DIKSI SEBAGAI STRATEGI ESTETIS DALAM SASTRA TULIS MODERN INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Abstract
Diksi merupakan unsur stilistika yang memegang peran penting dalam membangun kualitas estetis dan daya tarik pembaca dalam karya sastra tulis modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana diksi berfungsi sebagai strategi estetis dalam meningkatkan keterlibatan emosional dan pengalaman pembacaan sastra kontemporer Indonesia. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebanyak 42 artikel awal diidentifikasi, kemudian diseleksi menjadi 14 artikel relevan terbitan 2021–2025 untuk dianalisis menggunakan metode meta-sintesis kualitatif. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data akademik seperti Google Scholar, SINTA, dan Portal Garuda, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima strategi diksi dominan dalam sastra tulis modern, yaitu diksi vulgar, metafora alam, diksi reflektif, diksi konotatif, dan repetisi. Diksi vulgar berfungsi memperkuat realisme sosial dan empati pembaca, metafora alam membangun kedalaman makna filosofis, diksi reflektif menciptakan efek psikologis yang melankolis dan introspektif, diksi konotatif menghadirkan ambiguitas dan multiinterpretasi, serta repetisi memperkuat ritme dan intensitas emosional teks. Temuan ini menegaskan bahwa diksi bukan sekadar pilihan kata, melainkan instrumen estetis yang berperan strategis dalam membangun daya tarik pembaca dan identitas linguistik pengarang. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap pengembangan kajian stilistika sastra Indonesia dan secara metodologis menunjukkan relevansi pendekatan SLR dalam penelitian bahasa dan sastra.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.


