KRITIK SOSIAL DALAM CERITA PENDEK BUATAN SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa cerpen karya siswa tidak hanya menjadi media ekspresi diri, tetapi juga mencerminkan realitas sosial yang mereka amati. Siswa SMK, khususnya jurusan TKJ, menunjukkan kemampuan dalam menuangkan kritik sosial melalui karya sastra yang mereka tulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial yang muncul dalam cerpen karya siswa kelas XI TKJ di SMK Islam Malahayati. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap 21 cerpen siswa serta menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial dalam cerpen siswa mencakup isu: Kemiskinan, Kejahatan, Disorganisasi Keluarga, Masalah Generasi Muda dalam Masyarakat Modern, Peperangan, Pelanggaran Terhadap Norma-norma Masyarakat, Masalah Kependudukan, Masalah Lingkungan Hidup, dan Birokrasi. Kepekaan siswa terhadap kondisi sosial tersebut tergambar melalui karakter, konflik, dan latar cerita yang mereka bangun. Hal ini membuktikan bahwa siswa SMK pun mampu menghasilkan karya sastra yang kritis terhadap keadaan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literasi kritis dan pembelajaran bahasa Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.


