Analisis Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas I dalam Pembelajaran Menggunakan Media Marbel Membaca

Nindi ardhita Stefani, Sandra Bayu Kurniawan, Septi Yulisetiani

Abstract

Keterampilan membaca permulaan adalah kemampuan dasar yang perlu dikuasai peserta didik pada jenjang awal sekolah dasar karena menjadi landasan dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas I dalam pembelajaran yang memanfaatkan media Marbel Membaca. Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian melibatkan 20 peserta didik dan guru kelas I pada tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber, sedangkan analisis data menerapkan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca permulaan peserta didik memperoleh persentase sebesar 86,9% dan termasuk dalam kategori sangat baik. Capaian pada komponen membaca huruf dan tanda baca sederhana sebesar 91,3%, membaca suku kata sebesar 89,7%, membaca kata sederhana sebesar 88,1%, serta membaca kalimat sederhana sebesar 79,9%. Kesulitan yang masih dialami peserta didik meliputi penggunaan tanda baca, ketepatan intonasi, kelancaran dalam membaca kalimat, kemampuan membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, dan membaca kata yang mengandung diftong. Media Marbel Membaca berperan dalam mendukung kegiatan latihan membaca melalui penyajian visual, audio, dan aktivitas interaktif. Namun, perkembangan keterampilan membaca peserta didik juga dipengaruhi oleh pendampingan guru dan kegiatan latihan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penguatan kemampuan membaca kalimat serta pemberian pendampingan individual yang disesuaikan dengan jenis kesalahan membaca setiap peserta didik.

Keywords

Keterampilan membaca permulaan, Marbel Membaca, Media pembelajaran digital, Peserta didik kelas I

References

Akmaluddin, A. N., Arrahma, E., Agustin, N. I., & Astuti, N. (2024). Studi literatur tentang penggunaan aplikasi Marbel Membaca untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik. Education Achievement: Journal of Science and Research, 5(3), 855-862. https://doi.org/10.51178/jsr.v5i3.2098

Anggraeni, U. A. M., Winarni, R., & Yulisetiani, S. (2023). Yukiba sebagai media pembelajaran membaca permulaan untuk anak di era digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 3980-3990. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4849

Anjani, N. A. P., Slamet, St. Y., & Sukarno. (2024). Analisis kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas II sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 12(4), 262-267. https://doi.org/10.20961/ddi.v12i4.88296

Annaurotin, L., Rozie, F., Rukmiyati, R., & Koesmini, A. D. (2025). Analisis faktor penyebab keterlambatan membaca permulaan pada siswa kelas II sekolah dasar. Jurnal JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 5(1), 657-662. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i1.2520

Asmonah, S. (2019). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan menggunakan model direct instruction berbantuan media kartu kata bergambar. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 29-37. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i1.26682

Aturamu, O. O. (2025). The role of reading skill in enhancing academic success among senior secondary school students. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9. https://doi.org/10.47772/IJRISS

Fadilah, A., Nurzakiyah, K. R., Kanya, N. A., Hidayat, S. P., & Setiawan, U. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(2), 1-17. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i2.938

Fahrurrozi. (2016). Pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah PGSD, 10(2), 111-117.

Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Didaktika, 9(1), 1-8. https://doi.org/10.58230/27454312.2

Herlina, E. S. (2019). Membaca permulaan untuk anak usia dini dalam era pendidikan 4.0. Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan, 5(4), 332-342.

Kartini, A., Nurwahidah, L. S., Loekman, A., Misbah, D., & Hidayatulloh, A. (2021). Pemanfaatan aplikasi Marbel Membaca Permulaan Educastudio berbasis Android untuk menunjang pembelajaran jarak jauh. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 2(1), 61-70. https://doi.org/10.55583/arsy.v2i1.155

Kaswari, F., Erfan, M., & Tahir, M. (2023). Metode bermain suku kata terhadap keterampilan membaca permulaan pada siswa SD. Journal of Classroom Action Research, 5(Special Issue), 78-81. https://doi.org/10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4042

Kurniaman, O., & Noviana, E. (2017). Metode membaca SAS dan keterampilan membaca permulaan. Jurnal Primary, 5(2), 149-157. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v5i2.3705

Kusmayanti, S. (2019). Membaca permulaan dengan metode multisensori. Jurnal Pendidikan UNIGA, 13(1), 222-227. https://doi.org/10.52434/jp.v13i1.832

Meo, A., Wau, M. P., & Lawe, Y. U. (2021). Analisis kesulitan belajar membaca permulaan pada siswa kelas I SDI Bobawa Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Jurnal Citra Pendidikan, 1(2), 277-287. https://doi.org/10.38048/jcp.v1i2.247

Muammar. (2020). Membaca permulaan di sekolah dasar. Sanabil.

Muhaimin, M. R., Ni’mah, N. U., & Listryanto, D. P. (2023). Peranan media pembelajaran komik terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(1), 399-405. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i1.814

Nafisah, A., & Yulisetiani, S. (2023). Model pembelajaran case method berbasis kontekstual lingkungan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6876-6884. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4741

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.

Pare, A., & Sihotang, H. (2023). Pendidikan holistik untuk mengembangkan keterampilan abad 21 dalam menghadapi tantangan era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27778-27787.

Putri, R. (2022). Pengaruh media pembelajaran papan pintar (smart board) terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas I sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1181-1189. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i4.2716

Rahma, M., & Dafit, F. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 397-410. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i2.979

Robikho, A., Pangestika, R. R., & Ngazizah, N. (2024). Analisis gerakan literasi sekolah “Bisa Baca” terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 850-860. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.789

Setiawaty, R., Najikhah, F., Kristiyani, L., Andayani, S., & Anggraeni, R. (2025). Pengembangan flipbook tradisi buku berbasis literasi budaya Kudus untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 1(1). https://doi.org/10.24176/jpp.v8i1.15265

Silfiyah, A., Ghufron, S., Ibrahim, M., & Mariati, P. (2021). Pengaruh penerapan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3186-3195. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1321

Sitepu, E. N. (2021). Media pembelajaran berbasis digital. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1, 242-248. https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.195

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Wulandari, P., et al. (2024). Pengaruh media aplikasi Wordwall terhadap keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 791-803. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i3.1737

Refbacks

  • There are currently no refbacks.