DINAMIKA KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA DAN PEMANFAATANNYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA

Gandes Aulia Nurani, Muyassaroh Muyassaroh

Abstract

Fenomena krisis kepribadian yang dialami generasi saat ini, terutama pelajar, menjadi persoalan penting dalam dunia pendidikan. Salah satu gejalanya terlihat dari meningkatnya kasus perundungan di sekolah, yang mencerminkan gangguan kepribadian akibat ketidakstabilan emosi dan lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, pemahaman tentang bentuk kepribadian perlu diajarkan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa; dan (2) menjelaskan pemanfaatannya dalam pembelajaran sastra di jenjang SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori dinamika kepribadian Sigmund Freud. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan teknik analisis teks. Data berupa dialog dan monolog dalam novel yang dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami dinamika kepribadian berupa: naluri hidup (bertahan hidup, kegiatan kreatif, kepuasan emosional, dan pengembangan diri); naluri mati (tindakan destruktif dan keinginan mati); kecemasan objektif (kekhawatiran terhadap orang lain); dan kecemasan neurotik (perasaan gugup, gelisah, dan bersalah). Temuan ini relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran sastra pada Fase F (kelas XII SMA) guna menumbuhkan apresiasi sastra serta pemahaman karakter secara lebih mendalam.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.