PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU UNTUK MENGGUNAKAN ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN MELALUI METODE BIMBINGAN SIMULASI

Suparmin Suparmin

Abstract

Penugasan guru untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan hasil prestasi belajar siswa dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan merupakan tanggung jawab kepala sekolah. Oleh karena itu, dilakukan supervisi setiap guru dan ditemukan bahwa guru pasif dalam menggunakan alat peraga dan diperbanyak tanya jawab lisan serta mengerjakan soal latihan pada lembar kerja siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga melalui bimbingan simulasi. Penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Pelaksanaan setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan yang dilakukan lewat bimbingan simulasi dan dengan partisipan penelitian delapan guru. Hasil nilai kemampuan guru menggunakan alat peraga terendah kategori E naik pada siklus I dan naik lagi pada siklus II menjadi kategori C. Untuk nilai tertinggi  kondisi awal kategori D  naik pada siklus I menjadi kategori B dan naik lagi pada siklus II naik menjadi kategori A. Untuk nilai rata-rata kondisi awal kategori E naik pada siklus I menjadi kategori C dan naik lagi pada siklus II menjadi rerata kategori B. Indikator kinerja  pada kondisi awal rata-rata mencapai klasifikasi E, kondisi hasil siklus I indikator kinerja  rerata meningkat  mencapai klasifikasi C, dan  kondisi hasil siklus II indikator kinerja dengan rerata mencapai klasifikasi B, Terjadi peningkatan dari kondisi awal sampai siklus II sebesar 3,4 – 1,73 = 1,67. Data empirik hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui bimbingan simulasi dapat meningkatkan kemampuan guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran sekolah tersebut.

Full Text:

PDF

References

Aqib, Z. (2014). Model-Model Media dan Strategi Pembelajaran. Bandung: Yrama Widya.

Cullen, J., & D’Innocenzo, L. (2004). Memaksimalkan Kinerja. Yogyakarta: Tugu Publisher.

Daryanto, H.M. (2013). Administrasi dan Manajemen Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2010). Penelitian Tindakan Sekolah. Jakarta: Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Hartoyo. (2015). Supervisi Akademik Pengawas Sekolah: Pemberdayaan dan Tantangan Bagi Pengawas Sekolah. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Masaong, Abd., K. (2013). Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru. Bandung: Alafabeta.

Nawawi, Hadari. (1995). Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas sebagai Lembaga Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung.

Sadiman, A., S. (2010). Media Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sadiman, A. S., Raharjo, R., Haryono, A., Rahardjito. (2011). Media Pendidikan Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.

Suyono & Hariyanto. (2014). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Supardi. (2013). Pengenalan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional.

Syah, Muhibbin. (2017). Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.