Pengembangan Instrumen Diagnostik Kesiapan Belajar Siswa Sekolah Dasar

Patra Aghtiar Rakhman, Siti Rokhmanah, Anggi Rahmani, Encep Andriana, Laksmi Evasufi Widi Fajari, Firdaus Firdaus, Tasya Fadilatun Nariyah, Denti Danaryati, Raisa Rafa Sajidah, Sifa Sifa

Abstract

Kesiapan belajar merupakan prasyarat penting agar proses pembelajaran di sekolah dasar berlangsung efektif, namun identifikasi terhadap kondisi kesiapan siswa masih sering dilakukan secara subjektif tanpa instrumen yang terukur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen diagnostik kesiapan belajar siswa sekolah dasar yang mampu mengukur aspek fisik, sosial-emosional, intelektual, dan bahasa secara objektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) berdasarkan model Plomp & Nienke yang meliputi tahap preliminary research, perancangan prototipe, dan penilaian instrumen. Subjek penelitian sebanyak 35 siswa kelas V dan 5 guru sekolah dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket yang divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli instrumen. Hasil penelitian menunjukkan instrumen yang terdiri atas 24 butir pernyataan dalam bentuk teacher-report dan child self-report dinyatakan valid berdasarkan analisis korelasi item-total serta memiliki reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s Alpha 0,89). Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa instrumen diagnostik kesiapan belajar yang dikembangkan layak digunakan untuk membantu guru mengidentifikasi kesiapan belajar siswa secara akurat dan terdokumentasi.

Keywords

kesiapan belajar; instrumen diagnostik; sekolah dasar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.