis data interaktif oleh Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran online di kelas IV terdiri dari tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. perencanaan yaitu dengan menyiapkan RPP dan media pembelajaran. tahap implementasi dengan memanfaatkan beberapa macam aplikasi. Tahap evaluasi adalah mengevaluasi proses pembelajaran dan hasil kerja siswa. Kendala pelaksanaan pembelajaran keberanian adalah kurangnya motivasi siswa, keterbatasan sarana dan prasarana, dan keterbatasan kemampuan menggunakan platform pembelajaran. Faktor pendukung belajar berani adalah: sekolah memfasilitasi wifi dan sekolah memfasilitasi kuota internet. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diartikan bahwa kelas IV salah satu sekolah dasar di Surakarta telah melaksanakan pembelajaran dengan berani namun masih menemui berbagai kendala.

Keywords

Implementation, Online Learning, Pancasila and Citizenship Education

Full Text:

PDF

References

A. Erwinsyah, “Manajemen pembelajaran dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas guru,” Tadbir J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 5, no. 1, pp. 69–84, 2017. [2] M. Hasbi and W. Sumarni, “Pemanfaatan Platform Digital di Masa Pandemi Covid-19,” in Seminar Nasional Pascasarjana 2020, 2020, pp. 298–303. [3] A. S. Syarifudin, “Impelementasi Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sebagai Dampak Diterapkannya Social Distancing,” J. Pendidik. Bhs. Dan Sastra Indones. Met., vol. 5, no. 1, pp. 31–34, 2020. [4] X. Zhu and J. Liu, “Education in and After Covid-19 : Immediate Responses and Long-Term Visions,” 2020. [5] N. P. Sari and E. C. Makaria, “Tantangan Guru pada Masa Pandemi Covid-19,” J. Basicedu, vol. 6, no. 2, pp. 2962–2969, 2022. [6] S. Aminah, “Sinergitas Guru dan Orang Tua Dalam Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19,” J. Pendidik. Guru, vol. 2, no. 1, 2021. [7] A. Wardani and Y. Ayriza, “Analisis Kendala Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, p. 772, 2020. [8] T. A. P. Dewi and A. Sadjiarto, “Pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19,” J. basicedu, vol. 5, no. 4, pp. 1909–1917, 2021. [9] N. Nurkolis, “Keefektivan Kebijakan E-Learning berbasis Sosial Media pada PAUD di Masa Pandemi Covid-19,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, p. 212, 2020. [10] Hemafitria, “Penguatan Karakter Bangsa Melalui Pengembangan Kurikulum Dan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan,” J. Pendidik. Kewarganegaraan, vol. 1, no. 1, pp. 44–57, 2017. [11] M. I. Rosyada, I. R. W. Atmojo, and D. Y. Saputri, “Dampak implementasi pembelajaran dalam jaringan (daring) mengenai kualitas pembelajaran ipa di sekolah dasar pada masa pandemi covid-19,” Didakt. Dwija Indria, vol. 9, no. 4, 2021. [12] C. Pratomo and A. Gumantan, “Analisis Efektifitas Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Olahraga Selama Pandemi Covid-19 Smk Smti Bandar Lampung,” J. Phys. Educ., vol. 2, no. 1, pp. 26–31, 2021. [13] H. B. Uno, Perencanaan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2023. [14] C. G. Gentry, Introduction to Instructional Development: Process and Technique. Belmont: Wadsworth Publishing Company, 1994. [15] W. N. Nasution, “Perencanaan Pembelajaran: Pengertian, Tujuan Dan Prosedur Wahyudin Nur Nasution,” ittihad, vol. 1, no. 2, pp. 185–195, 2017. [16] A. Achadah, “Evaluasi dalam pendidikan sebagai alat ukur hasil belajar,” An-Nuha J. Kaji. Islam. Pendidikan, Budaya dan Sos., vol. 6, no. 1, pp. 97–114, 2019. [17] P. Wulandari, M. Maswani, and H. Khotimah, “Google form sebagai alternatif evaluasi pembelajaran di SMAN 2 Kota Tangerang,” in Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2019, pp. 421–425. [18] S. L. Iftitah, Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini. Iain Batusangkar, 2021. [19] K. D. Setyaningsih, K. I. Eka, and B. Badarudin, “Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Di SD Negeri Karangrena 03,” J. Ris. Pendidik. Dasar, vol. 2, no. 1, pp. 1–9, 2021.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.