Tantangan dan Solusi Manajemen Waktu Peserta Didik dalam Menyeimbangkan Antara Kegiatan Akademik dan Program Tahfidz

Annisa Nurul Hidayah, Sri Marmoah, Sukarno Sukarno

Abstract

Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu. 

Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu.

Keywords

manajemen waktu; program tahfidz; kegiatan akademik

References

Andara, S., Aisy, Z. I. R., Sutini, T., & Arifin, M. H. (2023). Penggunaan media sosial di kalangan anak sekolah dasar. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(1). https://doi.org/10.15294/harmony.v7i1.55893 Andana, E. B., Marmoah, S., & Sularmi, S. (2022). Analisis peran guru dalam memotivasi belajar peserta didik kelas iv sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 10(1), 7-12. Asmariani, A. (2018). Hubungan manajemen waktu terhadap hasil belajar. Al-Afkar: Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 67–88. Claessens, B. J. (2007). A review of the time management literature. Personnel Review, 36(2), 255–276. https://doi.org/10.1108/00483480710726136 Febrian, R. A. (2025). Pentingnya manajemen waktu bagi mahasiswa semester akhir di tengah tugas akhir. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL), 5(1), 173–184. Jackson, V. P. (2009). Time management: A realistic approach. Journal of the American College of Radiology, 6(6), 434–436. https://doi.org/10.1016/j.jacr.2008.11.018 Miles, M. B. (2018). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. Putra, A. A. (2022). Implementasi manajemen waktu pada siswa sekolah dasar. Jurnal Rangguk: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 17–23. Putri, A. V., & T. (2024). Penggunaan gadget dan perubahan perilaku remaja di sekolah menengah atas Tuban. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(8). Rahmad, & H. (2024). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap target hafalan Al-Qur’an pada program tahfidz di perguruan tinggi Islam. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 1115–1132. Rahayuningsih, R., Istiyati, S., & Hadiyah, H. Komunikasi guru dengan wali peserta didik dalam membimbing belajar di rumah pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(4). https://doi.org/10.20961/jpiuns.v7i4.49910 Rahmayanti Tumanggor, M. J. (2025). Pentingnya manajemen waktu bagi siswa dalam meningkatkan prestasi belajar. Jurnal Peradaban Masyarakat, 4(1). Ritonga, W. A. (2020). Membangun pendidikan akhlak dan adab di generasi milenial industri 4.0 melalui eksperimen fisika sederhana. Jurnal Pena Cendikia, 2(1), 6–9. Sage, K., Piazzini, M., Downey, J. C., & Ewing, S. (2023). Flip it or click it: Equivalent learning of vocabulary from paper, laptop, and smartphone flashcards. Journal of Educational Technology Systems, 49(2), 145–169. https://doi.org/10.1177/0047239520943647 Sakinah, S. D., Daryanto, J., & Kurniawan, S. B. (2024). Profil MI Islamiyah Kalipucang Kulon dalam upaya meningkatkan kepercayaan orang tua melalui prestasi akademik dan non-akademik. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 129–137. Srijayanti, D. (2016). Etika membangun sikap profesionalisme sarjana. Yogyakarta: Graha Ilmu. Suardin, & Y. (2021). Pengaruh manajemen waktu belajar terhadap efikasi dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. JEC (Jurnal Edukasi Cendekia), 5(1), 61–71. Subroto, I. M. (2022). Pengaruh manajemen waktu terhadap hasil belajar ekonomi kelas X SMA Labschool Unesa selama pembelajaran daring. Buana Pendidikan, 18(1). Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Tesa Elviana, E. Z. (2022). Mengatasi kesulitan membagi waktu antara belajar dan organisasi melalui konseling behavioristik teknik self management. Muria Research Guidance and Counselling Journal, 1(1), 123–129. Wahidaty, H. (2021). Manajemen waktu: Dari teori menuju kesadaran diri peserta didik. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1880–1889. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1015 Wardhani, N. W. (2023). The effectiveness of distance learning for elementary school. Proceedings of the 5th Progressive and Fun Education International Conference (PFEIC 2022), 479, 114–119. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201015.018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.