Author Guidelines

PETUNJUK PENULISAN ARTIKEL

BASASTRA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA

 

Ketentuan penulisan artikel BASASTRA adalah sebagai berikut:

1. Artikel ditulis berdasarkan hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa dan sastra. Artikel harus asli, dalam arti belum pernah dipublikasikan dalam jurnal atau media lain.
2. Artikel dari penelitian kelompok maksimal melibatkan 5 penulis
3. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Panjang artikel antara 12-18 halaman, diketik dalam kertas ukuran A-4,  huruf Times New Roman ukuran 12 dengan 1,15 spasi, sedangkan pada abstrak huruf berukuran 10 dengan 1 spasi .
4. Artikel dikirimkan dalam soft file (Ms.Word bukan PDF) dan dilampiri biodata.
5. Artikel disertai judul dan subjudul pada setiap bagiannya dengan tata cara sebagai berikut:  (1) Judul artikel dicetak dengan huruf besar di tengah-tengah; (2) Subjudul peringkat 1 ditulis dengan huruf besar, dimulai dari tepi, dan cetak tebal; (3). Subjudul peringkat 2 ditulis dengan huruf besar pada setiap awal kata, kecuali kata tugas, tegak, dan cetak tebal; (4) subjudul peringkat 3 ditulis dengan huruf besar pada setiap awal kata, kecuali kata tugas, miring,  dan cetak tebal

PERINGKAT 1 (HURUF BESAR SEMUA, TEBAL, RATA TEPI KIRI)
Peringkat 2 (Huruf Besar Kecil, Tebal, Rata Tepi Kiri)
Peringkat 3 (Huruf Besar Kecil, Tebal-Miring, Rata Tepi Kiri)

6. Format Artikel

          JUDUL (bahasa Indonesia)
          Nama penulis (tanpa gelar akademik), intansi, email
          Abstrak
          Kata kunci
          JUDUL (bahasa Inggris)
          Abstract
          Keywords
          PENDAHULUAN
          METODE 
          HASIL  DAN PEMBAHASAN
          SIMPULAN
          REFERENSI

7. Artikel ditulis dengan rambu-rambu sebagai berikut: (a) judul, panjang  judul antara 8 hingga 15 kata, (b) nama penulis dan nama instansi, nama penulis tanpa disertai gelar dan diikuti nama instansi serta alamat korespondensi atau e-mail, (c) abstrak; abstrak ditulis dalam  bahasa Indonesaia bahasa dan Inggris (didahului judul dalam bahasa Inggris), memuat tujuan, metode, hasil penelitian, dan rekomendasi berkaitan dengan hasil penelitian, maksimal 200  kata yang disajikan dalam satu paragraf; (d) kata kunci; kata kunci ditulis dalam bahasa Indonesia antara 3 hingga 5 kata kunci yang merefleksikan konsep-konsep penting yang berkaitan dengan masalah penelitian dan tempatnya di bawah abstrak, (e) pendahuluan; pendahuluan berisi: (i) latar belakang masalah, (ii) tujuan penelitian, (iii) kajian pustaka, (f) metode penelitian, (g) hasil penelitian; hasil penelitian disajikan secara padat dan kalau perlu mempergunakan tabel/gambar; di dalam hasil penelitian dan pembahasan diberi subjudul-subjudul yang sesuai dengan fokus kajian, (h) pembahasan,  menyampaikan jawaban terhadap rumusan masalah, temuan–temuan penting penelitian, paparan logika diperolehnya temuan, dan interpretasi temuan, (i) simpulan; kesimpulan tidak sekedar mengemukakan kembali temuan penelitian, tetapi juga mengemukakan implikasi atau rekomendasi  berdasarkan temuan, (j) referensi; hanya memuat sumber-sumber yang dirujuk dalam penulisan artikel,  diutamakan sumber primer, maksimal terbitan 10 tahun  terakhir, minimal memuat 15 referensi, dan  80% berupa artikel jurnal dengan sistematika mengikuti contoh di bawah ini.

Pustaka dari Jurnal Ilmiah

Sumarwati & Purwadi. (2010). Pembuatan Pertanyaan Awal pada Kegiatan Prabaca   untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif.  Diksi: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya,  17 (1),  1-14.

Farrokhi, F., Ansarin, A.A., & Mohammadnia, Z. (2008). Preemptive “Focus on Form”: Teachers’ Practices across Proficiencies. The Linguistics Journal, 3 (2),  123-137.

Pustaka dari Majalah

Taufik, A. (2009, 9 -15 Februari). Bahasa: Mencari Habib Sejati. TEMPO, 3751, 64.

Pustaka berkala berupa artikel surat kabar

Somantri, G.R. (2011, 15 Oktober). Menyoal Otonomi Perguruan Tinggi, KOMPAS,  hlm. 7.

Koran TEMPO. (2011, 22 Oktober). Kemampuan Baca Orang Indonesia Rendah. hlm. 14.

Pustaka berupa buku

Hidayatullah, M.F. (2009). Guru Sejati: Membangun Insan Berkarakter Kuat dan Cerdas. Surakarta: Yuma Pustaka.

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods (Fifth Edition). Boston: Pearson Education Inc.

Pustaka dari artikel dalam buku kumpulan artikel (ada editornya).

Gibbons, A.S., McConkie, Seo, K.K., & Miley, D.A. (2009). Simulation Approach to Instruction. Dalam C.M. Reigeluth & A.A. Carr-Chellman (Eds.), Instructional-Design Theories and Models Volume III: Building a Common Knowledge Base. New York: Routledge. hlm.  167-193.

Pustaka berupa karya terjemahan

Spradley, J.P. (2007). Metode Etnografi. Terj. M.Z. Elisabeth. Yogyakarta: PT Tiara Wacana.

Freire, P. & Illich, I. (2004). Menggunggat Pendidikan. Terj. Omi Intan Naomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pustaka berupa proceeding pertemuan atau simposium

Sajidan, Sukarmin, & Sugiharto, B. (Ed.). (2011). Internalisasi Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kompetensi Kerpibadian Pendidikan dan Peserta Didik. Proceeding Seminar Nasional FKIP UNS. Surakarta: FKIP UNS.

Pustaka berupa makalah dalam pertemuan ilmiah atau simposium

Sumarwati. (2010, November). Unsur Linguistik dan Wacana: Memengaruhi Kompleksitas Soal Cerita Matematika? Makalah dipresentasikan pada Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XXXII, Yogyakarta.

Pustaka berupa skripsi, tesis, disertasi

Nuraini, S. (2008). Kesalahan Bahasa dalam Karangan Siswa SMP Negeri 1 dan 2 Surakarta.   Skripsi Tidak Dipublikasikan. FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Pustaka berupa dokumen negara

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2006). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pustaka Berupa Artikel Jurnal Online

Utami, S. (2010). Konteks, Acuan, dan Pasrtisipan Disfemisme pada Ujaran Siswa SMP Negeri 3 Ungaran. Jurnal Penelitian Humaniora [online], 11 (1), 1-17. Diperoleh 26 Maret 2011 dari http://docs.ums.ac.id/1718/1/1.

Reardon, S.F. & Galindo, C. (2009). The Hispanic-White Achievement Gap in Math and Reading in the Elementary Grades. American Educational Research Journal,  46 (3), 853 – 891. Diperoleh 13 April 2011 dari  http://aerj.aera.net.

Galloway, A. & Hird, B.. (2003). Communicative Language Teaching: An Introduction and Sample Activities. ERIC Digest. [Online] Diperoleh 10 Januari 2011 dari http://www.ericdigests.org/ 2003/sample.htm (June, 2003).

Pustaka Berupa Artikel Surat Kabar Online   

TEMPO Interaktif. (2011, 17 Oktober). Belajar Mendongeng bagi Calon Guru. Diperoleh 18 Oktober 2011 dari http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/10/17/brk, 20111017-361691,id.html.

8. Tabel dan gambar

Tabel dibuat hanya dengan garis horisontal. Tabel diberi nomor dan judul yang ditempatkan di atasnya. Gambar diberi nomor dan judul yang ditempatkan di bawahnya. Pemandaafatn tabel didasarkan pada efisiensi ruang. Jika data lebih ringkas disajikan secara naratif, sebaiknya tidak disajikan dalam bentuk tabel. Setiap kata pada jdul tabel dan gambar diawali dengan huruf besar, kecuali kata tugas.