Peranan Museum Keris Nusantara Sebagai Media Pembelajaran Sejarah SMA di Surakarta

Ardiyan Agung Nugroho, Hieronymus Purwanta, Dadan Adi Kurniawan

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) koleksi Museum Keris Nusantara ditinjau dari perspektif pendidikan sejarah, (2) peranan Museum Keris Nusantara sebagai media pembelajaran sejarah di SMA.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis interaktif yang meliputi reduksi data, sajian data dan penyimpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Museum Keris Nusantara memiliki koleksi-koleksi yang relevan dan dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran sejarah, (2) Koleksi Museum Keris Nusantara dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah di tingkat SMA dan sederajatnya sesuai dengan materi yang tercantum pada Kurikulum 2013, (3) Pemanfaatan Museum Keris Nusantara dalam pembelajaran sejarah telah dilakukan oleh beberapa sekolah di Surakarta seperti MA Al Islam Jamsaren Surakarta dan SMK Muhammadiyah 3 Surakarta dan mendapatkan respon baik dari guru maupun peserta didik. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kebaharuan Museum Keris Nusantara memiliki koleksi yang dapat membantu membentuk kesadaran sejarah pada diri peserta didik dan dapat relevan dengan pembelajaran sejarah yang diajarkan kepada peserta didik.

Keywords

museum keris nusantara, museum, pembelajaran sejarah, media pembelajaran, surakarta

Full Text:

XML PDF

References

Aini, Zamzammiyah Nur, & Himawanto, Dwi Aris. (2018). Analisis Aksesbilitas Desain Bangunan Pada Gedung Museum Keris Surakarta. Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan, Vol.7 No.3 Juli 2018, 151-160.

Alluthfi, M. F., Agung, Leo, & Riyadi. (2016). Museum Isdiman Palagan Ambarawa Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Sejarah SMA Negeri 1 Ambarawa. Jurnal CANDI, Vol. 13 No. 1.

Altintas, İrem Namli, & Yenigül, Çiğdem Kozaner. (2020). Active learning education in Museum. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), Vol. 9, No. 1, March 2020, pp. 120~128.

Anwar, Akhmad Chaerul. (2018). Pemasaran Museum Keris Nusantara Sebagai Destinasi Wisata Sejarah Budaya di Surakarta. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Bararah, Dinna. (2018). Desain Interior Museum Keris di Surakarta. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Creswell, John W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Handoko, Galuh Septi. (2017). Pemanfaatan Museum Pura Mangkunegaran sebagai Sumber dan Media Pebelajaran IPS di Smp Negeri 3 Surakarta. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Harsrinuksmo, Bambang. (2004). Ensiklopedi keris: Gramedia Pustaka Utama.

Haryono, Timbul. (2011). Keris Dalam Sistem Budaya Masyarakat Jawa Tradisional Ditinjau Dari Pendekatan Arkeologi. In Waluyo Wijayatno & Unggul Sudrajat (Eds.), Keris Dalam Perspektif Keilmuan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan.

Heinich, Robert, Molenda, M, Russell, J, & Smaldino, S. (2001). Instructional media and technologies for learning. Engle Cliffs: Nj: Prentice Hall.

Huda, Arief Syarifuddin. (2010). Sejarah Keris. Jakarta: DFS Publisher.

Juriono. (2014). Optimalisasi Pemanfaatan Museum Mpu Tantular Sebagai Media dan Sumber Materi Untuk Meningkatkan Apresiasi Peninggalan Sejarah. . Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Kustyaningsih, Ayiek. (2017). Peranan Museum Benteng Vredeburg Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Moleong, Lexi J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugrahani, Farida. (2014). Metode Pembelajaran Kualitatif. Surakarta: Cakra Books.

Perrière, Hernán. (2020). Heritage and history. Educate in museums and high schools (BahíaBlanca, Argentina). Revista Innova Educación, Vol. 2. No. 1.

Rachman, Fauzi. (2009). Pemanfaatan Museum Konferensi Asia Afrika sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Siswa SMA Negeri Kota Bandung. Universits Sebelas Maret, Surakarta.

Rahmawati, Nur Ardita. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Museum Misis Muntilan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Ristianingrum, Estri. (2006). Studi tentang keris karya suyanto (kajian tentang estetika dan proses pembuatan). Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Sanaky, Hujair. (2009). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Safiria Insania Press.

Sardiman. (2015). Menakar Posisi Sejarah Indonesia pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan dan Sejarah ISTORIA Volume 11 No. 1.

Seixas, Peter. (2017). Historical consciousness and historical thinking Palgrave handbook of research in historical culture and education (pp. 59-72): Springer.

Sinaga, R. Margaretha, Septianingrum, Anisa, & Rachmedita, Valensy. (2018). Berkenalan Dengan Museum. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Siswanto, Nurhadi. (2013). Ajaran Moral Keris Jawa. CORAK Jurnal Seni Kriya, Vol. 2 No.1, Mei-Oktober 2013, 83-97.

Siswosuwarno, Mardjono. (2011). Teknologi Perkerisan: Kajian Metalurgis. In Waluyo Wijayatno & Unggul Sudrajat (Eds.), Keris Dalam Perspektif Keilmuan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan.

Sugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.