Kompos Pelet: Solusi Praktis Berkelanjutan, dan Berbasis Ekonomi Sirkular dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Abstract
Sampah kompos berpeluang besar untuk dimanfaatkan secara optimal guna memberikan manfaat ekonomi dan ekologis. Pengabdian ini dilakukan pada bulan Juli hingga November 2025 melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos berbasis pelet yang ramah lingkungan. Kompos berbasis pelet adalah pupuk organik padat yang dibentuk menjadi pelet. Masa simpan kompos berbasis pelet lebih lama dibandingkan dengan kompos remah. Kompos berbasis pelet lebih kering, memiliki bentuk lebih menarik, lebih kaya nutrisi, dan harga jual lebih tinggi. Berdasarkan hasil demonstrasi, perbandingan komposisi bahan dalam pembuatan pelet merupakan aspek kunci yang menentukan kualitas, efisiensi, serta performa akhir dari pelet tersebut. Perbandingan komposisi terbaik bahan pelet adalah 10 bahan kompos: 1 tepung tapioka: 1 arang batok dan 2 air. Penjualan pelet arang batok memiliki keuntungan lebih tinggi dibandingkan bekatul dan dolomit yaitu sebesar Rp. 2.478 per pcs. Pendekatan ini menawarkan solusi praktis berkelanjutan, memberikan manfaat ekologis dengan mengurangi jumlah sampah organik dan berbasis ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah. Pengabdian ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami cara membuat kompos pelet, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pertanian secara mandiri dan tidak bergantung pada bahan baku luar. Pengabdian ini menunjukkan bahwa penyelesaian isu lingkungan bisa berjalan seiring dengan meningkatnya perekonomian daerah. Itulah inti dari Sustainable Development Goals (SDGs) 12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aguilar-Paredes, A., Valdés, G., Araneda, N., Valdebenito, E., Hansen, F., & Nuti, M. (2023). Microbial Community in the Composting Process and Its Positive Impact on the Soil Biota in Sustainable Agriculture. In Agronomy (Vol. 13, Issue 2). MDPI. https://doi.org/10.3390/agronomy13020542
Ajaweed, A. N., Hassan, F. M., & Hyder, N. H. (2022). Evaluation of Physio-Chemical Characteristics of Bio Fertilizer Produced from Organic Solid Waste Using Composting Bins. Sustainability (Switzerland), 14(8). https://doi.org/10.3390/su14084738
Alwie Sabata, B., Umam Annasruh, K., Farhan Ahsan, M., Nurul Na, M., & Rudyanti Winanda, N. (2023). Pupuk Kompos Sebagai Solusi Permasalahan Pertanian Dan Pengelolaan Sampah Organik Di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Journal Transformation of Mandalika, 4(8). http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jtm/issue/archive
Aswar, Djirong, A., & Faizal, E. M. (2023). Pemanfaatan Sampah Daun Sebagai Produk Kerajinan Bagi Ibu Rumah Tangga Di Tamarunang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. JHP2M: Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2, 306–312.
Cahyati, I. J., Irfan, M., & Zulaiha, S. (2025). Pemberian Sumber Inokulum Dekomposer Yang Berbeda Pada Pelkom Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tomat (Solanum lycopersicum L.). In Seminar Nasional Integrasi Pertanian dan Peternakan (Vol. 3, Issue 1). https://semnasfpp.uin-suska.ac.id/index.php/snipp
Cwalina, P., Obidziński, S., Sienkiewicz, A., Kowczyk-Sadowy, M., Piekut, J., Bagińska, E., & Mazur, J. (2025). Production and Quality Assessment of Fertilizer Pellets from Compost with Sewage Sludge Ash (SSA) Addition. Materials, 18(5). https://doi.org/10.3390/ma18051145
Dhairobi, A., Sakiah, S., & Guntoro, G. (2022). Pemanfaatan Gulma Berdaun Lebar sebagai Bahan Baku Kompos Pelet dan Kompos Curah dengan Durasi Pengomposan yang Berbeda. Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.56211/tabela.v1i1.94
Erika Erika, & Eva Gusmira. (2024). Analisis Dampak Limbah Sampah Rumah Tangga Terhubung Pencemaran Lingkungan Hidup. Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(3), 90–102. https://doi.org/10.58192/profit.v3i3.2245
Fikria Sagitarini, N., & Made Amelia Ratnata Dewi, N. (2023). Pemanfaatan Sampah Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Kompos Organik untuk Menjaga Kelestarian Tumbuh-Tumbuhan di Desa Nyiur Tebel. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 225–230. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.4184
Furuhashi, K., Ueda, K., Hatagami, T., Itoh, T., Miyazaki, T., Kaizu, Y., & Imou, K. (2024). Livestock Manure Compost Mixed with Biochar: Efficient Pelleting and Pellet Production Characteristics. Waste and Biomass Valorization, 15(8), 4927–4936. https://doi.org/10.1007/s12649-024-02520-5
Goldan, E., Nedeff, V., Barsan, N., Culea, M., Panainte-Lehadus, M., Mosnegutu, E., Tomozei, C., Chitimus, D., & Irimia, O. (2023). Assessment of Manure Compost Used as Soil Amendment—A Review. In Processes (Vol. 11, Issue 4). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/pr11041167
Ibrahim, M., Iqbal, M., Tang, Y. T., Khan, S., Guan, D. X., & Li, G. (2022). Phosphorus Mobilization in Plant–Soil Environments and Inspired Strategies for Managing Phosphorus: A Review. In Agronomy (Vol. 12, Issue 10). MDPI. https://doi.org/10.3390/agronomy12102539
Lase, E. (2025). Pengaruh Pemberian Kompos Pada Kelembapan Tanah. PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 2(1).
Miswar, D., Bernando, S., Prayoga, A., Ayu Wulandari, N., Eka Yasami, I., Mila Prambudiningtyas, D., Agung Laksono, K., & Albertine Hutauruk, G. (2021). Pembuatan Pupuk Kompos Dari Limbah Organik Rumah Tangga Di Desa Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Buguh, 1(1).
Pajura, R., Masłoń, A., & Czarnota, J. (2023). The Use of Waste to Produce Liquid Fertilizers in Terms of Sustainable Development and Energy Consumption in the Fertilizer Industry—A Case Study from Poland. In Energies (Vol. 16, Issue 4). MDPI. https://doi.org/10.3390/en16041747
Pampuro, N., Bisaglia, C., Romano, E., Brambilla, M., Pedretti, E. F., & Cavallo, E. (2017). Phytotoxicity and chemical characterization of compost derived from pig slurry solid fraction for organic pellet production. Agriculture (Switzerland), 7(11). https://doi.org/10.3390/agriculture7110094
Papandrea, S. F., Cataldo, M. F., Palma, A., Gallucci, F., Zimbalatti, G., & Proto, A. R. (2021). Pelletization of compost from different mixtures with the addition of exhausted extinguishing powders. Agronomy, 11(7). https://doi.org/10.3390/agronomy11071357
Sari, A. S., Nurlita, F., Bharata, W., Arsyad, A. W., & Hijrah, L. (2024). Pengolahan Limbah Organik Untuk Pembuatan Pupuk Kompos Di Desa Kersik Kecamatan Marangkayu. DULANG Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1).
Serafini, L. F., Feliciano, M., Rodrigues, M. A., & Gonçalves, A. (2023). Systematic Review and Meta-Analysis on the Use of LCA to Assess the Environmental Impacts of the Composting Process. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 15, Issue 2). MDPI. https://doi.org/10.3390/su15021394
Susanto, A. T., Jamal, Dermawan, & Yosrihard, B. (2022). Program Pengembangan Desa Mitra Mesin Pembuat Kompos Granular.
Wedhasari, T., & Ruhyat, N. (2025). Pelet dari Sampah organik: Misi Hijau di Kolam Lele. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 5(1). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i1.1050
Welerubun, I., Lainsamputty, J. M., & Sairudy, A. (2024). Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Dasar Daun Kering Di Desa Morella Kecamatan Lehitu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 3(2), 214–222. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.xx
Widyowanti, R. A., Sunardi, S., Setyorini, T., & Renjani, R. A. (2021). Pendampingan Pembuatan dan Aplikasi Pelet Pupuk Limbah Biogas untuk Tanaman Perkebunan. Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 15–21. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v5i1.2632
Yadav, A. K., Gurnule, G. G., Gour, N. I., There, U., & Choudhary, V. C. (n.d.). Micronutrients and Fertilizers for Improving and Maintaining Crop Value: A Review. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology, 7(1). https://doi.org/10.22161/ijeab
DOI: https://doi.org/10.20961/prima.v10i1.110663
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.jpg)



1.jpg)











