Pola Pengasuhan Orangtua Tunggal terhadap Pengaturan Emosi Anak Usia 4-5 Tahun

Ade Purwati, Ruli Hafidah, Adriani Rahma Pudyaningtyas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengasuhan orangtua tunggal terhadap pengaturan emosi anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian yaitu tiga orang ibu sebagai orangtua tunggal karena perceraian. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua orang ibu mengasuh anaknya dengan cara memberikan batasan waktu bermain, menekankan kemandirian dan selalu mengajak anak berdiskusi, termasuk dalam pola pengasuhan demokratis yang berdampak pada perilaku anak menjadi mudah diatur dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sedangkan satu orang ibu mengasuh anak dengan cara tidak membatasi anak dalam melakukan aktivitas dan cenderung memanjakan anak, termasuk dalam pola pengasuhan permisif yang berdampak pada perilaku anak menjadi cenderung agresif dan sering memberontak. Simpulan dari penelitian ini adalah pola pengasuhan demokratis menyebabkan anak menjadi penurut dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sedangkan pola pengasuhan permisif menyebabkan anak menjadi agresif dan cenderung sulit diatur.

Kata kunci:Pola Pengasuhan, Orangtua Tunggal, Emosi Anak

References

Adawiyah, R. (2017). Pola asuh orangtua dan implikasinya terhadap pendidikan anak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. Vol. 7 No. 1.

Brooks, J. (2011). The process of parenting. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Desmita. (2006). Psikologi perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Fosco, G.M., Grych, J.H. (2012). Capturing the family of emotion regulation: a family systems model comparasion approach. Jurnal of Family Issues Vol. 34 (4). Diperoleh pada 24 Februari 2019, dari http://pdfs.semanticscholar.org.

Gunarsa, S.D. (2007). Psikologi keluarga. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.

Horton, P.B. & Hunt, C.L. (1984). Sosiologi jilid I edisi keenam. Jakarta: PENERBIT ERLANGGA.

Hughes & Noppe. (1985). Human development across the life span. United States of America: WEST PUBLISHING CO.

Hurlock, E.B. (1978). Pekembangan anak jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Magdalena, M. (2010). Menjadi single parent sukses. Jakarta: PT Gramedia.

Mashar, R. (2011). Emosi anak usia dini dan strategi pengembangannya. Jakarta: PRENADA MEDIA GROUP.

Mulyana, E.H, Gandana, G, dan Muslim, M,Z,N. (2017). Kemampuan anak usia dini mengelola emosi diri pada kelompok B di TK Pertiwi DWP Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Jurnal PAUD Agropedia. Vol.1 No.2.

Nurfaradila, S. (2016). Pola pengasuhan single parent terhadap anak. Skripsi. Universitas Islam Negeri Aluddin Makassar.

Papalia, D.E. (2008). Human development edisi kesembilan. Jakarta: PRENADANEDIA GROUP.

Prastiti, W.D. (2013). Peran orangtua dalam perkembangan kemampuan regulasi emosi anak. Jurnal Prosiding Nasional Parenting.

Santrock, J.W. (2002). Life span development edisi kelima jilid I. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Santrock, J.W. (2007). Perkembangan anak edisi kesebelas jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Syuhada, I. (2016). Peranan pola asuh single parent terhadap perkembangan sosial anak. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Tridhonanto, Al. (2014). Mengembangkan pola asuh demokratis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wiyani, N.A. (2014). Mengelola dan mengembangkan kecerdasan sosial dan emosi anak usia dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.