PERBEDAAN KOMPETENSI SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN PADA KELUARGA UTUH DAN TIDAK UTUH

Fernanda Widyasari, Siti Wahyuningsih, Vera Sholeha

Abstract

Kompetensi sosial merupakan salah satu hal penting dalam perkembangan anak. Kompetensi sosial anak sebagai pondasi  dalam penyesuaian diri anak terhadap lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Kompetensi sosial bagi anak dapat dijadikan sebagai bekal dalam menjalin interaksi dan menjaga relasi dengan teman sebaya maupun orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kompetensi sosial anak usia 5-6 tahun pada anak yang hidup dengan keluarga utuh dan keluarga tidak utuh. Penelitian ini dilaksanakan di TK Gugus Kartini Kecamatan Bendosari pada tahun ajaran 2019/2020. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian komparatif. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang terdiri dari 64 anak dengan penggolongan 34 anak dengan keluarga utuh dan 30 anak dengan keluarga tidak utuh akibat perceraian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket yang digunakan untuk mengukur kompetensi sosial anak. Teknik uji validitas instrumen menggunakan validitas isi dengan mengacu pada instrumen yang diadaptasi dari jurnal. Teknik uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus cronbach’s alpha dengan bantuan SPSS 17 for windows. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one way anova. Hasil perolehan dari olah data menunjukkan signifikasi nilai < 0.05 yang artinya terdapat perbedaan  pada kompetensi sosial anak dengan keluarga utuh dan keluarga tidak utuh. Struktur keluarga memiliki pengaruh terhadap perkembangan kompetensi sosial anak usia dini. Keluarga yang memiliki hubungan atau ikatan yang harmonis dalam keluarga utuh akan menghasilkan anak – anak yang memiliki perilaku sosial positif sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Anak usia dini yang hidup atau tinggal dengan orang tua tunggal karena perceraian cenderung akan menunjukkan perilaku sosial yang menyimpang dan memiliki kompetensi sosial cenderung lebih rendah daripada anak yang tumbuh lebih beruntung pada keluarga utuh.

Keywords

kompetensi sosial anak, keluarga utuh, keluarga tidak utuh, anak usia dini

Full Text:

PDF

References

Amato, P. R., & Keith, B. (1991). Parental Divorce and Adult Well-Being: A Meta-Analysis. Journal of Marriage and the Family, 53(1), 43.

Barbarin, O., & Jean-Baptiste, E. (2013). The relation of dialogic, control, and racial socialization practices to early academic and social competence: Effects of gender, ethnicity, and family socioeconomic status. American Journal of Orthopsychiatry, 83(2 PART 3), 207–217.

Bornstein, M. H., Hahn, C. S., & Haynes, O. M. (2010). Social competence, externalizing, and internalizing behavioral adjustment from early childhood through early adolescence: Developmental cascades. Development and Psychopathology, 22(4), 717–735.

Brooks, J. H., & DuBois, D. L. (1995). Individual and environmental predictors of adjustment during the first year of college. Journal of College Student Development, 36(4), 347–360.

Carlson, Marcia, J., & Corcoran, Mary, E. (2001). Family structure and children’s behavioral and cognitive outcomes. Journal of Marriage and Family, 63(3), 779–792.

Demby, K. P., Riggs, S. A., & Kaminski, P. L. (2017). Attachment and Family Processes in Children’s Psychological Adjustment in Middle Childhood. Family Process, 56(1), 234–249.

Denham, S. A., Blair, K. A., Demulder, E., Levitas, J., Sawyer, K., Auerbach-Major, S., & Queenan, P. (2003). Preschool Emotional Competence: Pathway to Social Competence? Child Development, 74(1), 238–256.

Feeney, B. C., & Collins, N. L. (2015). A New Look at Social Support: A Theoretical Perspective on Thriving Through Relationships. In Personality and Social Psychology Review (Vol. 19).

Huffman, L. C., & Mehlinger, S. L. (2000). Risk Factors for Academic and Behavioral Problems at the Beginning of School. CE-CREDIT.Com"Your Continuing Education Resource".

Hurlock. (1990). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentan Kehidupan. Psikologi, IV(Broken Home).

Hussong, A. M., Fitzgerald, H. E., Zucker, R. A., Wong, M. M., & Puttler, L. I. (2005). Social competence in children of alcoholic parents over time. Developmental Psychology, 41(5), 747–759.

Lindsey, E. W., & Berks, P. S. (2019). Emotions expressed with friends and acquaintances and preschool children’s social competence with peers. Early Childhood Research Quarterly, 47, 373–384.

McClelland, M. M., Acock, A. C., & Morrison, F. J. (2006). The impact of kindergarten learning-related skills on academic trajectories at the end of elementary school. Early Childhood Research Quarterly, 21(4), 471–490.

Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 13.

Rose-Krasnor, L., Rubin, K. H., Booth, C. L., & Coplan, R. (1996). The Relation of Maternal Directiveness and Child Attachment Security to Social Competence in Preschoolers. International Journal of Behavioral Development, 19(2), 309–325.

Stefan, C., Balaj, A., Porumb, M., Albu, M., & Miclea, M. (2009). Preschool Screening for Social and Emotional Competencies - Development and Psychometric Properties. Cognitie, Creier, Comportament, 13(2), 121.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.